Bulan: Agustus 2025

  • KAI Periksa Lintas Bangoduwa–Arjawinangun Demi Tingkatkan Keselamatan

    KAI Periksa Lintas Bangoduwa–Arjawinangun Demi Tingkatkan Keselamatan

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon melakukan pemeriksaan jalur kereta api secara berjalan kaki dari Stasiun Bangoduwa menuju Stasiun Arjawinangun, Selasa (13/8/2025).

    Kegiatan itu menjadi langkah preventif untuk meminimalkan potensi bahaya dan memastikan operasional perjalanan kereta api tetap aman, andal, serta berkelanjutan.

    Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, mengatakan pemeriksaan lintas ini bertujuan mengidentifikasi risiko secara langsung dan memastikan seluruh infrastruktur pendukung dalam kondisi prima.

    “Kami ingin memastikan setiap perjalanan pelanggan berlangsung selamat, aman, dan andal sebagai wujud komitmen KAI untuk menghadirkan transportasi yang lebih cepat dan ramah lingkungan,” ujarnya.

    Dalam pemeriksaan tersebut, jajaran manajemen meninjau jalur rel, sistem persinyalan, fasilitas perlintasan sebidang (JPL), kebersihan stasiun, depo gerbong, resort jalan rel (JJ), resort persinyalan dan telekomunikasi (Sintel), serta kesiapan sumber daya manusia di titik-titik yang dilalui.

    Arie menjelaskan, KAI juga terus melakukan pembaruan pada berbagai aspek prasarana, mulai dari peremajaan rel, modernisasi wesel, pembaruan sistem sinyal, hingga penerapan teknologi digital yang menggantikan metode manual.

    “Kami memastikan seluruh proses perawatan mengikuti pedoman teknis resmi regulator sehingga kegiatan di lapangan seragam, efisien, dan akuntabel,” kata Arie.

    Ia menegaskan, pemeriksaan rutin ini diharapkan mampu menjaga keandalan jalur dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. “Bisnis transportasi pada hakikatnya adalah bisnis keselamatan dan pelayanan.

    KAI berkomitmen untuk terus bersiaga, melakukan perawatan, dan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api di seluruh area kerja KAI senantiasa lancar dan selamat,” tutupnya. (Haris)

  • KH Farid NZ Ajak Masyarakat dan Aparat Bersinergi Jaga Keamanan

    KH Farid NZ Ajak Masyarakat dan Aparat Bersinergi Jaga Keamanan

    cirebontrust.id – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khiyaroh Buntet, Kabupaten Cirebon, KH Moh. Farid NZ, mengajak masyarakat untuk terus menjalin sinergi dengan aparat keamanan, khususnya TNI dan Polri, demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

    Menurutnya, hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana aman dan kondusif.

    “Aparat tanpa informasi dan kerja sama dari masyarakat juga tidak ada artinya. Begitu pula masyarakat tanpa aparat akan timpang,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).

    Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, ia menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga situasi agar tetap kondusif.

    “Tanggal 17 Agustus adalah hari yang sakral, momen kelahiran bangsa Indonesia. Kita semua harus memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat,” tegasnya.

    KH Moh. Farid NZ berharap kebersamaan antara masyarakat, TNI, dan Polri dapat terus terjaga demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Mudah-mudahan kita semua tetap rukun dan bersinergi untuk menjaga NKRI,” tuturnya. (Haris)

  • Rinna Suryanti Tanggapi Keluhan Warga soal Kesehatan dan Infrastruktur

    Rinna Suryanti Tanggapi Keluhan Warga soal Kesehatan dan Infrastruktur

    cirebontrust.id – Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti, menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang I 2024–2025 di dua lokasi berbeda, yakni RW 03 Kesenden, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, dan RW 08 Pulasaren, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan.

    Di RW 03 Kesenden, mayoritas warga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, penanganan sampah, pendidikan, hingga program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

    “Infrastruktur bapermkam kami masih kurang layak, sehingga agak terhambat soal pelayanan,” ujar Sukarno, salah satu warga.

    Sementara itu, di RW 08 Pulasaren, warga mengeluhkan persoalan BPJS Kesehatan, pendidikan, serta keterbatasan sarana dan prasarana olahraga.

