Bulan: September 2025

  • World Cleanup Day 2025, DLH Kota Cirebon Bersihkan TPS Rajawali

    World Cleanup Day 2025, DLH Kota Cirebon Bersihkan TPS Rajawali

    cirebontrust.id – Semangat gotong royong kembali bergema di Kota Cirebon. Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Rajawali di Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Sabtu (20/9/2025).

    Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan sosial global tahunan yang bertujuan untuk mengurangi sampah, menjaga kebersihan, dan melestarikan lingkungan.

    Tahun ini, tema yang diusung adalah “Menuju Indonesia Bersih 2029”, sebagai wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

    Kegiatan tersebut merupakan langkah kecil, tetapi bermakna dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih. Aksi ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi juga mengajak masyarakat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan setiap hari.

    Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Mereka datang membawa alat kebersihan dan dengan penuh semangat mengumpulkan sampah di sekitar TPS Rajawali.

    Sampah yang telah dikumpulkan selanjutnya dipilah untuk didaur ulang sesuai dengan prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan.

    Gerakan World Cleanup Day sendiri telah menjadi agenda tahunan di berbagai daerah di Indonesia. Melalui aksi seperti ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan bumi yang lebih hijau.

    Bersih itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban bersama.

    Dengan semangat kebersamaan, warga Kota Cirebon membuktikan bahwa perubahan menuju Indonesia Bersih 2029 bisa dimulai dari aksi sederhana di lingkungan sendiri.

    Sumber: DLH Kota Cirebon

  • Empat Raperda Rampung, DPRD Lanjutkan Evaluasi Propemperda 2025

    Empat Raperda Rampung, DPRD Lanjutkan Evaluasi Propemperda 2025

    cirebontrust.id – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Cirebon terus mengawal pelaksanaan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025.

    Dalam rapat evaluasi yang digelar di Griya Sawala, Kamis (18/9/2025), perangkat daerah pengampu raperda diundang untuk memastikan kesiapan pembahasan serta kelengkapan naskah akademik.

    Ketua Bapemperda DPRD Kota Cirebon, M Noupel SH MH, menyampaikan bahwa dari total 12 raperda yang masuk dalam Propemperda 2025, empat di antaranya sudah selesai dibahas.

    “Dari 12 raperda yang masuk Propemperda, 4 di antaranya sudah selesai dibahas. Tinggal 8 raperda lagi yang masih berproses. Karena itu, rapat ini memastikan kesiapan dari perangkat daerah pengampu untuk membahas raperda,” ujar Noupel.

    Empat raperda yang telah rampung pembahasan yaitu Raperda RPJMD Kota Cirebon Tahun 2025–2029, Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025, Raperda Perseroda Bank Perekonomian Rakyat Bank Cirebon, serta Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024.

    Adapun delapan raperda yang masih menunggu pembahasan di antaranya Raperda APBD TA 2026, Raperda Penyertaan Modal Pemda pada Perumda Tirta Giri Nata, Raperda Perumda Pasar dan Pangan Kota Cirebon, serta Raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPKD) Kota Cirebon Tahun 2026–2032.

    Selain itu, ada pula Raperda Pelayanan Perumda Tirta Giri Nata, Raperda Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Raperda Penyertaan Modal Pemda pada Bank BJB, serta Raperda Perubahan Perda Nomor 1/2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

    Noupel menjelaskan, terdapat beberapa faktor teknis yang membuat sebagian raperda masih dalam tahap persiapan.

    “Untuk Raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah masih menunggu penetapan RTRW. Sedangkan Raperda Penyertaan Modal BJB menunggu arahan pimpinan karena adanya pergantian direksi. Untuk Raperda PDRD, tinggal satu kali pembahasan lagi karena pemerintah daerah menginginkan adanya uji publik dengan masyarakat,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, sejumlah raperda lain saat ini masih difokuskan pada penyusunan naskah akademik serta pemenuhan kelengkapan administrasi di bagian hukum Setda Kota Cirebon. (Haris)

  • KONI Kota Cirebon Salurkan Dana Stimulan Cabor 2025

    KONI Kota Cirebon Salurkan Dana Stimulan Cabor 2025

    cirebontrust.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon resmi menyalurkan dana stimulan tahun anggaran 2025 sebesar Rp522,5 juta kepada 42 cabang olahraga (cabor).

