Bulan: September 2025

  • Bawaslu Kota Cirebon Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Strategis

    Bawaslu Kota Cirebon Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Strategis

    cirebontrust.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cirebon mengintensifkan penguatan kelembagaan melalui forum bersama mitra strategis yang digelar di Ballroom Grage Grand Business Cirebon, Selasa (16/9/2025).

    Kegiatan itu dihadiri perwakilan partai politik, organisasi masyarakat, akademisi, hingga tokoh masyarakat.

    Dalam forum tersebut, para narasumber menyampaikan materi sekaligus membuka ruang diskusi interaktif mengenai isu-isu pengawasan pemilu, termasuk tantangan menjelang Pilkada serta Pemilu 2029.

    Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Shiatul Afifah, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan pemilu yang demokratis.

    “Kolaborasi yang baik dengan mitra kerja akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemilu ke depan. Kita harus bersama-sama membangun demokrasi di Kota Cirebon pada pemilu nasional maupun lokal nanti,” ujar Devi.

    Ia menambahkan, meski saat ini berada pada fase non-tahapan pemilu, Bawaslu tetap menjalankan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah memberikan pendidikan politik kepada pelajar dan masyarakat.

    Menurut Devi, penguatan kelembagaan juga berperan dalam memastikan hak-hak pemilih tetap terjamin. Hal ini termasuk dukungan terhadap pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan.

    “Jika ada warga yang tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024, bisa melaporkannya ke Bawaslu. Kami memastikan hak masyarakat untuk memilih terfasilitasi, begitu juga hak untuk dipilih sesuai ketentuan usia yang berlaku,” jelasnya. (Haris)

  • Agus Kurniawan Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KONI Kabupaten Cirebon

    Agus Kurniawan Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KONI Kabupaten Cirebon

    cirebontrust.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon resmi memiliki ketua umum baru setelah Agus Kurniawan Budiman terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub), Selasa (16/9/2025).

    Musorkablub diikuti perwakilan cabang olahraga (cabor) beserta pemegang hak suara KONI Kabupaten Cirebon.

    Dalam forum tersebut, Agus Kurniawan menjadi satu-satunya calon yang maju dan mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta, sehingga ditetapkan sebagai ketua umum periode 2025–2029 tanpa melalui proses pemungutan suara.

    “Kita akan bekerja sama dengan semua cabor untuk meningkatkan prestasi atlet Kabupaten Cirebon. Tentunya hal ini tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dukungan semua pihak, baik ketua cabor, pengurus, maupun masyarakat,” ujarnya usai terpilih.

    Kabupaten Cirebon saat ini masih berada di peringkat ke-22 tingkat Jawa Barat. Jigus optimistis, dengan kepengurusan baru, prestasi olahraga daerah bisa meningkat.

    “Mudah-mudahan ke depan kita bisa naik ke rangking belasan. Itu bisa tercapai jika ada penambahan medali dari atlet kita,” katanya.

    Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menilai kepemimpinan baru KONI menjadi kunci penting dalam mendorong prestasi olahraga daerah agar mampu bersaing di tingkat Jawa Barat maupun nasional.

    “Kami berharap ketua KONI yang terpilih nanti dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mendorong prestasi atlet,” ujarnya.

    Ia menargetkan prestasi olahraga Kabupaten Cirebon minimal masuk peringkat 15 besar Jawa Barat.

    “Minimal bisa masuk 15 besar. Itu target yang realistis,” tegas Imron.

    Menurutnya, keberhasilan atlet ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni dukungan keluarga, peran pelatih, serta pembinaan organisasi olahraga di bawah KONI.

    “KONI harus bisa menjadi rumah besar bagi olahraga di Kabupaten Cirebon, sehingga prestasi dapat terukur dan kita tahu posisi Kabupaten Cirebon akan berada di level mana,” ucapnya.

    Apresiasi juga datang dari Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Dr. Arief Prayitno, yang menilai kekompakan para pengurus cabor dan dukungan pemerintah daerah merupakan modal penting bagi kemajuan olahraga Cirebon.

    “Saya apresiasi dengan para cabor ini. Orang Cirebon memang terkenal kompak. Kadang baru rame, tapi tetap bersaudara,” tuturnya.

