Tag: KAI Daop 3 Cirebon

  • Gangguan Jalur Kereta di Grobogan, KAI Terapkan Rekayasa Operasi

    Gangguan Jalur Kereta di Grobogan, KAI Terapkan Rekayasa Operasi

    cirebontrust.id – Normalisasi jalur pada petak Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug-Stasiun Karangjati Kabupaten Grobogan terus berlangsung.

    Sejak 21 Januari 2025, berbagai upaya telah dilakukan KAI untuk mengatasi gangguan akibat luapan air yang menyebabkan gogosan atau erosi pada jalur tersebut. Penutupan sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

    Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas Daop 3 Cirebon, mengatakan, beberapa perjalanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon yang terdampak hal tersebut diterapkan pola rekayasa operasi memutar dengan mengalihkan rute perjalanan via jalur Brumbung-Gunding-Gambringan maupun via jalur Brumbung-Solo-Surabaya.

    “Sebagai langkah mitigasi, selain melakukan rekayasa operasi dengan mengalihkan rute, KAI juga membatalkan beberapa perjalanan kereta api,” ujarnya.

    KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan itu, sehingga kedatangan beberapa KA di wilayah Daop 3 Cirebon mengalami kelambatan.

    KAI memberikan kemudahan kepada pelanggan dengan pengembalian tiket penuh atau penjadwalan ulang perjalanan tanpa biaya tambahan. Selain itu, KAI memberikan service recovery bagi penumpang yang terdampak kelambatan, sebagai bentuk komitmen untuk memastikan kenyamanan penumpang.

    Saat ini, KAI bekerja sama secara aktif dengan stakeholder utama, seperti Kementerian Pekerjaan Umum RI, Direktorat Jendral Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah.

    Ratusan petugas, alat berat serta material pendukung lainnya telah dikerahkan untuk mempercepat proses perbaikan di lokasi tersebut. Proses penanganan dilakukan secara intensif agar jalur antara Stasiun Gubug-Stasiun Karangjati Kabupaten Grobogan dapat segera digunakan kembali.

    KAI terus memantau kondisi di lokasi dan akan terus memberikan pembaharuan informasi terkait perkembangan penanganan jalur KA kepada masyarakat. KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama. (Haris)

  • Peningkatan Kuota BBM Subsidi KAI Wujudkan Transportasi Murah Ramah Lingkungan

    Peningkatan Kuota BBM Subsidi KAI Wujudkan Transportasi Murah Ramah Lingkungan

    cirebontrust.id – Pemerintah, melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), telah meningkatkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk transportasi kereta api pada tahun 2025.

    Hal itu sebagai bagian dari dukungan terhadap visi besar pembangunan Indonesia atau yang dikenal dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto.

    Keberadaan kuota BBM subsidi memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan transportasi massal seperti kereta api. Langkah itu sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong roda perekonomian nasional.

    Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul, menegaskan, kereta api merupakan moda transportasi massal yang efisien dan strategis.

    “Kereta api adalah moda transportasi massal yang efisien, hemat energi, ramah lingkungan, dan aman. Dukungan BBM subsidi sangat penting bagi pengembangan transportasi kereta api di Indonesia. Kebijakan ini tidak hanya mendukung Astacita, tetapi juga memperkuat mobilitas masyarakat demi kemajuan ekonomi nasional,” ujar Rokhmad.

    Lebih lanjut, Rokhmad menjelaskan, Astacita mencakup delapan cita-cita strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju dan sejahtera.

    Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan kualitas infrastruktur dan transportasi publik yang efisien, terjangkau, serta ramah lingkungan.

    “Pada tahun 2025, alokasi kuota BBM subsidi untuk KAI Daop 3 Cirebon ditetapkan sebesar 5.191.000 kiloliter (KL), meningkat 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 4.947.000 KL. Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung operasional transportasi kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya.

    Rokhmad menambahkan, peningkatan kuota BBM subsidi sangat penting untuk menjamin kelancaran operasional kereta api, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah.