    “Masih ada sekolah yang menahan dokumen PIP di salah satu SMK di Kota Cirebon,” ungkap Bowo, warga setempat, Kamis (14/8/2025).

    Menanggapi hal tersebut, Rinna Suryanti menegaskan akan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di DPRD.

    “Setiap masyarakat menjadi prioritas kami untuk diperjuangkan agar kebijakan pemerintah daerah benar-benar berpihak kepada rakyat,” ucapnya.

    Khusus mengenai BPJS Kesehatan, Rinna yang akrab disapa Teh Rinna, mendorong Pemerintah Kota Cirebon mencari solusi agar warga penerima bantuan iuran (PBI) yang sebelumnya terdaftar di APBN tetap mendapatkan jaminan melalui PBI APBD.

    “Aspirasi masyarakat ini akan saya bawa ke pembahasan di DPRD agar mendapatkan perhatian dan realisasi dari pemerintah daerah,” pungkasnya. (Haris)

  • Wali Kota Cirebon Dampingi Agung Supirno Serap Aspirasi Warga Penggung

    Wali Kota Cirebon Dampingi Agung Supirno Serap Aspirasi Warga Penggung

    cirebontrust.id – Anggota DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno SH, menggelar reses di Yayasan Muawanah, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Rabu (13/8/2025) malam.

    Reses itu menjadi istimewa karena dihadiri langsung Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang berinteraksi dengan ratusan warga setempat.

    Agung menyampaikan, tujuan reses adalah menyerap aspirasi dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi.

    “Pak Wali pernah ke Yayasan Muawanah saat kampanye. Sekarang, beliau sudah menjabat sebagai Wali Kota Cirebon,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

    Berbagai usulan warga mengemuka, mulai dari perbaikan infrastruktur, penataan lingkungan, peningkatan fasilitas umum, hingga penguatan program pemberdayaan masyarakat.

    Agung menegaskan, seluruh aspirasi akan menjadi pokok pikirannya di DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

    “Reses ini adalah momen penting untuk memastikan kebutuhan warga benar-benar terdengar dan menjadi prioritas pembangunan,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Cirebon itu.

    Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Ia menekankan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan DPRD untuk menindaklanjuti usulan masyarakat sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.

    “Kita akan melihat bersama, mana yang bisa segera ditangani dan mana yang masuk perencanaan tahun depan,” ucapnya.

    Pada kesempatan itu, Effendi Edo juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan rutin melakukan kerja bakti.

    Warga yang hadir mengaku senang dapat menyampaikan keluhan dan harapan secara langsung di hadapan wakil rakyat dan kepala daerah, serta berharap semua aspirasi dapat terwujud demi kemajuan Harjamukti dan kesejahteraan masyarakatnya. (Haris)

  • Erry Yudistira Dorong Realisasi Pembagunan Rutilahu dan PAUD di Kalijaga

    Erry Yudistira Dorong Realisasi Pembagunan Rutilahu dan PAUD di Kalijaga

     

    cirebontrust.id -/nggota DPRD Kota Cirebon, Erry Yudistira Ramadhan, mendengarkan langsung aspirasi warga RW 14 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, dalam reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024/2025.

    Kegiatam yang berlangsung di Balai Pertemuan Masyarakat (Bapermas) itu dihadiri puluhan warga yang menyampaikan berbagai usulan, mulai dari program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), perbaikan infrastruktur, hingga pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

    Erry mengungkapkan, Rutilahu menjadi prioritas utama dalam pertemuan tersebut. Sejak 2020 hingga 2024 terdapat sekitar 200 pengajuan Rutilahu dari RW 14 yang seluruhnya belum terealisasi.

    “Sejak dulu warga mengaku belum pernah mendapatkan bantuan Rutilahu. Rencananya akan kami usulkan secara bertahap, karena kalau sekaligus tidak akan cukup dengan alokasi pokok pikiran (pokir),” ujar Erry, Kamis (14/8/2025).

    Ia menegaskan, program itu akan dibahas lebih lanjut di DPRD untuk diperjuangkan agar masuk ke dalam program pemerintah daerah.

    “Tidak semua usulan bisa langsung direalisasikan di tahun yang sama, tetapi dengan pemahaman yang benar, warga bisa lebih efektif mengajukan dan memantau prosesnya,” tambahnya.

