Bulan: Agustus 2025

  • Daop 3 Cirebon Tingkatkan Keselamatan lewat Penggantian Bantalan Beton

    Daop 3 Cirebon Tingkatkan Keselamatan lewat Penggantian Bantalan Beton

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus melakukan langkah perawatan prasarana perkeretaapian demi menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.

    Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penggantian bantalan beton pada jalur rel di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) resor jalan rel di wilayah kerja Daop 3 Cirebon.

    Penggantian dilakukan di 17 UPT resor jalan rel, mulai dari JR 3.1 Pabuaran hingga JR 3.17 Songgom, dengan total 13.662 batang bantalan beton.

    Bantalan yang diganti merupakan material yang rusak atau patah, dengan tujuan mengembalikan fungsi dan kekuatan jalur rel sesuai standar keselamatan operasi kereta api.

    “Bantalan beton yang patah atau rusak dapat memengaruhi kestabilan rel dan kenyamanan perjalanan penumpang. Jika tidak segera ditangani, hal ini berpotensi menurunkan kualitas geometri jalan rel dan berdampak pada keselamatan perjalanan,” ujar Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin.

    Bantalan rel memiliki fungsi vital dalam menunjang keselamatan perjalanan kereta api. Selain berperan sebagai penyangga rel dan menjaga jarak antarrel sesuai standar, bantalan rel juga berfungsi untuk mendistribusikan beban kereta secara merata ke batu ballast dan tanah dasar.

    Pekerjaan penggantian bantalan beton dilakukan secara bertahap. Prosesnya meliputi pembongkaran bantalan lama, pemeriksaan komponen pendukung, pemasangan bantalan baru, hingga penyesuaian geometri jalan rel.

    Menurut Muhibbuddin, selain meningkatkan faktor keselamatan, penggantian bantalan beton juga memberikan kenyamanan bagi penumpang. Bantalan dalam kondisi baik dapat mengurangi getaran, meningkatkan kestabilan laju, dan menjaga kecepatan kereta.

    “KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu prasarana dan layanan melalui perawatan preventif dan korektif pada seluruh jalur, jembatan, dan prasarana lainnya. Hal ini sejalan dengan misi KAI untuk menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Muhibbuddin. (Haris)

  • Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin BPJS Kesehatan atau Tidak? Ini Penjelasannya

    Kecelakaan Lalu Lintas Dijamin BPJS Kesehatan atau Tidak? Ini Penjelasannya

    cirebontrust.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan tidak semua kasus kecelakaan lalu lintas dijamin oleh BPJS Kesehatan. Mekanisme penjaminan bergantung pada kronologi dan jenis kecelakaan yang dialami korban.

    Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menjelaskan, kecelakaan lalu lintas dapat dijamin BPJS Kesehatan, tetapi ada syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah laporan resmi dari kepolisian.

    “Laporan Polisi ini penting untuk segera diurus sebab menjadi landasan penjaminan pasien kecelakaan lalu lintas. Kebanyakan dari kita mungkin mengira kecelakaan lalu lintas itu penjaminnya Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan saja. Namun sebetulnya ada instansi lain yang berperan, seperti BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), PT Taspen (Persero), dan PT ASABRI (Persero), pemberi kerja, atau penjamin lainnya,” kata Rizzky, Sabtu (9/8/2025).

    Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 Pasal 52, BPJS Kesehatan tidak menjamin kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya.

    Kategori tersebut masuk sebagai kecelakaan kerja, yang penjaminnya adalah BPJamsostek, PT Taspen, PT ASABRI, atau pemberi kerja sesuai ketentuan.

    Adapun kecelakaan lalu lintas yang dijamin BPJS Kesehatan adalah kecelakaan tunggal, yakni yang tidak melibatkan kendaraan lain. Sementara kecelakaan yang melibatkan kendaraan lain (kecelakaan ganda) menjadi tanggung jawab Jasa Raharja sesuai mekanisme dan batasan biaya yang berlaku.

