Tag: polres cirebon kota

  • Natal di Kota Cirebon Aman dan Kondusif

    Natal di Kota Cirebon Aman dan Kondusif

    cirebontrust.id – Polres Cirebon Kota memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal 2025 di wilayah hukumnya berjalan aman, lancar, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara terpadu sejak 23 hingga 25 Desember 2025 di seluruh gereja yang menyelenggarakan ibadah Natal di Kota Cirebon.

    Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, aparat kepolisian menurunkan personel gabungan untuk memastikan umat Nasrani dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa gangguan keamanan maupun kelancaran lalu lintas.

    “Alhamdulillah, pelaksanaan pengamanan ibadah saudara-saudara kita umat Nasrani dari tanggal 23 sampai 25 Desember berjalan dengan aman dan lancar. Ini juga berkat doa dan dukungan seluruh masyarakat Cirebon,” ujar Eko saat ditemui di Gereja Santo Yusuf, Kota Cirebon, Kamis (25/12/2025).

    Ia menjelaskan, pada hari terakhir perayaan Natal masih terdapat sekitar 10 gereja yang melaksanakan ibadah pada sore hari. Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar gereja terpantau lancar dan tidak terjadi kepadatan yang berarti.

    “Dari malam hingga siang hari ini, kami melihat tidak ada kepadatan lalu lintas di depan gereja-gereja. Dari sisi keamanan juga sangat terbantu dengan sinergi berbagai pihak,” katanya.

    Pengamanan Natal tidak hanya melibatkan personel Polri, tetapi juga didukung unsur TNI, Brimob, serta berbagai organisasi kemasyarakatan, seperti Banser, Macan Ali, dan Pemuda Batak. Kolaborasi lintas elemen tersebut dinilai menjadi cerminan kuatnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Cirebon.

    “Ini adalah gotong royong bersama dalam menjaga keamanan. Sebuah wujud toleransi yang luar biasa, sejalan dengan nilai-nilai luhur Kota Cirebon sejak zaman para pendiri yang menjunjung tinggi kerukunan umat beragama,” ungkapnya.

    Kapolres menambahkan, pengamanan kegiatan keagamaan masih akan terus dilakukan beberapa hari ke depan karena masih ada gereja yang melaksanakan ibadah lanjutan. Selain itu, Polres Cirebon Kota mulai mengalihkan fokus pengamanan ke sejumlah titik keramaian menjelang libur Tahun Baru 2026.

    “Kami juga fokus pengamanan malam Tahun Baru hingga pasca-Tahun Baru, tanggal 1 dan 2 Januari 2026. Ini karena libur sekolah, sehingga tempat wisata alam, wisata kuliner, dan pusat perbelanjaan menjadi tujuan utama masyarakat, baik dari Cirebon maupun luar daerah,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Eko mengimbau masyarakat agar merayakan pergantian tahun dengan mengedepankan keselamatan serta empati terhadap sesama, mengingat masih adanya daerah yang dilanda bencana alam.

    “Kami mengajak masyarakat tidak berfoya-foya dalam merayakan Tahun Baru. Masih banyak saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana, baik di Aceh, Padang, Sumatera Utara, maupun di beberapa wilayah Cirebon yang terdampak banjir,” ujarnya.

    Sebagai bentuk empati dan upaya menjaga keamanan, Polres Cirebon Kota juga tidak mengeluarkan rekomendasi penggunaan kembang api pada malam pergantian Tahun Baru.

    “Mari kita isi malam Tahun Baru dengan kegiatan positif dan doa bersama. Kami juga mengimbau masyarakat yang bepergian agar selalu mengutamakan keselamatan,” kata Eko. (Haris)

  • Aksi Kejar-kejaran Berakhir, Resmob Polres Ciko Amankan Begal di Pengarengan

    Aksi Kejar-kejaran Berakhir, Resmob Polres Ciko Amankan Begal di Pengarengan

    cirebontrust.id – Unit Reserse Mobil (Resmob) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota meringkus seorang pemuda berinisial AF (23), terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang kerap meresahkan pengguna jalan.

    Penangkapan tersebut dilakukan di Blok Cipati, Desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (21/12/2025) dini hari sekitar pukul 03.40 WIB.