    “KAI berkomitmen untuk terus menyediakan transportasi publik yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan,” katanya. (Haris)

  • KAI Daop 3 Cirebon Kerja Sama dengan Ponpes KHAS Kempek

    KAI Daop 3 Cirebon Kerja Sama dengan Ponpes KHAS Kempek

    cirebontrust.id – PT KAI Daop 3 Cirebon menjalin kerja sama dengan Pondok Pesantren KHAS Kempek, Palimanan, Kabupaten Cirebon.

    Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, dengan Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek KH. Muhammad Musthofa Aqiel Siroj, Jumat (24/1/2025).

    Kerja sama yang berdurasi dua tahun itu terwujud dalam bentuk pemberian diskon tiket kereta api jarak jauh dan menengah. Besaran diskon tersebut adalah sebesar 10 persen.

    Diskon diberikan kepada para santri dan pengurus Pondok Pesantren KHAS Kempek yang melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Acces by KAI.

    Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, kerja sama itu merupakan wujud KAI peduli terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para santri pondok pesantren.

    KAI Daop 3 Cirebon memberikan kemudahan bagi para santri dan pengurus pondok pesantren KHAS Kempek dengan memberikan diskon tiket sebesar 10 persen, untuk kelas pelayanan eksekutif, bisnis, dan ekonomi dengan pembelian melalui aplikasi Access by KAI.

    Diskon Tarif tidak berlaku untuk kereta api perkotaan/komuter, tarif khusus, tarif promosi, kereta luxury, imperial, priority, panoramic, kompartemen, dan kereta api wisata lainnyn.

    “Diskon tarif juga tidak berlaku bagi keluarga santri dan pengurus atau pihak yang tidak memiliki Kartu Bukti Diri yang menyatakan sebagai santri atau pengurus pondok pesantren,” ujar Rokhmad

    Rokhmad menambahkan, perjanjian kerja sama itu berlaku selama 2 tahun, mulai 24 Januari 2025.

    “Kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat. Program ini diharapkan mampu meningkatkan animo masyarakat dalam melakukan perjalanan menggunakan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat,” tandas Rokhmad. (Haris)

  • Libur Panjang, KAI Daop 3 Cirebon Sediakan 18.742 Tiket

    Libur Panjang, KAI Daop 3 Cirebon Sediakan 18.742 Tiket

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon menyediakan 18.742 Tiket KA untuk libur panjang akhir pekan, bertepatan dengan libur Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025.

    Jumlah tersebut merupakan total tiket untuk kereta api keberangkatan dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 3 mulai 25-30 Januari 2025.

    “Selama libur panjang, setiap harinya sebanyak 3.124 tempat duduk bisa dipesan untuk kereta api yang berangkat di sejumlah stasiun wilayah Daop 3 Cirebon dari tanggal 25-30 Januari 2025,” kata Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul.

    Rokhmad mengatakan, selama masa liburan itu, pihaknya telah mempersiapkan tujuh perjalanan kereta api.

    “Dari tujuh perjalanan tersebut, enam merupakan KA reguler dan satu perjalanan tambahan adalah KA Argo Cheribon Fakultatif. Kami juga mengoptimalkan formasi rangkaian kereta untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,” katanya.

    Adapun untuk rutenya terdiri dari KA Argo Cheribon relasi Cirebon-Gambir, KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember, KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan-Semarang Poncol dan KA Kaligung relasi Brebes-Semarang Poncol.

    Terdapat 123 perjalanan KA per hari yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon selama masa libur tersebut.

    “Kami imbau masyarakat untuk merencanakan perjalanannya dengan kereta api jauh-jauh hari, sehingga dapat memilih kereta api dan tanggal keberangkatan yang diinginkan sehingga tidak kehabisan tiket kereta,” ujarnya.

    Ribuan tempat duduk pada KA itu bisa segera dipesan melalui aplikasi Access By KAI dan layanan chanel resmi yang bekerja sama dengan KAI.

    Rokhmad menyampaikan, Daop 3 Cirebon sudah melakukan berbagai langkah guna memastikan para penumpang bisa sampai ke daerah tujuan, dengan aman dan selamat serta dari kemacetan di jalan raya.