    Jika Laporan Polisi menetapkan peristiwa sebagai kecelakaan ganda, Jasa Raharja menjadi penjamin pertama dengan batas biaya maksimal Rp20 juta. Apabila biaya perawatan melebihi batas tersebut, penjaminan dapat dialihkan ke BPJS Kesehatan, BPJamsostek, PT Taspen, atau PT ASABRI.

    “BPJS Kesehatan tidak menjamin kecelakaan tunggal yang disebabkan oleh tindakan yang membahayakan diri seperti balapan liar atau aksi berisiko lainnya. Untuk meminimalisir risiko, patuhi peraturan lalu lintas, gunakan helm dengan benar, bawa surat-surat lengkap, dan pastikan status kepesertaan JKN aktif,” ujar Rizzky. (Haris)

  • Layanan DPRKP Kini Tersedia di Mal Pelayanan Publik

    Layanan DPRKP Kini Tersedia di Mal Pelayanan Publik

    cirebontrust.id – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertamanan dan Pemakaman turut berpartisipasi mengisi stan di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Wanita, Kota Cirebon.

    Mal Pelayanan Publik merupakan wadah terpadu bagi masyarakat yang membutuhkan berbagai layanan pemerintahan Kota Cirebon, termasuk layanan dari UPT Pertamanan dan Pemakaman.

    Masyarakat yang ingin membuat surat petak makam baru atau memperpanjang surat petak makam lama kini dapat langsung mendatangi stan DPRKP di MPP.

    “Silakan bagi masyarakat yang ingin membuat surat berkaitan dengan pemakaman milik Pemerintah Kota Cirebon bisa datang langsung ke Mal Pelayanan Publik,” ujar Rismaya, perwakilan UPT Pertamanan dan Pemakaman, kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).

    Selain pelayanan yang berhubungan dengan pertamanan dan pemakaman, stan DPRKP juga melayani kebutuhan masyarakat terkait perumahan rakyat dan kawasan permukiman.

    “Kami juga menyediakan layanan informasi yang berkaitan dengan instansi kami. Petugas di lokasi akan menjelaskan tugas pokok dan fungsi DPRKP,” tambahnya.

    Kehadiran Mal Pelayanan Publik diharapkan menjadi solusi inovatif untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu lokasi. Dengan sistem yang terhubung secara digital dan administratif, masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah tempat untuk mengurus berbagai dokumen layanan pemerintahan. (Haris)

  • Makan Bergizi Gratis, Langkah Pemerintah Perangi Stunting dan Malnutrisi

    Makan Bergizi Gratis, Langkah Pemerintah Perangi Stunting dan Malnutrisi

    cirebontrust.id -;Pemerintah, melalui Komisi IX DPR RI, terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan gizi masyarakat lewat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program itu menjadi langkah nyata untuk menekan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia.

    Sosialisasi program MBG dengan tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” digelar di Aula Kantor Kelurahan Pulau, Bangkinang, Rabu (6/8/2025).

    Kegiatan itu bertujuan menambah wawasan masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat sejak dini.

    Acara dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Sahidin; Tenaga Ahli Bidang Keuangan sekaligus Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Beny Sudarmaji; Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Yasmien Nuur Ditrie melalui Zoom; serta Lurah Pulau, Suriati.

    Dalam sambutannya, Sahidin menekankan bahwa program MBG adalah strategi nasional untuk mencetak generasi emas Indonesia.

    “Tugas Komisi IX DPR RI adalah mengawal pelaksanaan program ini agar benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Program MBG membutuhkan sinergi antara pusat dan daerah. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif dalam pengawasan dan edukasi lingkungan sekitar,” ujar Sahidin.

    Kepala BGN, Beny Sudarmaji, menegaskan bahwa MBG merupakan program prioritas nasional yang menyasar anak-anak usia PAUD hingga SD.