    ​Peristiwa itu bermula dari laporan seorang pelajar berinisial MRA (18), warga Desa Kertasari, Kecamatan Weru. Saat kejadian, korban tengah melintas di Jalan Yos Sudarso, tepat di depan Gereja Santo Yusuf, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

    Korban yang baru saja pulang dari kawasan Kasepuhan berboncengan dengan rekannya tiba-tiba dipepet oleh dua orang pria yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria 150 dari arah belakang.

    ​Secara cepat, salah satu pelaku merampas telepon seluler milik korban yang disimpan di saku belakang celana. Usai melancarkan aksinya, para pelaku langsung memacu kendaraan mereka melarikan diri ke arah perempatan Gedung BAT (Britisch American Tobacco).

    Mendapati laporan tersebut, Unit Resmob di bawah pimpinan Iptu Deny Arisandy segera melakukan penyelidikan intensif dan pengejaran berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

    ​Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana, mengungkapkan, dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa unit telepon genggam milik korban dan sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AF mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa ia tidak bekerja sendirian.

    ​”Terduga pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut bersama seorang rekannya yang saat ini masih dalam pencarian petugas atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar AKP Adam Gana dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).

    ​Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk melacak keberadaan rekan pelaku serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut.

    Atas tindakannya, AF dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat berkendara pada dini hari di lokasi yang minim penerangan.

    ​Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan,.penindakan tegas itu merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kriminal yang terjadi di lapangan.

    ​“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menjadi korban atau melihat tindak pidana, agar dapat segera ditindaklanjuti,” tuturnya. (Haris)

  • Operasi Nataru Lodaya, Polres Cirebon Kota Antisipasi Kriminalitas hingga Bencana

    Operasi Nataru Lodaya, Polres Cirebon Kota Antisipasi Kriminalitas hingga Bencana

    cirebontrust.id – Kepolisian Resor Cirebon Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) Lodaya 2025–2026 di halaman Mapolres Cirebon Kota, Jumat (19/12/2025).

    Apel tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kota Cirebon.

    Apel diikuti unsur TNI, Pemerintah Daerah Kota Cirebon, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Kegiatan itu menjadi bagian dari langkah awal pengamanan Nataru agar seluruh rangkaian ibadah, mobilitas masyarakat, dan aktivitas publik berjalan aman, tertib, dan lancar.

    Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, sebelum apel pihaknya telah menggelar rapat lintas sektoral guna menyamakan persepsi dan menyusun strategi pengamanan secara komprehensif. Pada Operasi Nataru tahun ini, Polres Cirebon Kota memberikan perhatian khusus terhadap potensi bencana alam.

    “Selain fokus pada pengamanan kriminalitas, lalu lintas, serta kegiatan ibadah saudara-saudara kita umat Nasrani, pada Operasi Nataru 2025–2026 ini terdapat satu poin tambahan yang menjadi atensi kami, yaitu potensi bencana alam,” ujar Eko.

    Ia menjelaskan, sebanyak 450 personel disiagakan dalam operasi ini. Personel tersebut diperkuat oleh unsur gabungan dari TNI, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta organisasi kemasyarakatan.

    Untuk mendukung pengamanan, Polres Cirebon Kota juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang ditempatkan di titik-titik strategis. Pos tersebut berada di stasiun kereta api, terminal bus, pos terpadu GTC, serta lokasi rawan kemacetan, kawasan wisata, dan pusat keramaian masyarakat.

    Dalam pengamanan lalu lintas, Polres Cirebon Kota akan melakukan langkah preventif terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk konvoi kendaraan dengan knalpot bising maupun rombongan dari luar daerah.

    “Terkait pengamanan lalu lintas, kami akan melakukan penyekatan terhadap hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Jika dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, akan kami putar balik,” kata Eko.

    Meski demikian, ia menegaskan bahwa penutupan jalan dilakukan secara kondisional. Aparat akan mengutamakan kelancaran arus lalu lintas agar tidak memicu kemacetan di titik lain.

    “Kami tidak ingin memindahkan kemacetan ke lokasi yang berbeda. Selama masih memungkinkan, arus lalu lintas akan tetap dibuat mengalir,” ujarnya.

    Terkait antisipasi bencana alam, Eko menyebut sejumlah wilayah di Kota Cirebon merupakan daerah rawan banjir dan genangan air.

    Oleh karena itu, Polres Cirebon Kota bersama Pemerintah Kota Cirebon dan instansi terkait telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi-lokasi yang sebelumnya terdampak banjir.