    Dengan demikian, para penumpang yang memakai jasa layanan transportasi KA dapat melaksanakan perjalanan yang menyenangkan selama liburan.

    “Dalam menyediakan transportasi kereta api, khususnya di masa long weekend, KAI memastikan akan mengantarkan masyarakat dengan aman dan bebas dari kemacetan di jalan raya. Momen liburan bersama keluarga atau kawan pun dapat dinikmati pelanggan dengan nyaman dan menyenangkan,” tandas Rokhmad. (Haris)

  • Genangan Air Ganggu Lintasan Kereta Api, KAI Alihkan Rute

    Genangan Air Ganggu Lintasan Kereta Api, KAI Alihkan Rute

    cirebontrust.id – Beberapa perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daerah Operasi 3 Cirebon terganggu akibat luapan air yang menyebabkan genangan di jalur kereta api wilayah Daop 4 Semarang.

    Genangan air saat ini terjadi di wilayah Daop 4 Semarang pada kilometer 32+5/7 Petak Jalan antara Stasiun Gubug-Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan.

    “Kejadian ini terjadi karena curah hujan yang tinggi, sehingga wilayah tersebut untuk sementara tidak dapat dilintasi. Hal ini berdampak pada perubahan pola operasi beberapa KA di lintas utara Jawa,” ujar Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas Daop 3 Cirebon.

    KAI menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan kereta api akibat cuaca buruk yang menyebabkan jalur KA di wilayah Semarang sementara tidak dapat dilalui. Saat ini, petugas KAI Daop 4 Semarang terus melakukan normalisasi jalur tersebut, dan perjalanan kereta dialihkan memutar.

    “Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memberikan pembaruan informasi secara berkala,” tambah Rokhmad.

    KAI juga memberikan Service Recovery (SR) berupa minuman, makanan ringan, dan makanan berat, kepada pelanggan KA yang mengalami keterlambatan akibat banjir tersebut. Adapun pembaruan informasi selanjutnya akan KAI sampaikan lebih lanjut.

    Atas kondisi tersebut, demi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, KAI telah melakukan sejumlah langkah berupa perubahan pola operasi perjalanan.

    Selain itu, dilakukan rekayasa pola operasi dengan pengalihan rute KA-KA yang melintas di jalur utara ke jalur selatan. Kereta api yang menerapkan pola operasi pengalihan rute di antaranya:

    1. KA Sembrani (KA 61) menjadi rute Surabaya-Gambringan-Gundih-Semarang-Gambir.

    2. KA Argo Bromo Anggrek (KA 1) menjadi rute Surabaya-Madiun-Solo Jebres-Semarang-Gambir.

    Adapun kereta api yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon dan mengalami keterlambatan sekitar 120 menit di antaranya:

    1. KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Cirebon-Semarang-Surabaya Pasarturi PP.

    2. KA Sembrani relasi Gambir-Cirebon-Semarang-Surabaya Pasarturi PP.

    3. KA Pandalungan relasi Gambir-Cirebon-Semarang-Jember PP.

    4. KA Airlangga relasi Pasarsenen-Cirebonprujakan-Semarang-Surabaya Pasarturi PP.

    5. KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen-Cirebon-Semarang-Ketapang.

    Sedangkan kereta api yang batal beroperasi adalah KA Tegal Bahari relasi Pasarsenen-Tegal PP (rangkaian KA Tegal Bahari menggunakan idle rangkaian KA Gumarang).

    “Saat ini, KAI telah melakukan berbagai upaya penanganan untuk mengatasi luapan air di lokasi terdampak. Proses penanganan terus dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera normal kembali. KAI telah mengerahkan puluhan petugas di lapangan yang dilengkapi dengan alat berat, material batu kricak, pasir, bantalan rel, dan besi untuk memperbaiki jalur dan mengatasi luapan air di lokasi terdampak,” jelas Rokhmad. (Haris)

  • KAI Hadirkan KA Gunungjati dan Cakrabuana

    KAI Hadirkan KA Gunungjati dan Cakrabuana

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan sejumlah perjalanan kereta api baru yang mulai beroperasi 1 Februari 2025, beberapa diantaranya yaitu KA Gunungjati dan Cakrabuana.