    “Pelaksanaan MBG tidak sekadar memberikan makanan gratis, tetapi memastikan makanan bernutrisi, sehat, dan sesuai standar gizi nasional. Kami juga menyiapkan sistem kontrol, pelatihan pelaksana lapangan, dan pemantauan berkelanjutan untuk menjamin kualitas program,” papar Beny.

    Ia menambahkan, program MBG juga didesain untuk melibatkan petani, UMKM, dan penyedia pangan lokal sebagai pemasok bahan baku. “Dengan begitu, ada dampak ekonomi langsung di masyarakat,” katanya.

    Sementara itu, Yasmien Nuur Ditrie menekankan pentingnya literasi gizi sebagai kunci keberhasilan program.

    “Program MBG melibatkan banyak pihak, mulai dari pelaksana lapangan, tenaga kesehatan, kependidikan, pemerintah, orang tua, hingga petani lokal. Dampaknya tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan gizi anak sekitar 20–30 persen kebutuhan kalori harian, tetapi juga pertumbuhan ekonomi daerah dan kebiasaan makan sehat jangka panjang,” jelas Yasmien.

    Menurutnya, peran orang tua juga sangat penting. Kebiasaan makan sehat, edukasi melalui contoh, serta melibatkan anak dalam menyiapkan makanan adalah strategi besar MBG untuk membentuk generasi sehat, cerdas, dan mandiri.

    Lurah Pulau, Suriati, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program tersebut.

    “Saya berharap sosialisasi MBG dapat menambah pengetahuan masyarakat dan mampu disebarkan ke lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

    Sosialisasi MBG di Bangkinang menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi sejak dini sekaligus mempererat sinergi lintas sektor.

    Diharapkan, program itu dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi anak-anak Indonesia. (Haris)

  • Lanal Cirebon Pastikan Seleksi Prajurit TNI AL Gratis dan Transparan

    Lanal Cirebon Pastikan Seleksi Prajurit TNI AL Gratis dan Transparan

    cirebontrust.id – Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Cirebon Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr. Opsla memimpin penandatanganan Pakta Integritas Tim Werving Penerimaan Calon Bintara (Caba) PK Pria/Wanita dan Calon Tamtama (Cata) PK Gelombang II Tahun 2025 Sub Panda Lanal Cirebon.

    Kegiatan itu berlangsung di Lapangan Bola Sarwajala, Kompleks TNI AL Tubono, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Kamis (7/8/2025).

    Penandatanganan Pakta Integritas itu bertujuan mencegah praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) selama proses seleksi penerimaan calon prajurit TNI AL. Melalui langkah itu, diharapkan proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel sesuai aturan yang berlaku.

    “Atas nama pimpinan TNI AL, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan, minat, dan semangat para peserta yang telah mendaftar sebagai calon prajurit TNI AL. Proses menjadi prajurit TNI AL tidak dipungut biaya apa pun, mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga pendidikan,” ujar Faisal.

    Ia menegaskan, apabila ada oknum militer atau sipil yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang atau materi lain, hal itu patut dicurigai sebagai penipuan.

    “Bila hal itu terjadi, catat nama, identitas, alamat, serta ciri-ciri oknum tersebut. Jangan ragu melapor ke Lembaga Penyedia Tenaga Angkatan Laut (Lapetal) di nomor telepon/faks 0341-451484 atau ke instansi TNI AL terdekat,” katanya.

    Faisal juga berpesan kepada seluruh peserta agar menyiapkan diri sebaik mungkin untuk mengikuti seleksi.

    “Yakinlah, yang membuat Anda lulus adalah diri sendiri, bukan orang lain,” tuturnya.

    Acara penandatanganan Pakta Integritas diikuti seluruh Tim Werving Penerimaan serta para calon Bintara PK Pria/Wanita dan calon Tamtama PK Gelombang II Tahun 2025 Sub Panda Lanal Cirebon. (Haris)

  • Program MBG di Bekasi Targetkan Peningkatan Gizi Anak

    Program MBG di Bekasi Targetkan Peningkatan Gizi Anak

    cirebontrust.id – Kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengatasi permasalahan gizi dengan memberikan penguatan asupan bergizi bagi masyarakat.