    Menurut Arief, penyelenggaraan Musorkablub di Kabupaten Cirebon berjalan lancar dan penuh keakraban. Hal itu menjadi indikasi bahwa olahraga di daerah ini memiliki potensi berkembang lebih jauh.

    “Insyaallah akan naik. Mudah-mudahan nanti ketua yang baru bisa membuat terobosan-terobosan signifikan,” katanya.

    Ia menambahkan, semangat kebersamaan menjadi fondasi penting untuk membangun prestasi olahraga di Jawa Barat, termasuk Cirebon.

    “Kita harus menyatu dan mengikuti arahan pimpinan. Dengan kebersamaan, saya yakin olahraga di Cirebon akan semakin berkembang,” pungkasnya. (Haris)

  • Pertamina Patra Niaga RJBB Berdayakan Warga Pesisir lewat Olahan Mangrove

    Pertamina Patra Niaga RJBB Berdayakan Warga Pesisir lewat Olahan Mangrove

    cirebontrust.id – Upaya menjaga ekosistem pesisir kembali digiatkan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) melalui Integrated Terminal (IT) Jakarta.

    Perusahaan energi pelat merah itu menggandeng masyarakat Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, untuk mengembangkan potensi mangrove menjadi sumber ekonomi kreatif.

    Pada Jumat (12/9), Pertamina bersama kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi mengadakan pendampingan pengolahan mangrove menjadi produk turunan berupa keripik dan manisan. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Pulau Untung Jawa.

    Ketua Masyarakat Penggerak Konservasi, Aditya Jusendra, menilai program ini membuka perspektif baru bagi warga pesisir.

    “Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi masyarakat bahwa tanaman mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung abrasi, tetapi juga memiliki potensi ekonomi besar sebagai bahan produk olahan UMKM. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Aditya.

    Salah satu peserta kegiatan, Juhro, mengaku merasakan manfaat nyata.

    “Pendampingan ini memberikan keterampilan baru yang selama ini belum kami ketahui, sehingga membuka peluang usaha yang dapat menjadi andalan di Pulau Untung Jawa dan dipasarkan kepada pengunjung,” katanya.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga RJBB, Susanto August Satria, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program tersebut.

    “Kami mendukung penuh program Pengembangan Produk Kreatif Ekonomi Masyarakat Pesisir ini, karena selain mendorong pertumbuhan ekonomi, program ini juga berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir Pulau Untung Jawa,” ungkap Satria.

    Pertamina memastikan pengembangan produk mangrove akan terus dilanjutkan bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.

    Inisiatif itu diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi pesisir Kepulauan Seribu secara berkelanjutan sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 14 tentang ekosistem laut dan poin 15 tentang ekosistem daratan. (Haris)

  • Program MBG Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja dan Dorong UMKM Lokal

    Program MBG Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja dan Dorong UMKM Lokal

    cirebontrust.id – Upaya pemerintah untuk membangun generasi sehat terus bergulir. Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya konsumsi makanan bergizi sejak dini.

    Salah satu kegiatan sosialisasi digelar di Tamimu Ballroom, Villa Nirwana, Kota Baubau, pada Minggu (14/9). Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia”, acara ini dibuka oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa, dan dihadiri oleh Direktur Tata Kelola BGN, Sitti Aida Adha Taridala, Anggota DPRD Provinsi Sultra, Ali Mardan, serta ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Neng Eem menegaskan bahwa program MBG merupakan komitmen nasional untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat Indonesia.

    “Program ini bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi, tetapi juga menyiapkan generasi emas Indonesia dengan kualitas SDM unggul,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, MBG menjadi salah satu program prioritas nasional hasil arahan Presiden. Program ini menargetkan 82 juta penerima manfaat hingga akhir 2025, mencakup ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak sekolah dari TK hingga SMK.

    Sejalan dengan itu, BGN akan membangun ribuan Sentra Penyediaan Makan Bergizi (SPBG) di berbagai daerah. Setiap SPBG akan dikelola secara kemitraan dengan masyarakat dan diproyeksikan menyerap 47 tenaga kerja per unit. Dengan target 30 ribu SPBG, program ini diperkirakan menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia.

    Direktur Tata Kelola BGN Sitti Aida Adha Taridala mengatakan, SPBG bukan hanya berfungsi sebagai penyedia makanan bergizi, tetapi juga penggerak ekonomi lokal.