    Selain Rutilahu, warga juga mengusulkan pembangunan portal untuk keamanan lingkungan pada malam hari, perbaikan drainase, fasilitas umum, serta taman lingkungan.

    Menurut Erry, usulan tersebut penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

    Mengenai rencana pembangunan PAUD, Erry menekankan pentingnya kepastian status lahan sebelum pelaksanaan.

    “Nanti tim akan menggali informasi lebih detail mengenai PAUD yang disampaikan warga. Kalau lahannya milik RW atau pemerintah kota, bisa kami intervensi dari pokir. Jangan sampai sudah dibangun malah bermasalah di kemudian hari,” katanya.

    Erry memastikan seluruh aspirasi yang terkumpul akan dimasukkan ke dalam usulan APBD pada tahun anggaran berikutnya sesuai skala prioritas.

    “Semua usulan akan kami masukkan, tetapi saya minta kalau sudah dibangun agar dirawat supaya tidak terbengkalai,” tandasnya. (Haris)

  • Kwarcab Pramuka Majalengka Ziarah Makam Tokoh Jelang HUT ke-64

    Kwarcab Pramuka Majalengka Ziarah Makam Tokoh Jelang HUT ke-64

    cirebontrust.id – Menyambut peringatan Hari Pramuka ke-64, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Majalengka menggelar ziarah makam para tokoh Pramuka yang telah wafat, Rabu (13/8/2025).

    Kegiatan itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus mengenang jasa para pejuang Pramuka yang berperan besar membina generasi muda di Majalengka.

    Rombongan ziarah dipimpin Ketua Harian Kwarcab Majalengka, Dr. H. Iman Pramudya Subagja, M.M., didampingi jajaran pengurus Kwarcab, andalan cabang, serta perwakilan kwartir ranting (Kwarran).

    Ziarah dilakukan ke sejumlah makam tokoh Pramuka yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka.

    Dalam sambutannya, Iman menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk penghargaan mendalam terhadap jasa para pendahulu.

    “Tokoh-tokoh Pramuka ini telah mewariskan semangat, dedikasi, dan pengabdian untuk membentuk generasi muda yang berkarakter. Sudah sepatutnya kita mendoakan mereka dan meneladani perjuangannya,” ujar Iman.

    Acara diawali upacara di Makam Girilawungan, dilanjutkan doa bersama, tabur bunga, dan pengiriman doa bagi almarhum-almarhumah yang semasa hidupnya aktif membina, mengembangkan, dan memajukan Gerakan Pramuka di Majalengka.

    Selanjutnya, rombongan dibagi menjadi beberapa tim untuk melanjutkan ziarah ke makam tokoh lainnya.

    Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa hormat, kepedulian, dan kebanggaan anggota Pramuka terhadap sejarah serta tokoh yang telah berjasa.

    Dengan semangat Hari Pramuka ke-64, Kwarcab Majalengka berkomitmen melanjutkan perjuangan mereka membina generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara. (Abduh)

  • KAI Daop 3 Cirebon Kucurkan Rp469 Juta untuk Program TJSL

    KAI Daop 3 Cirebon Kucurkan Rp469 Juta untuk Program TJSL

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp469.038.000 kepada empat penerima di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu, Senin (11/8/2025).

    Bantuan itu merupakan bagian dari Program Bina Lingkungan yang rutin digelar sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan.

    Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan penyaluran ini merupakan kontribusi nyata KAI dalam mendukung pembangunan daerah.

    “Bantuan TJSL ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional, sekaligus mendukung peran BUMN dalam membangun negeri,” ujarnya.

    Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Daop 3 Cirebon dengan rincian, yaitu revitalisasi Taman Kota Cirebon dan pembangunan tugu selamat datang Kota Cirebon senilai Rp200 juta; rehabilitasi Masjid Al-Mizan di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Cirebon senilai Rp 19,038 juta; pembangunan rabat beton di Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon senilai Rp 50 juta; serta pengadaan mesin perontok padi untuk Yayasan Kawan Al-Falah Mulia di Kelurahan Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu senilai Rp200 juta.

    Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, KAI Daop 3 Cirebon telah menyalurkan dana TJSL sebesar Rp 972.838.000 untuk berbagai program sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata kelola. Program itu melibatkan kerja sama dengan BUMN lain, pemerintah daerah, dan komunitas lokal.