    Pengoperasian kereta api baru itu sejalan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 mulai 1 Februari 2025 yang menggantikan Gapeka 2023.

    Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, KA Gunungjati mempunyai relasi perjalanan Gambir-Cirebon-Semarang Tawang PP sedangkan KA Cakrabuana mempunyai relasi perjalanan Gambir-Cirebon-Purwokerto PP.

    Ia juga memastikan, tiket KA Gunungjati dan Cakrabuana untuk keberangkatan mulai 1 Februari 2025 sudah bisa dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal pemesanan resmi lainnya.

    “Rangkaian KA Gunungjati dan KA Cakrabuana terdiri dari empat kereta kelas eksekutif dan empat kereta kelas ekonomi New Generation,” ucapnya.

    Jadwal KA mengacu pada Access by KAI dimana KA Gunungjati dan Cakrabuana mempunyai empat jadwal perjalanan dalam sehari. Kereta api itu mempunyai dua perjalanan Gambir-Cirebon dan sebaliknya, serta dua perjalanan Gambir-Semarang Tawang dan Gambir-Purwokerto dan sebaliknya.

    Berikut ini rincian jadwal perjalanan KA Gunungjati

    Relasi Cirebon-Gambir (KA NO 117)
    Cirebon Berangkat: 05.40 WIB
    Arjawinangun Tiba: 05.54 WIB Berangkat: 05.56 WIB
    Jatibarang Tiba: 06.12 WIB Berangkat: 06.14 WIB
    Haurgeulis Tiba: 06.42 WIB Berangkat: 06.44 WIB
    Cikampek Tiba: 07.18 WIB Berangkat: 07.20 WIB
    Bekasi Tiba: 07.58 WIB Berangkat: 08.00 WIB
    Jatinegara Tiba: 08.11 WIB Berangkat: 08.13 WIB
    Gambir Tiba: 08.27 WIB.

    Relasi Gambir-Cirebon (KA NO 120)
    Gambir Berangkat: 22.05 WIB
    Bekasi Tiba: 22.33 WIB Berangkat: 22.35 WIB
    Cikampek Tiba: 23.17 WIB Berangkat: 23.20 WIB
    Pegaden Baru Tiba: 23.47 WIB Berangkat: 23.49 WIB
    Haurgeulis Tiba: 23.59 WIB Berangkat: 00.01 WIB
    Jatibarang Tiba: 00.28 WIB Berangkat: 00.30 WIB
    Arjawinangun Tiba: 00.47 WIB Berangkat: 00.49 WIB
    Cirebon Tiba: 01.05 WIB.

    Relasi Gambir-Cirebon-Semarang Tawang (118)
    Gambir Berangkat: 09.00 WIB
    Bekasi Tiba: 09.27 WIB Berangkat: 09.29 WIB
    Pegaden Baru Tiba: 10.32 WIB Berangkat: 10.34 WIB
    Haurgeulis Tiba: 10.44 WIB Berangkat: 10.46 WIB
    Jatibarang Tiba: 11.13 WIB Berangkat: 11.15 WIB
    Cirebon Tiba: 11.43 WIB Berangkat: 11.53 WIB
    Babakan Tiba: 12.11 WIB Berangkat: 12.13 WIB
    Brebes Tiba: 12.37 WIB Berangkat: 12.39 WIB
    Tegal Tiba: 12.49 WIB Berangkat: 12.52 WIB
    Pemalang Tiba: 13.11 WIB Berangkat: 13.13 WIB
    Pekalongan Tiba: 13.35 WIB Berangkat: 13.38 WIB
    Semarang Tawang Tiba: 14.43 WIB.