    “Kami sudah menyiapkan personel dari TNI-Polri dan BPBD untuk antisipasi bencana. Bahkan saat apel lintas sektoral kemarin, kami juga mengajak rekan-rekan BGN untuk kesiapan dapur darurat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” pungkasnya. (Haris)

  • Konvoi Bawa Celurit, Tiga Remaja Diamankan Polisi

    Konvoi Bawa Celurit, Tiga Remaja Diamankan Polisi

    cirebontrust.id – Polsek Kesambi mengamankan tiga remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dengan membawa senjata tajam di kawasan Jalan Brigjen Darsono Bypass, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Kamis (18/12/2025) sore.

    Ketiganya diamankan setelah aktivitas mereka meresahkan warga yang mencurigai adanya upaya mencari lawan dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor.

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Warga mencurigai sekelompok remaja yang melakukan rolling atau konvoi sepeda motor di jalur padat lalu lintas. Kecurigaan itu muncul karena gerak-gerik para remaja dinilai tidak wajar dan diduga membawa senjata tajam.

    Kapolsek Kesambi Iptu Suganda, menjelaskan bahwa kelompok remaja tersebut diduga berasal dari wilayah Kedawung, Kabupaten Cirebon. Mereka bergerak dari arah Terminal Harjamukti menuju kawasan Living Plaza Kota Cirebon.

    “Sekira pukul 16.30 WIB, kelompok remaja tersebut melakukan rolling sambil berkonvoi menggunakan sepeda motor. Warga kemudian meneriaki mereka karena dicurigai membawa senjata tajam,” ujar Suganda saat dikonfirmasi, Kamis.

    Setelah diteriaki warga, para remaja tersebut berhasil diamankan oleh masyarakat setempat dengan bantuan anggota Brimob yang kebetulan berada di lokasi. Upaya cepat tersebut dinilai mampu mencegah potensi terjadinya bentrokan antar kelompok remaja.

    Mendapatkan laporan dari warga, Pawas Kanit Intelkam Polsek Kesambi Iptu Agus Budiarto, bersama personel piket siaga yang sedang melaksanakan patroli, segera mendatangi lokasi untuk mengamankan para remaja beserta barang bukti.

    Tiga remaja yang diamankan masing-masing berinisial F.N. (16), warga Kampung Cidengjaya, Kabupaten Cirebon; R.A.S. (19), warga Kampung Cidengjaya, Kabupaten Cirebon; serta A.F.R. (16), warga Desa Kalikoa, Kabupaten Cirebon.

    Dalam pengamanan tersebut, polisi turut menyita satu unit sepeda motor serta satu bilah senjata tajam jenis celurit panjang yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.

    Selanjutnya, ketiga remaja tersebut diserahkan ke Polres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    Mengingat sebagian yang diamankan masih berstatus anak di bawah umur, proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan pembinaan serta melibatkan pihak keluarga dan sekolah.

    Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada jam rawan sore hingga malam hari.

    “Peran keluarga sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam pergaulan negatif yang dapat membahayakan diri sendiri maupun masa depan mereka,” kata Aris. (Haris)

  • Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Kedungpane

    Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Kedungpane

    cirebontrust.id – Warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang hanyut di aliran Sungai Kedungpane, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

    Jajaran Polres Cirebon Kota bersama Polsek Kedawung dan Unit Inafis bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian.

    Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, mengatakan, laporan awal diterima dari perangkat desa setempat setelah warga menemukan kejanggalan di aliran sungai.

    Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung menuju tempat kejadian perkara untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pengamanan awal.

    “Begitu menerima laporan dari perangkat desa, kami langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan awal,” ujar Ahmad Nasori kepada wartawan.

    Ia menjelaskan, penemuan mayat tersebut bermula saat seorang warga bernama Syarif alias Ayip (35), pedagang asal Blok Silorog, Desa Kedungjaya, hendak memancing di Sungai Kedungpane.

    Saksi melihat banyak lalat mengerumuni sebuah gundukan di tengah aliran sungai yang kemudian menimbulkan kecurigaan.

    “Setelah didekati, saksi melihat sesosok tubuh manusia dalam kondisi tidak bergerak dan diduga sudah meninggal dunia,” kata Ahmad Nasori.

    Syarif kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa setempat. Laporan diterima oleh Muhammad Sakti (25), perangkat desa sekaligus mandor Desa Kedungjaya, yang saat itu berada di kantor desa. Ia langsung menghubungi Polsek Kedawung agar dilakukan penanganan lebih lanjut.

    Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan area, menghimpun keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis dan instansi terkait untuk proses evakuasi jenazah sesuai prosedur.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 50 tahun. Hingga saat ini, polisi belum menemukan identitas pada tubuh korban.

    “Jenazah selanjutnya kami evakuasi ke RS Gunung Jati Cirebon untuk pemeriksaan lebih lanjut guna kepentingan identifikasi dan penyelidikan,” ujar Kapolsek Kedawung.

    Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor kepada pihak kepolisian.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dan memiliki ciri-ciri yang mengarah pada korban agar segera berkoordinasi dengan Polsek Kedawung atau Polres Cirebon Kota untuk mempercepat proses identifikasi,” kata Aris Hermanto.

    Polres Cirebon Kota memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, dan humanis guna menjaga ketertiban serta rasa aman di tengah masyarakat. (Haris)

  • Toyota Rush Terguling di Pelandakan, Diduga Sopir Mengantuk

    Toyota Rush Terguling di Pelandakan, Diduga Sopir Mengantuk

    cirebontrust.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Pelandakan, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (15/12/2025) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu melibatkan satu unit mobil Toyota Rush yang terguling setelah keluar jalur dan menabrak pot tanaman di trotoar jalan.

    Mobil Toyota Rush bernomor polisi E-18XX-LS tersebut dikemudikan oleh S (43), yang saat itu melaju dari arah Kota Cirebon menuju Kecamatan Sumber. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga menghantam pot tanaman di sisi jalan dan terguling di badan jalan.

    Akibat benturan tersebut, mobil mengalami kerusakan pada sejumlah bagian bodi. Meski demikian, pengemudi berhasil selamat dan tidak mengalami luka. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut.

    Mendapatkan laporan dari warga, Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota langsung menuju lokasi kejadian. Petugas dengan cepat melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengaturan arus lalu lintas, serta penanganan awal guna mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan.

    Petugas juga melakukan olah TKP dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta keterangan saksi, kecelakaan diduga disebabkan faktor manusia, yakni pengemudi kurang konsentrasi akibat mengantuk saat berkendara.

    Hasil pengecekan di lokasi menunjukkan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan dilengkapi surat-surat kendaraan yang sah. Sementara itu, kondisi jalan terpantau baik, dengan kontur lurus, marka jalan jelas, serta pencahayaan yang memadai.

    Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga kini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut ditangani Unit Gakkum Sat Lantas Polres Cirebon Kota sesuai dengan prosedur yang berlaku.

    Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto, mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara.

    “Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya berhenti sejenak dan beristirahat, karena keselamatan di jalan adalah yang utama,” ujarnya. (Haris)

  • Pemancing Meninggal di Pelabuhan Kejawanan

    Pemancing Meninggal di Pelabuhan Kejawanan

    cirebontrust.id – Polres Cirebon Kota bersama Polsek Kawasan Pelabuhan Cirebon (KPC) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peristiwa seorang pemancing yang meninggal dunia di kawasan Jongor Merah Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Kota Cirebon, Minggu (14/12/2025) pagi.

    Laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 06.00 WIB. Informasi tersebut menyebutkan adanya seorang pemancing yang terjatuh dan tidak sadarkan diri saat beraktivitas di area pelabuhan.

    Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polsek KPC yang dipimpin langsung oleh Kapolsek KPC segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian.

    Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi, korban diketahui berinisial I.S. (46), seorang buruh harian lepas yang merupakan warga Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

    Korban diketahui berangkat memancing bersama rekannya sejak Sabtu malam dan berada di area Jongor Merah Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan sebelum peristiwa terjadi.

    Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk petugas kesehatan, untuk memastikan kondisi korban.

    Selain itu, polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi guna memperoleh gambaran awal mengenai peristiwa yang dialami korban sebelum dinyatakan meninggal dunia.

    Dalam proses penanganan tersebut, personel Polres Cirebon Kota dan Polsek KPC melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Polisi juga memastikan seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai dengan prosedur, termasuk proses evakuasi jenazah dari lokasi yang cukup sulit dijangkau.

    Sekitar pukul 09.00 WIB, jenazah korban berhasil dievakuasi menggunakan perahu karet dan kapal milik Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Cirebon Kota.