    Sosialisasi program MBG di Bekasi digelar di Gedung Sartika pada Rabu (6/8/2025) mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta yang antusias menyambut kehadiran program ini.

    Hadir dalam acara tersebut anggota Komisi IX DPR RI Nuroji, Staf Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Adib Al Fikry (melalui Zoom), serta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Jatiasih, Bekasi, Erlinda Matondang.

    “Untuk mengatasi permasalahan gizi di Indonesia dibutuhkan kolaborasi bersama. Mari kita bersinergi dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya di Kota Bekasi,” ujar Nuroji.

    Adib Al Fikry menjelaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik memiliki dampak langsung terhadap kemampuan anak untuk berprestasi dan berkontribusi kepada masyarakat. “Potensi perubahan positif bisa mencapai 20–30 persen kalori harian terpenuhi.

    Misi Makan Bergizi Gratis adalah mendorong perubahan perilaku makan sehat, meningkatkan literasi gizi keluarga dan anak, serta menjadikan gizi sebagai bagian dari budaya sehari-hari,” katanya.

    Ia menambahkan bahwa pemahaman gizi sejak dini penting karena perkembangan otak anak berlangsung pesat pada usia 0–18 tahun.

    “Harapannya, program MBG dapat meningkatkan akses makanan bergizi, pengetahuan gizi, dan pola makan sehat,” tutur Adib.

    Sementara itu, Erlinda Matondang menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menegaskan bahwa pemberian makanan bergizi gratis bertujuan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dalam kandungan hingga usia sekolah.

    “Targetnya tidak hanya mengatasi stunting, tetapi juga membangun sumber daya manusia unggul di masa depan. Penyaluran dilakukan dua kali seminggu dengan melibatkan kader posyandu. Rencana dapur MBG di Kota Bekasi berjumlah 169 unit dengan penerima manfaat 4.000 orang per dapur,” ujarnya.

    “Kelompok usia emas menjadi prioritas penerima manfaat program ini untuk membantu penanganan stunting,” tambah Erlinda. (Haris)

  • Puluhan Ribu Siswa OKU Timur akan Nikmati Makan Bergizi Gratis

    Puluhan Ribu Siswa OKU Timur akan Nikmati Makan Bergizi Gratis

    cirebontrust.id – Warga Desa Mulyo Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, mendapat giliran sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membentuk generasi sehat dan cerdas di Indonesia.

    Sosialisasi bertema Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia ini digelar di Desa Mulyo, Kecamatan Buay Madang, pada Sabtu (2/8/2025). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pola makan dan gaya hidup sehat.

    Hadir dalam acara tersebut anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani, Staf Analisis Madya Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi, anggota DPRD Kabupaten OKU Timur Denci Hesandri, serta Kepala Desa Sukodadi Nana Retmana.

    Dalam sambutannya, Irma Suryani menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

    “Program MBG merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap pentingnya kesejahteraan gizi masyarakat yang terkadang terbatas aksesnya,” ujar Irma.

    Irma menambahkan, program tersebut akan memberi manfaat kepada 60 ribu siswa di OKU Timur. “Ini bagian dari upaya bersama menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas melalui penyediaan makan siang bergizi secara gratis bagi anak usia sekolah,” katanya.

    Menurutnya, terobosan ini bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan investasi masa depan bangsa. “Anak yang sehat hari ini adalah pemimpin bangsa esok hari. Keberhasilan program ini tidak mungkin tercapai tanpa keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat lokal. Kami mengapresiasi dukungan para tokoh masyarakat OKU Timur yang menjadi ujung tombak edukasi bagi warga,” ucap Irma.

    Sementara itu, anggota DPRD OKU Timur Denci Hesandri menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan menyeluruh terkait pelaksanaan MBG di seluruh kecamatan.