    Bantuan itu diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para cabor dalam melakukan pembinaan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

    Ketua KONI Kota Cirebon, Mohamad Handarujati Kalamullah, mengatakan dana stimulan tersebut memang belum mencukupi kebutuhan ideal, tetapi tetap diharapkan mampu mendorong semangat pembinaan atlet.

    “Kami berharap stimulan ini bisa menjadi supporting untuk pembinaan para cabor meningkatkan kualitas. Walaupun tentunya tidak sesuai dengan harapan karena keterbatasan anggaran,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).

    Handarujati menuturkan, prestasi olahraga Kota Cirebon sempat menurun pada Porprov 2022 dengan raihan 15–18 medali emas dan harus puas di posisi ke-19. Untuk Porprov 2026, KONI menargetkan bisa kembali menembus 10 besar dengan perolehan minimal 30 medali emas.

    “Minimal harus bisa meraih 30 emas. Itu target realistis karena pada Porprov 2022, posisi 10 besar terakhir diraih dengan 30 emas,” katanya.

    Ia menambahkan, fokus KONI saat ini lebih diarahkan pada pembinaan atlet lokal. Berbeda dengan daerah lain yang merekrut atlet dari luar, Kota Cirebon lebih memilih memperkuat potensi atlet daerah.

    Selain dana stimulan, KONI juga memperoleh tambahan hibah Rp2,5 miliar dari perubahan APBD, dengan Rp1 miliar di antaranya dialokasikan untuk persiapan babak kualifikasi (BK) Porprov 2026.

    Handarujati menegaskan, cabang olahraga unggulan tetap menjadi fokus utama, terutama cabor dengan peluang medali tinggi seperti bela diri, basket, panjat tebing, bulu tangkis, dan taekwondo.

    “Keterbatasan anggaran ini bukan halangan, justru menjadi pemicu untuk bertransformasi. Kita fokus pada pembinaan atlet agar bisa menambah perolehan medali dan mengharumkan nama Kota Cirebon di Porprov 2026,” ucapnya.

    Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, turut mengapresiasi langkah KONI dalam memberikan dana stimulan.

    “Alhamdulillah, semangatnya patriot-patriot KONI Kota Cirebon hari ini luar biasa. Bapak Ketua KONI Kota Cirebon telah memberikan stimulan kepada cabor-cabor, semoga bisa menjadi pemicu semangat,” ujarnya.

    Ia berharap bantuan ini mampu meningkatkan motivasi atlet dan pelatih dalam latihan serta memunculkan prestasi baru.

    “Harapan kami, dengan adanya stimulan ini atlet semakin giat berlatih. Semoga bisa menghasilkan banyak medali emas sesuai target, sekaligus menjaga kesehatan dan semangat pelatih maupun atletnya,” kata Siti Farida.

    Menurutnya, dari 42 cabor binaan KONI Kota Cirebon, pada Porprov sebelumnya hanya 19 cabor yang menyumbang emas.

    “Target kami ke depan tentu lebih besar. Dari 19 cabor, kita ingin meningkat menjadi 25 cabor yang menyumbang medali emas. Insya Allah, dengan semangat patriot-patriot olahraga, kita bisa meraih hasil terbaik di Porprov 2026,” tegasnya.

    Berdasarkan data, dana stimulan 2025 terbagi ke 41 cabor, dengan alokasi terbesar Rp35 juta untuk cabor berprestasi seperti bola basket (Perbasi), gulat (PGSI), dan panjat tebing (FPTI) yang meraih emas di Porprov 2022.