    Setelah proses evakuasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. Keluarga korban menyatakan menolak dilakukan visum dan memilih untuk segera mengurus pemakaman.

    Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengatakan, kecepatan respons menjadi komitmen utama kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keselamatan jiwa.

    “Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polres Cirebon Kota dan Polsek KPC langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan, pengamanan, serta evakuasi secara cepat dan terkoordinasi, sehingga kejadian dapat ditangani dengan baik dan keluarga korban memperoleh kepastian,” ujarnya.

    Selain melakukan penanganan di lapangan, kepolisian juga memberikan pendampingan secara humanis kepada keluarga korban agar seluruh proses berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar pelabuhan. (Haris)

  • Komplotan Ganjal ATM Beraksi di Cirebon, Empat Pelaku Ditangkap

    Komplotan Ganjal ATM Beraksi di Cirebon, Empat Pelaku Ditangkap

    cirebontrust.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota berhasil membongkar jaringan pelaku kejahatan spesialis ganjal ATM yang beroperasi lintas provinsi.

    Empat pelaku ditangkap setelah beraksi di sebuah SPBU di Jalan Brigjen Dharsono (Bypass), Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Rabu (10/12/2025), sekitar pukul 09.26 WIB.

    Para pelaku yang diamankan yakni M. Dalimi Andriyansyah (51), warga Lampung Selatan; Arief Hidayat (30), warga Tangerang, Banten; Aang Pratama (48), warga Bandar Lampung; dan Muhammad Ferdiansyah (21), warga Tangerang.

    Sementara, satu pelaku lainnya berinisial E (Elis), warga Lampung Selatan, masih buron dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) Polres Cirebon Kota.

    Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menjelaskan, para pelaku ditangkap setelah dilakukan pengejaran intensif oleh Tim Buser Satreskrim. Penangkapan dilakukan di sebuah vila di kawasan Lembang, Bandung, sekitar pukul 05.30 WIB.

    “Barang bukti yang kami amankan antara lain kartu ATM milik korban, potongan gergaji pipa, dua unit mobil masing-masing Toyota Avanza dan Mitsubishi Expander, serta sejumlah barang bukti pendukung lainnya,” ujar AKBP Eko Iskandar, didampingi Kasat Reskrim AKP Adam Gana dan Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto.

    Keempat tersangka kini dijerat dengan Pasal 366 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif dan terus memburu satu pelaku yang belum tertangkap.

    Dalam menjalankan aksinya, Dalimi berperan sebagai eksekutor dengan cara memasukkan potongan lidi korek api ke dalam slot mesin ATM yang sebelumnya telah diganjal menggunakan potongan gergaji pipa.

    Ketika korban, Syaiful Bahrul (66), warga Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, kesulitan memasukkan kartu ATM miliknya, Dalimi berpura-pura menawarkan bantuan.

    Pada saat itu, Dalimi dengan cepat menukar kartu milik korban dengan kartu lain yang telah dimodifikasi agar dapat masuk ke mesin ATM. Sementara dua pelaku lainnya, termasuk DPO Elis dan Arief, berpura-pura ikut mengantre untuk mengintip nomor PIN yang dimasukkan korban.

    Polisi mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat bertransaksi di mesin ATM, terutama jika ada orang asing yang menawarkan bantuan.

    “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya pada orang yang tidak dikenal di sekitar mesin ATM,” kata AKBP Eko. (Haris)

  • Ditinggal Sebentar, Motor Raib Digondol Maling

    Ditinggal Sebentar, Motor Raib Digondol Maling

    cirebontrust.id – Aksi pencurian sepeda motor terjadi pada Minggu siang (7/12/2025) sekitar pukul 11.30 WIB di Jalan Pangeran Drajat, tepat di depan SMA Windu Wacana, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

    Seorang pria berinisial F memanfaatkan kelengahan pemilik sepeda motor yang meninggalkan kendaraannya dalam keadaan kunci masih menempel. Situasi berubah cepat ketika pemilik motor melihat kendaraannya dibawa kabur, sehingga terjadi pengejaran yang menarik perhatian warga sekitar.

    Korban, Memet Syahrul, warga Kelurahan Drajat, memarkir sepeda motor Honda Beat Street berwarna silver dengan pelat nomor E 4707 DJ di depan sebuah warung Madura. Melihat motor dalam kondisi tidak terkunci, pelaku langsung membawa kendaraan tersebut tanpa menimbulkan kecurigaan. Beberapa detik kemudian, korban menyadari motornya melaju dan langsung berusaha mengejar meski jarak sudah cukup jauh.