    “Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas makanan sesuai standar kesehatan dan kebutuhan gizi siswa. Dengan program MBG, diharapkan kesehatan dan gizi anak meningkat, sehingga proses belajar mengajar berjalan optimal,” kata Denci.

    Ia berharap sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang, pengolahan makanan sehat, serta peran keluarga dan masyarakat dalam membentuk kebiasaan makan sehat pada anak.

    Dengan dukungan semua pihak, program MBG diharapkan mampu menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi, dan mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045. (Haris)

  • Makan Bergizi Gratis Ciptakan SDM Unggul Indonesia

    Makan Bergizi Gratis Ciptakan SDM Unggul Indonesia

    cirebontrust.id – Pemerintah terus menggenjot program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Upaya itu diharapkan mampu menjadi fondasi terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul pada masa mendatang.

    Sosialisasi program MBG digelar di Griya Sejahtera, Gunung Terang, Langkapura, Bandar Lampung, pada Rabu (6/8/2025).

    Kegiatan itu mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” dan dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Putri Zulkifli Hasan, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Ade, anggota DPRD Lampung Ahmad Ali Akmal, serta sejumlah tokoh masyarakat.

    Anggota Komisi IX DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Menurut dia, pemberian gizi yang masif akan menjadi investasi besar bagi bangsa.

    “Program makan bergizi gratis menjadi fondasi kuat dalam melahirkan SDM unggul yang merupakan kunci menuju kesejahteraan dan terbentuknya generasi emas yang berkualitas di masa depan,” ujar Putri.

    Dalam kesempatan yang sama, perwakilan BGN, Ade, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pendirian dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

    “Pendirian SPPG kerap sekali dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Belakangan ini terjadi banyak kasus penipuan mengenai pembuatan dapur SPPG yang mengatasnamakan BGN. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program MBG dapat langsung mencari info atau mendaftar di portal resmi web Badan Gizi Nasional,” kata Ade.

    Setiap dapur MBG nantinya akan dikelola oleh kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh BGN. Kepala SPPG akan bekerja sama dengan ahli gizi dan akuntan untuk memastikan mutu gizi, kebersihan, serta kelancaran distribusi makanan. Satu SPPG diperkirakan menyerap sekitar 45–50 petugas untuk memasak makanan.

    Selain itu, SPPG juga bertanggung jawab dalam mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, hingga penanganan limbah secara ketat di setiap dapur MBG. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas program sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Haris)

  • Program Makanan Bergizi Gratis Perkuat Fondasi SDM Bangsa  ​

    Program Makanan Bergizi Gratis Perkuat Fondasi SDM Bangsa ​

    cirebontrust.id – Komisi IX DPR RI bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program penyediaan makanan bergizi gratis di Desa Rejowinangun, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (6/8/2025).

    Kegiatan itunmerupakan upaya strategis untuk memperkuat fondasi sumber daya manusia (SDM) dan mengatasi persoalan gizi yang masih menjadi tantangan serius, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.

    ​Sosialisasi bertema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat.

    Program makanan bergizi gratis (MBG) yang digagas sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya percepatan penanganan stunting serta peningkatan status gizi nasional secara menyeluruh.

    ​Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, menegaskan bahwa intervensi gizi sejak usia dini adalah fondasi utama dalam membentuk generasi emas Indonesia.

    “Gizi yang cukup dan seimbang bukan hanya soal tumbuh kembang fisik, melainkan berhubungan erat dengan kapasitas intelektual, produktivitas, dan daya saing bangsa. Setiap anak Indonesia berhak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung potensi maksimalnya,” kata Mariana.

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada gotong royong berbagai pihak.

    ​Senada dengan Mariana, Tenaga Ahli SDM dan Madya BGN, Mochamad Halim, menekankan bahwa pemenuhan gizi merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas bangsa.