    Adapun alokasi terkecil sekitar Rp5 juta diberikan kepada cabor dengan pembinaan dan prestasi yang masih terbatas. Selain itu, KONI juga akan menyalurkan dana event cabor 2025, dana BK Porprov 2025, serta dana sarana dan prasarana pada tahun anggaran yang sama. (Haris)

  • Program IDOLA, Upaya Pemkot Cirebon Hidupkan Nilai Qur’ani

    Program IDOLA, Upaya Pemkot Cirebon Hidupkan Nilai Qur’ani

    cirebontrust.id – Upaya memperkuat identitas Kota Cirebon sebagai Kota Wali kembali ditegaskan Pemerintah Kota Cirebon melalui peluncuran Program Indonesia Langgeng Al-Qur’an (IDOLA). Program ini diresmikan di Balai Kota pada Jumat (19/9/2025) dan menjadi langkah konkret dalam menumbuhkan budaya Qur’ani di tengah masyarakat.

    Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan bahwa IDOLA hadir untuk meneguhkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurut dia, Al-Qur’an tidak hanya kitab suci, tetapi juga sumber moral sekaligus cahaya bagi masyarakat.

    “Harapannya, program ini tidak hanya berhenti di balai kota, tapi bisa tumbuh sampai ke tingkat keluarga,” ujar Edo.

    Program IDOLA terdiri dari lima kegiatan utama. Pertama, Taman (Tadarusan Menjelang Azan Magrib) yang menghidupkan suasana religius menjelang waktu salat. Kedua, Cinta (Center of Idola Education and Training) yang menekankan edukasi anak dan orang tua. Ketiga, Jaya (Jumat Amal Yasinan Birokrasi) yang mendorong ASN membiasakan yasinan. Keempat, Berperan (Beasiswa Prestasi Al-Qur’an) yang memberikan dukungan kepada generasi muda berprestasi. Kelima, Cita (Cirebon Idola Tasbih Al-Qur’an) untuk memperkuat tradisi zikir di masyarakat.

    “Kelima program ini adalah ikhtiar agar Cirebon benar-benar tampil sebagai Kota Wali sejati, kota yang tenang, maju, dan kuat dari sisi agamanya,” kata Edo.

    Ia menekankan bahwa keberhasilan program tersebut bergantung pada keterlibatan semua pihak. “Bayangkan jika setiap rumah di Kota Cirebon bergema dengan bacaan Al-Qur’an, insya Allah keberkahan akan melimpah. Tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan pembangunan,” ucapnya.

    Program IDOLA juga diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, ormas Islam, pondok pesantren, serta masyarakat luas. Dengan sinergi itu, lahir generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

    Rois Majlis Ilmu JQH PWNU Jawa Barat, KH Lukman Hakim, menyampaikan apresiasi atas peluncuran IDOLA. Menurutnya, program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi keislaman Cirebon.

    “Ini ikhtiar membangun spiritualitas, sekaligus mengingatkan kembali bahwa Cirebon punya identitas kuat sebagai Kota Wali,” ujar KH Lukman.

    Ia menilai, di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial, program ini sangat relevan.

    “Dengan kembali meneguhkan nilai-nilai Al-Qur’an, masyarakat memiliki pondasi moral yang kokoh untuk menghadapi tantangan zaman,” tuturnya. (Haris)

  • Ribuan Anggota Pramuka Ikuti World Cleanup Day di Majalengka

    Ribuan Anggota Pramuka Ikuti World Cleanup Day di Majalengka

    cirebontrust.id – Ribuan anggota Pramuka bersama organisasi perangkat daerah (OPD), relawan, dan masyarakat tumpah ruah di kawasan aliran Sungai Citangkurak, Kasungka, Majalengka, Sabtu (20/9/2025).

    Mereka mengikuti World Cleanup Day yang dilaksanakan serentak di 118 negara sebagai gerakan peduli lingkungan.

    Acara itu dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M.

    Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai wujud cinta terhadap alam.

    “World Cleanup Day adalah momentum bagaimana manusia senantiasa mencintai alam. Jangan sampai sampah mencemari lingkungan. Harus timbul kesadaran dalam diri untuk bersih-bersih,” ujar Eman.

    Ia menambahkan, sejak dirinya dilantik sebagai Bupati Majalengka, gerakan bersih-bersih rutin digelar setiap Jumat melalui program Geber Jumat.