    Relasi Semarang Tawang- Cirebon-Gambir (KA NO 119)
    Semarang Tawang Berangkat: 15.45 WIB
    Pekalongan Tiba: 16.48 WIB Berangkat: 16.51 WIB
    Pemalang Tiba: 17.13 WIB Berangkat: 17.15 WIB
    Tegal Tiba: 17.35 WIB Berangkat: 17.38 WIB
    Brebes Tiba: 17.48 WIB Berangkat: 17.50 WIB
    Babakan Tiba: 18.16 WIB Berangkat: 18.18 WIB
    Cirebon Tiba: 18.39 WIB Berangkat: 18.49 WIB
    Jatibarang Tiba: 19.18 WIB Berangkat: 19.20 WIB
    Haurgeulis Tiba: 19.49 WIB Berangkat: 19.51 WIB
    Bekasi Tiba: 21.04 WIB Berangkat: 21.06 WIB
    Jatinegara Tiba: 21.17 WIB Berangkat: 21.19 WIB
    Gambir Tiba: 21.35 WIB.

  • Mulai 1 Februari 2025, Jadwal Perjalanan Kereta Api Berubah

    Mulai 1 Februari 2025, Jadwal Perjalanan Kereta Api Berubah

    cirebontrust.id – Mulai 1 Februari 2025, waktu perjalanan kereta api akan semakin singkat dan sebagian kereta api mengalami perubahan jadwal keberangkatan.

    Hal tersebut dikarenakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai memberlakukan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2025 untuk menggantikan Gapeka 2023 yang sebelumnya digunakan.

    Grafik Perjalanan Kereta Api atau Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api. Mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.

    “Salah satu manfaat yang dapat dirasakan pelanggan pada Gapeka 2025 adalah efisiensi waktu perjalanan KA. Dengan pemberlakuan Gapeka 2025 ini, maka waktu tempuh perjalanan KA penumpang dan barang menjadi lebih singkat,” ujar Mohamad Arie Fathurrochman, Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon.

    Masyarakat dapat membeli tiket untuk keberangkatan kereta api mulai H-45, sehingga untuk keberangkatan 1 Februari 2025 sudah dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, ataupun seluruh kanal penjualan tiket yang bekerja sama secara resmi dengan KAI.

    Pastikan kembali jadwal perjalanan karena terdapat perubahan jadwal keberangkatan kereta api pada Gapeka 2025. KAI mengimbau pelanggan dengan keberangkatan 1 Februari 2025 dan seterusnya, untuk memperhatikan kembali jadwal yang tertera pada tiket. Hal itu agar sesuai dengan jam keberangkatan keretanya karena sudah berlaku Gapeka 2025.

    Khusus untuk di Daop 3 Cirebon, ada perubahan nama KA dan pola operasi/relasi, yaitu KA Argo Cheribon menjadi KA Gunungjati dan Cakrabuana dengan rincian sebagai berikut:

    1. Perubahan Nama dari KA Argo Cheribon Menjadi KA Gunungjati
    Perubahan Relasi Argo Cheribon Trainset I semula Relasi Cirebon-Gambir-Tegal-Gambir-Tegal menjadi Cirebon-Gambir-Semarang Tawang-Gambir-Cirebon

    2. Perubahan Nama dari KA Argo Cheribon menjadi KA Cakrabuana
    Perubahan Relasi Argo Cheribon Trainset II semula Relasi Tegal-Gambir-Cirebon-Gambir-Cirebon menjadi Purwokerto-Gambir-Cirebon-Gambir-Purwokerto

    Adapun jadwal KA keberangkatan dari Daop 3 Cirebon sebagai berikut:

    1. KA Cakrabuana Relasi Purwokerto-Gambir-Cirebon-Gambir-Purwokerto
    KA 121 berangkat dari Purwokerto 05.30, berangkat Cirebon 07.36, datang Gambir 10.25 WIB
    KA 122 berangkat Gambir 10.50, datang Cirebon 13.50 WIB
    KA 123 berangkat Cirebon 16.00, datang Gambir 18.43 WIB
    KA 124 berangkat Gambir 19.10, berangkat Cirebon 22.10, Dldatang Purwokerto 00.08 WIB