    Menurut Muhibbuddin, upaya ini menunjukkan keseriusan KAI dalam melaksanakan tanggung jawab sosial sekaligus mendukung keselamatan perjalanan kereta api.

    “Melalui dana TJSL, kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keselamatan di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang. Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama, agar perjalanan KA tetap aman dan nyaman bagi semua pengguna,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa KAI akan terus melaksanakan program TJSL secara berkelanjutan di wilayah kerjanya.

    “Dedikasi KAI dalam program TJSL tidak hanya diwujudkan lewat penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan program tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tutupnya. (Haris)

  • Ribuan Warga Saksikan Pawai Lampion Pramuka Majalengka

    Ribuan Warga Saksikan Pawai Lampion Pramuka Majalengka

    cirebontrust.id – Ratusan anggota Pramuka dari berbagai gugusdepan di Majalengka memadati jalanan pada Selasa (12/8/2025) malam dalam Pawai Lampion yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Majalengka. Gemerlap cahaya lampion membuat suasana kota berbeda dari malam biasanya.

    Bupati Majalengka yang juga Ketua Kwarcab Majalengka, Kak Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi melepas rombongan peserta dari depan Pendopo Majalengka.

    Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan penuh antusias.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik dan kakak pembina yang sudah mempersiapkan lampion-lampion indah ini, meluangkan waktu, bergotong royong, dan ikut serta dalam pawai malam ini. Semoga semangat kebersamaan dan keceriaan ini semakin mempererat tali persaudaraan di antara kita,” ujar Eman.

    Pawai Lampion menjadi daya tarik masyarakat. Ribuan warga berjejer di sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan beragam bentuk dan kreasi lampion yang mencerminkan kreativitas serta semangat gotong royong anggota Pramuka.

    Kegiatan ini diiringi musik drum band dari Pangkalan MA Putri PUI Majalengka, dengan rute mulai dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Pramuka, Jalan Letkol Abdul Gani, Jalan Babakan Jawa, kembali ke Jalan Ahmad Yani, dan berakhir di Pendopo Majalengka.

    Peserta berasal dari Pramuka Penggalang di wilayah Kota Majalengka serta Pramuka Penegak se-Kabupaten Majalengka.

    Selain memeriahkan rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-64, pawai ini diharapkan menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap gerakan Pramuka, sekaligus memperkuat semangat berkreasi dan persaudaraan.

    Dengan suksesnya Pawai Lampion tahun ini, Kwarcab Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, inspiratif, dan mempererat hubungan antaranggota Pramuka serta masyarakat. (Abduh)

  • Warga Keluhkan Kenaikan PBB Kota Cirebon yang Dinilai Tak Wajar

    Warga Keluhkan Kenaikan PBB Kota Cirebon yang Dinilai Tak Wajar

    cirebontrust.id – Paguyuban Pelangi Kota Cirebon, yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat, kembali menggelar perjuangan menuntut keadilan terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai memberatkan warga.

    Perwakilan Paguyuban Pelangi Kota Cirebon, Hetta M. Latumetten, menegaskan, gerakan itu akan terus dilakukan hingga aspirasi masyarakat benar-benar direspons para pemangku kebijakan.

    Ia membandingkan besarnya kenaikan PBB di Kota Cirebon dengan daerah lain, seperti Kabupaten Pati.

    “Berkaca dari Pati, kenaikan hanya sekitar 250 persen. Di Kota Cirebon bisa hampir 1.000 persen. Kenapa kita tidak bisa seperti Pati? Kami akan berjuang sampai kapan pun. Dari awal tahun 2024 kami sudah bergerak, sampai ke Presiden dan Mendagri, dan itu pun sudah didengar oleh mereka,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

    Hetta menyebutkan, di Kota Cirebon terdapat empat wilayah yang terdampak kenaikan PBB, tetapi perjuangan warga kerap dianggap mewakili hanya “1 persen” suara. Menurutnya, kenyataannya hampir semua daerah mengalami kenaikan signifikan.

    “Kenaikan minimal 100 persen dialami hampir semua warga. Hanya karena nilainya dianggap kecil, 50–100 persen, lalu dibilang tidak berdampak. Tapi ingat, 1 persen bahkan setengah persen pun tetap bagian dari masyarakat Kota Cirebon,” tegasnya.