    “Saya ingin meyakinkan kepada kita semua, kita harus menyatu dengan perasaan dan kehidupan kita untuk menjaga lingkungan. Ke depan, Majalengka harus punya gerakan tematik bersih-bersih. Saya berharap kita menjadi penggerak agar masyarakat ikut tersadarkan, kita datang ke masyarakat untuk mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan,” ucapnya.

    Kegiatan World Cleanup Day di Majalengka berlangsung penuh semangat. Seluruh unsur, mulai dari pemerintah, organisasi, hingga masyarakat, bahu-membahu membersihkan sampah di aliran sungai dan kawasan taman kota.

    Aksi tersebut diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus inspirasi bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.

    Selain di Sungai Citangkurak, ribuan anggota Pramuka di seluruh kecamatan juga menggelar aksi bersih-bersih di wilayah Kwarran serta Gugusdepan masing-masing. (Abduh)

  • Pemkab Majalengka Upayakan Perbaikan Ratusan Ruang Kelas yang Rusak

    Pemkab Majalengka Upayakan Perbaikan Ratusan Ruang Kelas yang Rusak

    cirebontrust.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka terus berupaya memperbaiki ratusan ruang kelas yang mengalami kerusakan dengan menggandeng pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    Upaya itu dilakukan lantaran keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai rehabilitasi sekolah.

    Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa meski anggaran daerah terbatas, perbaikan sekolah yang rusak tetap menjadi prioritas utama.

    “Walaupun dengan keterbatasan APBD Kabupaten Majalengka, tetapi kami tetap memprioritaskan perbaikan sekolah yang rusak sehingga kegiatan belajar anak sekolah tidak terganggu,” ujar Eman, Selasa (16/9/2025).

    Ia meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka untuk aktif melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi sekolah, sekaligus memastikan pihak sekolah segera melaporkan apabila terjadi kerusakan.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Umar Maruf, menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat sekitar 280 ruang kelas jenjang SD hingga SMP yang mengalami kerusakan berat. Menurutnya, kondisi sejumlah ruang kelas tersebut cukup memprihatinkan, terutama atap yang rawan roboh.

    “Pemkab Majalengka pada tahun 2025 telah menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp30,6 miliar untuk rehabilitasi TK, SD, dan SMP, serta Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp15 miliar,” jelas Umar.

    Ia menambahkan, penggunaan anggaran tersebut difokuskan pada perbaikan mendasar, seperti atap, toilet, hingga sanitasi siswa.

    “Kami akan terus berusaha untuk mengatasi permasalahan sarana prasarana sekolah yang mengalami kerusakan secara bertahap dengan menyesuaikan anggaran yang ada,” tutur Umar. (Abduh)

  • Wandi Sofyan: Penguatan Ekosistem Kunci Keberlanjutan Program Perumahan Nasional

    Wandi Sofyan: Penguatan Ekosistem Kunci Keberlanjutan Program Perumahan Nasional

    cirebontrust.id – Pemerintah terus memperkuat upaya menghadirkan hunian layak bagi masyarakat melalui penguatan ekosistem perumahan yang berkelanjutan. Langkah itu ditegaskan dalam kegiatan Peluncuran Penguatan Ekosistem Perumahan dan Sosialisasi Kredit Program Perumahan yang digelar di Gedung Sabuga Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (18/9/2025).

    Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon, Wandi Sofyan, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat tinggi negara.

    Hadir pula Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, serta perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Barat, pengembang, pemilik toko bangunan, dan masyarakat.

    Menurut Wandi, kegiatan itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau.

    “Kami mendukung penuh upaya penguatan ekosistem perumahan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga keberlanjutan melalui regulasi, pembiayaan, dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

    Melalui kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keberlanjutan program tiga juta perumahan nasional.

    Selain itu, masyarakat juga memperoleh informasi langsung terkait manfaat, peluang, dan mekanisme Kredit Program Perumahan yang disediakan oleh pemerintah maupun perbankan.

    Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan harapannya agar Jawa Barat mampu menjadi daerah dengan realisasi penyerapan Kredit Perumahan tertinggi di Indonesia.