    2. KA Gunungjati Relasi Cirebon-Gambir-Semarang Tawang-Gambir-Cirebon
    KA 117 berangkat Cirebon 05.40, datang Gambir 08.27 WIB
    KA 118 Berangkat Gambir 09.00, berangkat Cirebon 11.53, Datang Semarang Tawang 14.43 WIB
    KA 119 berangkat Semarang Tawang 15.45, Berangkat Cirebon 18.49, datang Gambir 21.35 WIB
    KA 120 berangkat Gambir 22.05, datang Cirebon 01.05 WIB

    3. KA Ranggajati Relasi Cirebon- Surabaya Gubeng -Jember
    KA 154-155 berangkat Cirebon 07.00, berangkat Surabaya Gubeng 16.26, datang Jember 20.25 WIB

    4. KA Kaligung Relasi Cirebon Prujakan-Semarang Poncol
    KA 218 berangkat Cirebon Prujakan 09.20, datang Semarang Poncol 13.43 WIB

    5. KA Kaligung Relasi Brebes-Semarang Poncol
    KA 214 berangkat Brebes 11.50, datang Semarang Poncol 15.00 WIB
    KA 216 berangkat Brebes 04.50, datang Semarang Poncol 07.18 WIB

    Perbandingan jumlah perjalanan KA di wilayah Daop 3 Cirebon antaranGapeka lama dan Gapeka yang baru, pada Gapeka 2023 berjumlah 174 perjalanan KA, dan di Gapeka 2025 berjumlah 178 perjalanan KA.

    Pada Gapeka 2025 berjumlah total 178 perjalanan KA, terdiri dari 137 KA Penumpang, 32 KA Barang, dan 9 KA Dinas.

    Terdapat faktor yang melatarbelakangi perubahan Gapeka dari 2023 ke 2025, yaitu peningkatan kecepatan prasarana di berbagai lintas hingga 120 km/jam, dan perubahan sistem persinyalan.

    Adapun peningkatan angka puncak kecepatan di berbagai lintas wilayah Daop 3 Cirebon di antaranya:

    a) Puncak Kecepatan Lintas antara Cikampek – Haurgeulis 120km/jam.

    b) Puncak Kecepatan Lintas antara Haurgeulis– Cilegeh 115km/jam.

    c) Puncak Kecepatan Lintas antara Cilegeh – Cirebon 110 km/jam.

    d) Puncak Kecepatan Lintas antara Cirebon – Brebes 120 km/jam.

    e) Puncak Kecepatan Lintas antara Cirebon- Prupuk 120 km/jam.

    KAI juga mengingatkan para pengendara yang melintasi perlintasan sebidang agar berhati-hati dan tertib berlalu lintas sehubungan terdapat beberapa perubahan jadwal KA-KA yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon.

    Pada masa transisi Gapeka, seluruh jajaran internal sudah siap akan perubahan ini dengan menyiapkan peralihan pada 31 Januari 2025 serta posko di berbagai unit kerja.

    Tujuannya agar seluruh aspek seperti layanan tiket dan operasional kereta api berjalan lancar, selamat, aman, dan terkendali.

    Selain itu, dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat dalam mobilitas transportasi, KAI menambah 22 perjalanan kereta api baru mulai 1 Februari 2025 yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon.

    Pengoperasian KA-KA baru itu ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sehingga semakin banyak alternatif pilihan bepergian menggunakan kereta api.

    KAI berharap dengan pemberlakuan Gapeka 2025 ini, pelanggan kereta api akan semakin meningkat karena banyak dilakukan inovasi, seperti waktu perjalanan yang semakin singkat, penambahan KA-KA baru, dan lainnya.

    “Selain itu, dengan adanya KA-KA baru dan tarif promo yang ditawarkan, diharapkan mampu meningkatkan animo masyarakat dalam melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, dan sehat,” tandas Arie. (Haris)

  • Daop 3 Layani Lebih dari 3,8 Juta Penumpang Sepanjang 2024

    Daop 3 Layani Lebih dari 3,8 Juta Penumpang Sepanjang 2024

    cirebontrust.id -;PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang dari periode Januari hingga Desember 2024 dengan melayani 3.882.337 penumpang.

    Jumlah tersebut naik 14 persen dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencatatkan 3.412.954 penumpang.