    “Kami akan menyerap bahan pangan dari petani, nelayan, dan peternak dengan harga pasar yang wajar, sehingga ekonomi daerah ikut tumbuh,” katanya.

    Selain memperkuat ketahanan pangan, kebijakan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil. Anggota DPRD Sultra, Ali Mardan, menilai program MBG menjadi wadah pemberdayaan masyarakat.

    “Ini bukan hanya program memberi makan, tapi juga memberi peluang usaha. Ibu-ibu yang punya usaha kuliner, petani, dan pelaku kecil bisa ikut berperan,” ujarnya.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat MBG serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaannya. Program Makan Bergizi Gratis diyakini akan memperkuat kualitas gizi nasional, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan mewujudkan generasi sehat Indonesia.

    Acara ditutup dengan doa bersama dan pernyataan komitmen seluruh pihak untuk bersinergi menyukseskan pelaksanaan program MBG di Sulawesi Tenggara. Dukungan masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat menjadikan program ini solusi jangka panjang dalam memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia.

  • Sosialisasi Makan Bergizi Gratis Karawang, Bangun SDM Sehat dan Unggul

    Sosialisasi Makan Bergizi Gratis Karawang, Bangun SDM Sehat dan Unggul

    cirebontrust.id – Upaya pemerintah memperluas program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digencarkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (12/9/2025). Lebih dari 300 peserta dari berbagai lapisan masyarakat hadir dalam acara yang berlangsung di LKPN Karawang, Kecamatan Telagasari.

    Sosialisasi bertema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” itu dibuka oleh anggota Komisi IX DPR RI, Cellica Nurrachadiana. Ia menegaskan arti penting program MBG dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.

    “Program makan bergizi gratis bukan hanya tentang menambah asupan gizi bagi anak sekolah, ibu hamil, dan bayi. Lebih jauh, ini juga soal membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, dan kuat. Selain itu, program ini juga membuka banyak peluang kerja, mulai dari dapur umum, penyedia bahan pokok, hingga sektor pendukung lainnya,” ujar Cellica.

    Dalam kesempatan tersebut, Cellica turut menekankan peran Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang memperkuat koordinasi serta integrasi program gizi di tingkat nasional maupun daerah. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif.

    “Masyarakat harus ikut menjadi pengawas sekaligus penggerak agar program MBG ini berjalan berkesinambungan dan membawa manfaat jangka panjang,” katanya.

    Acara sosialisasi di Karawang ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga forum diskusi dalam merumuskan langkah konkret untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat.

    “Mari kita jadikan sosialisasi ini sebagai pijakan untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya saing,” tutur Cellica.

    Selain Cellica, hadir pula Ande Citra Setiawan, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi dari BGN, serta Frida Rismauli Sinaga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.

    Keduanya memberikan pemaparan mengenai pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program itu.

    Kualitas pangan dan gizi yang baik diyakini menjadi kunci utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Program MBG juga sejalan dengan visi Indonesia 2045, yakni mewujudkan generasi emas yang mampu membawa Indonesia menuju status negara maju. (Haris)

  • Makan Bergizi Gratis Langkah Menuju Generasi Emas 2045

    Makan Bergizi Gratis Langkah Menuju Generasi Emas 2045

    cirebontrust.id – Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat kembali ditunjukkan lewat sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Aula Pondok Pesantren Riyadussolihin, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, Sabtu (13/9/2025). Kegiatan itu menghadirkan ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat yang antusias mendukung program tersebut.

    Sosialisasi MBG di Bandar Lampung dihadiri anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian, Tenaga Pakar Badan Gizi Nasional (BGN) Ikeu Tanziha, serta Camat Tanjung Karang Timur, M. Epprieliatas.

    Program itu menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing.

    Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmawati Herdian, menegaskan bahwa MBG merupakan solusi konkret untuk mengatasi permasalahan gizi buruk dan stunting di Tanah Air.

    “Program ini hadir untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan ibu hamil. Dengan gizi yang cukup, kita tidak hanya menyelamatkan masa depan generasi muda, tapi juga mempersiapkan Indonesia menuju Generasi Emas 2045,” ujarnya.

    Sementara itu, Tenaga Pakar Badan Gizi Nasional, Ikeu Tanziha, menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini.