    Pengejaran berlangsung dramatis. Korban berlari menyusuri jalan untuk mendekati pelaku hingga akhirnya terjatuh dan mengalami luka. Ia kemudian dibawa ke RS Gunung Jati untuk mendapatkan perawatan medis. Beberapa warga yang melihat kejadian tersebut ikut membantu memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

    Personel Polsek Kesambi segera menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Petugas dari berbagai fungsi, mulai dari Bhabinkamtibmas, unit Reskrim, Intel, hingga unit patroli, melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan saksi. Kapolsek Kesambi Iptu Suganda memimpin langsung pengecekan di lokasi guna memastikan proses penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi.

    Tidak lama setelah pencarian dilakukan, pelaku F, pria berusia 28 tahun asal Jagasatru Selatan, Kecamatan Pekalipan, berhasil diamankan. Ia kemudian dibawa ke Mapolsek Kesambi untuk pemeriksaan lanjutan terkait motif pencurian serta kemungkinan keterlibatan dalam kasus serupa.

    Sementara itu, korban yang mengalami luka akibat terjatuh ketika mengejar pelaku telah menjalani perawatan di RS Gunung Jati. Petugas memastikan kondisi korban terus dipantau sebagai bagian dari penyelidikan dan perlindungan hukum terhadap korban kejahatan.

    Unit Reskrim Polsek Kesambi kini mendalami kasus tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV, memeriksa kondisi kendaraan, serta meminta tambahan keterangan saksi untuk memperkuat konstruksi hukum perkara. Seluruh barang bukti juga diamankan selama proses penyidikan berlangsung.

    Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur.

    “Pelaku diamankan oleh Polsek Kesambi tidak lama setelah kejadian. Penyidik sedang mendalami seluruh rangkaian perkaranya agar penanganan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya. (Haris)

  • Polisi Gagalkan Rencana Konten Tawuran di Mundu Pesisir

    Polisi Gagalkan Rencana Konten Tawuran di Mundu Pesisir

    cirebontrust.id – Empat pemuda diamankan polisi setelah diduga hendak membuat konten tawuran di wilayah Mundu Pesisir, Cirebon, Sabtu (22/11/2025) dini hari. Aksi tersebut berhasil digagalkan Tim Maung Presisi Satuan Samapta Polres Cirebon Kota saat melakukan patroli pada jam rawan untuk mencegah kejahatan jalanan dan kenakalan remaja.

    Patroli sekitar pukul 02.30 WIB itu menemukan sekelompok pemuda dengan gelagat mencurigakan di Jl. Raya Mundu Pesisir dan Jl. B Karang Anyar. Keempat pemuda tersebut kemudian diamankan karena diduga hendak merekam konten tawuran yang belakangan marak dilakukan untuk media sosial.

    Mereka berinisial A, T, Ta, dan S, seluruhnya warga Desa Pesisir, Kecamatan Mundu. Pemeriksaan awal menunjukkan, mereka berkumpul melalui komunikasi daring untuk membuat konten aksi berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

    Polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga telepon genggam yang diduga akan digunakan untuk merekam aksi, serta empat bilah senjata tajam. Senjata tersebut terdiri dari dua samurai, satu celurit pendek, dan satu celurit panjang yang ditemukan tidak jauh dari lokasi setelah diduga dibuang oleh para pemuda tersebut.

    Keempat pemuda beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Mundu untuk pemeriksaan lanjutan. Langkah itu dilakukan guna mencegah berkembangnya tren konten tawuran yang dapat memicu keresahan dan membahayakan keselamatan warga.

    Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto menegaskan, seluruh proses hukum dilakukan sesuai ketentuan.

    “Penanganan kasus ini kami lakukan secara profesional sebagai komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

    Polisi juga akan menelusuri komunikasi dalam telepon genggam para pemuda tersebut untuk mengetahui pola perencanaan serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

    Masyarakat diminta tetap waspada dan segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan.

    “Warga dapat menghubungi Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851 agar penanganan cepat dapat dilakukan,” kata Aris.

    Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi, memastikan keempat pemuda itu diproses sesuai hukum yang berlaku.

    “Kasus ini menjadi peringatan keras agar aksi serupa tidak kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Mundu maupun Polres Cirebon Kota,” ujarnya. (Haris)