    Ia menilai, dengan dukungan seluruh pihak, Jawa Barat berpotensi besar menjadi contoh nasional dalam penyediaan hunian yang inklusif dan berdaya saing. (Haris)

  • Pasar Modal Ciayumajakuning Tumbuh, Investor Naik Jadi 341 Ribu

    Pasar Modal Ciayumajakuning Tumbuh, Investor Naik Jadi 341 Ribu

    cirebontrust.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menegaskan stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning berada dalam kondisi terjaga hingga pertengahan triwulan III 2025. Kinerja intermediasi lembaga keuangan di wilayah itu dinilai cukup baik.

    “Kami melihat stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga, meskipun terdapat dinamika pada sejumlah indikator. Fungsi intermediasi berjalan dengan sehat dan risiko kredit juga terkontrol,” kata Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, Jumat (19/9/2025).

    Data OJK menunjukkan, sektor perbankan, khususnya Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Ciayumajakuning, mencatat pertumbuhan positif. Per Juli 2025, penyaluran kredit secara tahunan mengalami kontraksi 2,21 persen menjadi Rp2,05 triliun, tetapi secara tahun berjalan tumbuh 2,49 persen.

    Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) juga menurun, masing-masing 0,10 persen secara tahunan dan 1,67 persen secara tahun berjalan.

    Aset BPR pada Juli 2025 mencapai Rp2,72 triliun. Meskipun secara tahunan naik tipis 0,03 persen, secara tahun berjalan sedikit terkontraksi. Sementara penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp2,18 triliun, turun tipis secara tahunan dan tahun berjalan.

    Dari sisi profitabilitas, BPR berhasil meningkatkan rasio pengembalian aset (ROA) menjadi 3,12 persen, dengan efisiensi biaya operasional yang lebih baik. Rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) turun signifikan menjadi 79,98 persen.

    Pada perbankan umum, baik konvensional maupun syariah, pertumbuhan kredit tercatat meningkat. Per Juni 2025, 29 kantor cabang bank umum menyalurkan kredit Rp52,95 triliun, naik 5,57 persen secara tahunan. Aset dan DPK juga naik di atas 6 persen. Rasio kredit bermasalah masih terjaga pada level 3,45 persen.

    Kinerja bank umum syariah juga positif. Lima kantor cabang bank syariah di wilayah OJK Cirebon menyalurkan pembiayaan Rp4,58 triliun atau naik 14,79 persen tahunan. DPK naik 11,77 persen menjadi Rp4,54 triliun.

    Di sektor keuangan nonbank, sebagian lembaga keuangan mikro (LKM) mengalami kontraksi, tetapi lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) justru mencatat pertumbuhan aset dan pembiayaan. Sementara pasar modal menunjukkan tren positif.

    Jumlah investor per Juli 2025 mencapai 341.110 orang, naik 12,83 persen tahunan. Nilai transaksi saham melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi Rp2,39 triliun.

    Dalam aspek perlindungan konsumen, hingga Agustus 2025, OJK Cirebon melayani 1.235 konsultasi dan pengaduan. Sebagian besar kasus terkait pinjaman online, bank umum, dan perusahaan pembiayaan. OJK juga memproses 7.299 permintaan layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

    Sepanjang 2025, OJK Cirebon telah melaksanakan 183 kegiatan literasi dan inklusi keuangan, melampaui target tahunan. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 33.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, UMKM, hingga masyarakat desa.

    “OJK Cirebon berkomitmen menjaga stabilitas sektor keuangan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat. Kami juga menegaskan penerapan tata kelola yang baik, termasuk larangan pemberian hadiah atau parsel dalam bentuk apa pun kepada jajaran OJK,” ujar Agus Muntholib. (Haris)

  • EWF Cirebon Ungkap Strategi Investasi Emas Usai The Fed Turunkan Bunga

    EWF Cirebon Ungkap Strategi Investasi Emas Usai The Fed Turunkan Bunga

    cirebontrust.id – Harga emas berjangka sempat terkoreksi setelah bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin ke level 4,00–4,25 persen.

    Keputusan itu diumumkan pada Rabu waktu setempat atau Kamis (18/9/2025) dini hari waktu Indonesia, dan menjadi pemangkasan pertama sepanjang tahun ini.