    “Gizi yang optimal adalah prasyarat mutlak bagi bangsa yang ingin maju. Kita ingin mencetak generasi yang kuat secara fisik, tajam dalam berpikir, dan tangguh menghadapi tantangan global,” ucap Halim.

    ​Halim juga menjelaskan, pihaknya tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan seputar pola makan sehat dan pentingnya keberagaman pangan.

    Secara khusus, ia menyoroti sistem pendaftaran Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hanya dapat dilakukan melalui situs resmi BGN.

    ​”Kami ingin memastikan bahwa setiap dapur yang tergabung adalah mitra terpercaya yang memenuhi standar keamanan pangan dan etika pelayanan. Kami menolak segala bentuk praktik tidak resmi. Jika ada yang mengaku sebagai perantara atau meminta imbalan dalam pendaftaran Dapur SPPG, masyarakat diminta segera melaporkan. Transparansi adalah prinsip utama kami,” tegasnya.

    ​Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Tanah Bumbu, Adventina, menyoroti kompleksitas tantangan gizi di Indonesia. Menurutnya, masalah kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan defisiensi mikronutrien saling tumpang tindih sehingga membutuhkan pendekatan terpadu.

    ​”Ketiganya saling bertumpuk dan memerlukan pendekatan terpadu, berbasis data, serta kolaborasi lintas sektor. Edukasi dan akses pangan yang berkualitas harus berjalan beriringan dengan pengawasan distribusi makanan sehat,” papar Adventina.

    ​Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga mutu pangan, terutama di lingkungan pendidikan.

    “Kesehatan anak adalah cerminan kesadaran kolektif. Kualitas gizi bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” ucapnya.

    ​Program itu membuktikan, kolaborasi antara lembaga legislatif, pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat, dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong perubahan. Langkah ini bukan sekadar aksi sosial sesaat, melainkan langkah nyata menuju pembentukan budaya hidup sehat demi terwujudnya Generasi Emas 2045: sehat, cerdas, dan siap bersaing di panggung dunia. (Haris)

  • Pemkab Majalengka Perbaiki Fasilitas Belajar Lewat Bantuan Meubelair Sekolah

    Pemkab Majalengka Perbaiki Fasilitas Belajar Lewat Bantuan Meubelair Sekolah

    cirebontrust.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Majalengka menyalurkan bantuan meubelair sekolah Majalengka berupa 28 set meja dan kursi untuk SDN Trajaya III, Desa Palasah, Kecamatan Palasah, Selasa (5/8/2025).

    Bantuan itu bertujuan meningkatkan kenyamanan kegiatan belajar mengajar di sekolah yang sebelumnya mengalami kekurangan sarana dan prasarana.

    Bantuan meubelair tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, bersama Ketua Baznas Majalengka, Agus Asri, kepada Kepala SDN Trajaya III, Iing Daiing.

    Acara penyerahan disaksikan Kepala Dinas Pendidikan, Asisten Daerah I, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perangkat desa, dan warga setempat.

    Bupati Eman Suherman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperbaiki fasilitas pendidikan demi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.

    “Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kami akan terus mendorong sinergi antara pemerintah, Baznas, dunia pendidikan, dan sektor swasta untuk menciptakan generasi unggul yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya.

    Eman juga mengajak seluruh masyarakat Majalengka untuk terlibat aktif dalam pembangunan pendidikan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur fisik seperti meubelair harus diiringi dengan pembinaan karakter, moral, dan semangat belajar para siswa.

    Sementara itu, Ketua Baznas Majalengka, Agus Asri, menjelaskan bahwa bantuan meubelair ini merupakan bagian dari program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli), sebuah gerakan pendidikan berbasis sosial.

    “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, terutama para siswa, orang tua, guru, dan masyarakat yang memberikan infak serta sedekahnya. Ini bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama,” kata Agus.

    Program SIGAP menghimpun infak dan sedekah dari siswa dan sekolah lain untuk disalurkan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan fasilitas belajar.

    Penyaluran bantuan meubelair sekolah Majalengka ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. (Abduh)