    Sejak Januari 2024, Paguyuban Pelangi telah menempuh berbagai langkah, mulai dari menyampaikan aspirasi ke DPRD Kota Cirebon, menggelar aksi, hingga audiensi ke pemerintah pusat.

    Namun, perubahan yang dirasakan masyarakat masih minim. Paguyuban Pelangi berharap perjuangan itu mendapat dukungan luas agar suara warga Kota Cirebon lebih didengar.

    Sementara itu, Ketua Harian Paguyuban Masyarakat Cirebon (Pamaci) Kota Cirebon, Adji Priyatna, menegaskan, pihaknya mengutamakan jalur dialog dalam menyikapi persoalan di Kota Cirebon.

    Namun, jika dialog tidak membuahkan hasil, pihaknya siap menggelar aksi pada 11 September 2025.

    “Andai dialog pun tidak ketemu, ya mungkin kami akan melakukan aksi di 11 September 2025. Kami serius,” ujar Adji.

    Menurutnya, perjuangan Pamaci tidak hanya soal penolakan kenaikan PBB, tetapi juga mencakup permasalahan lain, terutama kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cirebon yang dinilai tidak optimal.

    “BUMD sekarang kondisinya tidak sehat semua dan itu yang kami tuntut untuk diperbaiki. Jangan sampai masyarakat dibebani pajak tinggi hanya karena BUMD tidak bisa menghasilkan,” tegasnya.

    Adji menilai, pemerintah daerah perlu melihat persoalan secara menyeluruh, tidak hanya fokus pada kebijakan kenaikan pajak, tetapi juga membenahi sumber pendapatan daerah lain yang selama ini dinilai belum maksimal.

    “Kalau dilihat dari hulu ke hilir, tidak hanya melulu kenaikan PBB, tapi harus ada sumber lain yang menghasilkan. Yang saya lihat, BUMD sangat slow sekali,” tandasnya. (Haris)

  • Bawaslu Majalengka Edukasi Siswa Jadi Pengawas Pemilu

    Bawaslu Majalengka Edukasi Siswa Jadi Pengawas Pemilu

    cirebontrust.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majalengka menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif di SMKN 1 Panyingkiran, Senin (11/8/2025).

    Kegiatan itu diikuti seluruh siswa kelas X hingga XII sebagai bagian dari pendidikan politik sejak dini bagi generasi muda.

    Sosialisasi tersebut bertujuan memperkenalkan tugas dan fungsi Bawaslu kepada para siswa sekaligus mendorong peran aktif mereka sebagai pengawas partisipatif pada setiap tahapan pemilu dan pilkada. Hal ini dinilai penting karena para siswa tersebut akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029 mendatang.

    “Kami ingin siswa-siswi memahami pentingnya menjadi pemilih cerdas—tidak memilih secara asal, tetapi berdasarkan pengetahuan akan rekam jejak dan karakter para calon,” ujar perwakilan Bawaslu Kabupaten Majalengka.

    Bawaslu menekankan bahwa pemilihan Ketua OSIS di sekolah dapat menjadi miniatur proses demokrasi yang sebenarnya. Melalui proses tersebut, siswa diharapkan memahami nilai integritas, transparansi, dan tanggung jawab dalam memilih pemimpin.

    Dalam pemaparan, Bawaslu juga mengulas berbagai potensi pelanggaran pemilu, mulai dari tindak pidana pemilu, pelanggaran administrasi, hingga pelanggaran kode etik.

    Contoh konkret seperti praktik politik uang dan ajakan memilih calon tertentu secara tidak sah turut dibahas agar siswa memiliki wawasan kritis terhadap potensi kecurangan.

    Menurut Bawaslu, pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan lembaga saja mengingat keterbatasan sumber daya manusia. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat, termasuk pelajar, menjadi kunci untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil.

    Di akhir kegiatan, para siswa diajak mengubah pandangan bahwa politik adalah hal yang kotor. Mereka didorong untuk melek politik, berpikir kritis, serta mengelola waktu dan tujuan secara baik sebagai bekal menjadi pemilih dan warga negara yang bertanggung jawab.

    Langkah ini diharapkan menjadi awal strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan inklusif, dimulai dari lingkungan sekolah. (Abduh)