    Kepala Cabang PT Equityworld Futures (EWF) Cirebon, Ernest Firman, mengatakan penurunan harga emas tersebut merupakan hal yang wajar. Menurutnya, kondisi pasar sebelumnya memang sudah mengantisipasi keputusan The Fed.

    “Penurunan harga emas itu sangat wajar sekali, bahkan mungkin ditunggu oleh banyak pelaku pasar. Strategi buy on rumor, sell on fact menjadi pilihan investor karena pengaruh langsung dari pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika,” kata Ernest, Jumat (19/9/2025).

    Ia menjelaskan, secara teknikal harga emas sepanjang 2025 sudah naik sekitar 1.000 poin. Kenaikan tersebut tercatat sebagai kenaikan tahunan terbesar dalam sejarah. Karena itu, pelemahan saat ini disebut sebagai koreksi teknikal yang memang diperlukan.

    “Secara fundamental, pelaku pasar masih berharap ada satu kali lagi penurunan suku bunga pada akhir tahun ini, bisa Oktober atau Desember saat rapat The Fed berlangsung,” ujarnya.

    Ernest menilai pelemahan harga emas kemungkinan berlangsung dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Namun, hingga akhir tahun masih ada peluang besar bagi emas untuk kembali menguat.

    “Investor justru antusias menunggu harga emas yang lebih murah agar bisa masuk dengan harga beli yang lebih rendah. Saya masih berkeyakinan The Fed akan menurunkan satu kali lagi suku bunganya tahun ini sehingga momentum ini bisa dimanfaatkan,” tutur Ernest.

    Ia pun memberikan rekomendasi bagi pelaku pasar. Untuk jangka pendek, investor dapat mengikuti tren pelemahan emas guna meraih keuntungan cepat. Namun, bagi investor jangka panjang, Ernest menyarankan untuk bersiap masuk pasar begitu muncul sinyal penguatan baru.

    “Untuk membantu kapan sinyal itu muncul, kami di EWF Cirebon selalu siap mendampingi investor dengan analisa pasar yang akurat,” ucap Ernest Firman. (Haris)

  • DPRKP Kota Cirebon Rampungkan Perbaikan 134 Jalan Lingkungan

    DPRKP Kota Cirebon Rampungkan Perbaikan 134 Jalan Lingkungan

    cirebontrust.id – Pemerintah Kota Cirebon, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), menuntaskan perbaikan 134 ruas jalan lingkungan yang tersebar di seluruh wilayah kota. Program itu menjadi salah satu langkah nyata Pemkot dalam menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat.

    Kepala DPRKP Kota Cirebon, Wandi Sofyan, mengatakan perbaikan dilakukan dengan sistem perkerasan paving block di sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan. Metode itu dipilih karena dinilai lebih ramah lingkungan dan mampu meningkatkan aksesibilitas warga.

    “Kami mendapatkan arahan dari Gubernur Jawa Barat saat Hari Jadi Cirebon beberapa bulan lalu untuk memperbaiki jalan lingkungan menggunakan sistem perkerasan paving block,” ujar Wandi, Kamis (18/9/2025).

    Menurut Wandi, proses pengerjaan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penyiapan lokasi dan pemadatan tanah dasar, hingga pemasangan kanstin sebagai pembatas, penebaran pasir alas, penyusunan paving block sesuai pola, pemotongan tepi, serta pengisian nat menggunakan abu batu.

    “Tahapan terakhir adalah pemadatan akhir untuk mengunci susunan paving dan pembersihan area kerja,” jelasnya.

    Ia menambahkan, sistem paving block memiliki keunggulan seperti kemampuan menyerap air saat musim hujan, desain yang fleksibel secara estetika, serta daya tahan tinggi terhadap beban dan cuaca ekstrem.

    Namun, tidak semua jalan lingkungan di Cirebon menggunakan sistem tersebut.

    “Ada beberapa jalan yang kami aspal atau beton, tergantung kondisi dan kontur tanah di masing-masing lokasi,” tambah Wandi.

    Wandi berharap, rampungnya perbaikan 134 jalan lingkungan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan keselamatan berkendara, memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial, serta mendukung peningkatan kualitas hidup warga Kota Cirebon. (Haris)