    “Anak yang bergizi baik akan lebih optimal dalam belajar, memiliki daya fokus tinggi, dan mampu menyerap ilmu dengan lebih baik dibandingkan dengan anak yang kurang gizi,” jelasnya.

    Dari sisi daerah, Camat Tanjung Karang Timur, M. Epprieliatas, menilai program MBG juga memiliki dampak positif terhadap ekonomi lokal.

    “Dapur MBG tentu membutuhkan pasokan bahan pangan berkualitas. Ini membuka peluang bagi petani, peternak, dan UMKM lokal untuk terlibat langsung,” katanya.

    Melalui dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berkembang lebih luas, sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. (Haris)

  • Iuran JKN Bukan Hanya untuk Diri Sendiri, Begini Manfaatnya

    Iuran JKN Bukan Hanya untuk Diri Sendiri, Begini Manfaatnya

    cirebontrust.id – Banyak peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mungkin masih bertanya-tanya ke mana iuran yang mereka bayarkan setiap bulan digunakan, terlebih jika jarang atau bahkan tidak pernah berobat menggunakan BPJS Kesehatan.

    Iuran JKN tidak pernah hilang sia-sia. Dana yang terkumpul dikelola dengan prinsip gotong royong, sehingga dapat membantu peserta lain yang sedang membutuhkan layanan kesehatan.

    Iuran yang dibayarkan peserta, meskipun dirinya sehat dan tidak berobat, tetap bermanfaat untuk membantu peserta lain yang sedang sakit. Inilah semangat gotong royong dalam program JKN.

    Lebih lanjut, iuran JKN juga memberi perlindungan finansial bagi peserta. Dengan menjadi peserta aktif, masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan di fasilitas tingkat pertama (FKTP) maupun rumah sakit rujukan (FKRTL) tanpa biaya tambahan, asalkan sesuai prosedur.

    Selain untuk membantu peserta lain, manfaat iuran juga melindungi peserta dari risiko pengeluaran biaya berobat yang tinggi, terutama saat terjadi sakit mendadak.

    Melalui mekanisme gotong royong tersebut, BPJS Kesehatan berharap peserta semakin memahami pentingnya iuran yang rutin dibayarkan. Tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi jutaan masyarakat Indonesia.

    Sumber: BPJS Kesehatan

  • Korban Penipuan Perak Antam Lapor Polisi, Terduga Pelaku Seorang Selegram

    Korban Penipuan Perak Antam Lapor Polisi, Terduga Pelaku Seorang Selegram

    cirebontrust.id – Sorang pengusaha toko oleh-oleh di Kota Cirebon melaporkan dugaan penipuan yang melibatkan seorang selegram berinisial IS.

    Kasus itu bermula dari transaksi jual beli logam mulia perak Antam seberat 2 kilogram dengan nilai Rp67,5 juta.

    Kuasa hukum korban, Sokoburi dari Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Purnama Law Firm, menyebut kliennya, Yunitawati Atmadjaja, tertarik membeli setelah melihat unggahan di Instagram milik IS.

    Dalam unggahan itu, IS menawarkan perak Antam dengan keterangan tersedia dalam jumlah banyak.

    “Klien kami kemudian berkomunikasi lewat WhatsApp dengan IS, memastikan ketersediaan barang, lalu melakukan pemesanan 2 kilogram perak Antam seharga Rp67,5 juta. Uang ditransfer pada 29 April 2025 ke rekening pribadi IS,” ujar Sokoburi, Senin (15/9/2025).

    Namun, barang yang dijanjikan tidak kunjung diterima. Setelah menunggu satu bulan, tepatnya pada 28 Mei 2025, Yunitawati hanya menerima kiriman 500 gram perak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

    Saat dipertanyakan, IS berdalih sisa 1,5 kilogram sedang dalam perjalanan dari Semarang ke Cirebon, tetapi hingga kini tidak pernah sampai.

    Upaya klarifikasi sempat dilakukan Yunitawati bersama suaminya pada akhir Agustus 2025 dengan mendatangi tempat usaha IS di Jalan Pekalipan, Kota Cirebon. Saat itu, IS kembali menjanjikan barang akan tiba pada 31 Agustus. Namun, janji tersebut kembali tidak terbukti.

    Merasa dirugikan, Yunitawati akhirnya melapor ke Polsek Seltim Polres Cirebon Kota. Polisi telah memeriksa korban serta tiga saksi, dan selanjutnya akan memanggil IS untuk dimintai keterangan.

    “Pihak kepolisian sudah sangat responsif dalam menangani laporan ini. Kami berharap proses hukum dapat berjalan adil dan transparan,” tutur Yunitawati. (Haris)

  • Program MBG Dorong Tingkatian. Gizi dan Ekonomi Masyarakat Sumatera Utara

    Program MBG Dorong Tingkatian. Gizi dan Ekonomi Masyarakat Sumatera Utara

    cirebontrust.id – Upaya pemerintah dalam membangun generasi yang sehat dan cerdas terus diperkuat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sosialisasi program ini digelar di Sopo Godang Dos Marthabe, Sorkam, Tapanuli Tengah, Jumat (12/9/2025), dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

    Acara sosialisasi yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” tersebut dihadiri anggota Komisi IX DPR RI Sihar P.H. Sitorus, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Kolonel Infanteri Erin Andriyanto, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Sihar menekankan pentingnya MBG sebagai langkah strategis bagi masa depan bangsa.

    “Anak yang sehat hari ini adalah pemimpin bangsa esok hari. Program Makan Bergizi Gratis memastikan anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya memperoleh asupan gizi yang layak,” ujar Sihar.

    Program MBG menyasar peserta didik dari tingkat PAUD hingga SMA, serta kelompok non-didik seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Melalui penyediaan makan siang bergizi gratis, kualitas sumber daya manusia (SDM) diharapkan meningkat sehingga mampu bersaing secara global dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

    Tak hanya berfokus pada kesehatan, program ini juga memberi dampak sosial-ekonomi. Setiap Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) yang melayani 3.000–4.000 penerima manfaat dapat menyerap 45–50 tenaga kerja lokal. Hingga kini, tercatat ada 239 SPPG di Provinsi Sumatera Utara, termasuk 9 SPPG di Kabupaten Tapanuli Tengah.

    Kolonel Infanteri Erin Andriyanto selaku Analis Kebijakan Ahli Madya Deputi BGN menegaskan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi kerja sama lintas pihak.

    “BGN hadir untuk memastikan kualitas gizi yang optimal, namun pelaksanaan di lapangan sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah daerah,” jelas Erin.

    Dengan hadirnya Program MBG, masyarakat Tapanuli Tengah dan daerah lain di Indonesia diharapkan merasakan manfaat nyata, baik berupa peningkatan status gizi dan kesehatan maupun peluang ekonomi yang lebih baik. (Haris)

  • Program MBG: Dorong Gizi Anak, Gerakkan Ekonomi Lokal

    Program MBG: Dorong Gizi Anak, Gerakkan Ekonomi Lokal

     

    cirebontrust.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat. Sosialisasi kali ini berlangsung di Hall Badminton PB.SU, Kataping, Padang Pariaman, pada Kamis (11/9/2025), dengan tujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya asupan bergizi sejak usia dini.

    Kegiatan bertema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi, serta ratusan warga Padang Pariaman.

    Dalam sambutannya, Ade Rezki menegaskan perlunya keterlibatan semua pihak demi keberhasilan program MBG.

    “Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak kita, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM. Namun, keberhasilan MBG sangat bergantung pada dukungan masyarakat. Kita semua harus aktif berperan demi masa depan generasi penerus bangsa,” ujar Ade.

    Program MBG merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Fokus utamanya adalah meningkatkan gizi masyarakat, terutama ibu dan anak, sekaligus menekan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia.

    Teguh Suparngadi dari BGN menambahkan, pemerintah terus menyusun strategi untuk memperluas jangkauan program, termasuk dengan menambah Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) secara bertahap.

    “MBG adalah program kunci dalam mengatasi stunting, memperbaiki pola makan, sekaligus membentuk generasi emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

    Dampak MBG sudah terlihat nyata, misalnya di NTT, di mana tingkat kerajinan siswa meningkat karena adanya makanan bergizi gratis di sekolah. Kami berharap semangat positif ini juga terwujud di Sumatera Barat,” jelas Teguh.

    Melalui sosialisasi ini, masyarakat Padang Pariaman diajak untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari penggerak keberhasilan MBG.

    Program itu diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu memperkuat kualitas gizi, meningkatkan prestasi anak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Haris)