    Keberangkatan penumpang periode tahun 2024 di wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 1.955.522 orang. Sementara itu, kedatangan penumpang tercatat sebanyak 1.926.815 orang.

    Puncak kepadatan penumpang terjadi pada bulan April 2024 yang bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Fitri. Pada bulan tersebut, terdapat keberangkatan 210.478 penumpang kedatangan sebanyak 205.653 penumpang. Hal itu mencerminkan peran penting KAI dalam mendukung mobilitas selama momen liburan.

    Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, menyebutkan adanya peningkatan masyarakat dalam menggunakan kereta api. Hal itu didorong oleh semakin tingginya kesadaran akan manfaat kereta api sebagai moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

    Semakin banyak orang yang memilih kereta api karena merasa bahwa kereta api memberikan kontribusi positif bagi keberlanjutan lingkungan, sekaligus memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam perjalanan.

    Peningkatan itu tidak lepas dari upaya KAI Daop 3 Cirebon dalam meningkatkan layanan. Teknologi seperti Face Recognition Boarding Gate dan perbaikan infrastruktur menjadi pendorong kepercayaan masyarakat.

    Di wilayah Daop 3 Cirebon, terdapat 13 Stasiun yang melayani angkutan penumpang dan Stasiun Cirebon menjadi stasiun dengan jumlah keberangkatan dan kedatangan tertinggi. Keberangkatan mencapai 742.964 penumpang. Sementara, kedatangan sebanyak 731.873 penumpang. Posisi itu menunjukkan peran vital Stasiun Cirebon sebagai hub utama.

    Rokhmad menambahkan, faktor On Time Performance (OTP) menjadi salah satu faktor utama yang membuat penumpang memilih kereta api sebagai moda transportasi. Oleh karena itu, KAI terus berusaha untuk memastikan layanan KAI dapat melayani masyarakat dengan selamat, cepat, tepat waktu, serta nyaman.

    “KAI Daop 3 Cirebon mencatat On Time Performance keberangkatan dan kedatangan kereta api penumpang selama 2024 juga mengalami peningkatan. Pada Januari hingga Desember 2024, on time performance keberangkatan kereta api penumpang mencapai rata-rata 99,93 persen atau meningkat dibanding tahun 2023 yaitu 99,72 persen,” jelas Rokhmad.

    Pada Desember 2024, KAI telah meluncurkan fitur Carbon Footprint sebagai langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Selain itu, KAI menyediakan water station di stasiun untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, menerapkan teknologi face recognition untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, serta mengganti alat makan di atas kereta dengan bahan kayu (wooden cutlery).

    “KAI juga terus berupaya meningkatkan keandalan prasarana dengan fokus pada bahan yang lebih ramah lingkungan, seperti penggantian bantalan kayu dengan bantalan sintetis yang lebih tahan lama,” tukas Rokhmad.

    Dengan pencapaian itu, KAI Daop 3 Cirebon optimistis menghadapi tahun 2025 dengan berbagai peningkatan pelayanan untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.

    Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia, KAI Daop 3 akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik melalui berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas.

    “Kami ingin memastikan, penumpang tidak hanya sampai tujuan tepat waktu, tetapi juga merasakan kenyamanan dan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan tak terlupakan,” pungkas Rokhmad. (Haris)

  • Daop 3 Tanam 200 Pohon sebagai Wujud Pelestarian Lingkungan

    Daop 3 Tanam 200 Pohon sebagai Wujud Pelestarian Lingkungan

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon, melalui Program KAI Go Green sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), melakukan penanaman 200 pohon di lingkungan Daop 3 Cirebon.

    Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman beserta jajaran Manajemen, melakukan seremonial penanaman pohon Tabebuya di Stasiun Cirebon Prujakan.

    Program itu ditujukan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat menangkal polusi udara sekaligus mendukung program pemerintah dalam Gerakan Tanam Satu Juta Pohon.

    “Program penanaman pohon oleh KAI bukan sekadar tindakan pelestarian lingkungan, tetapi juga sebuah investasi untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dan keterlibatan aktif semua pihak, program ini tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan untuk generasi mendatang,” ujar Mohamad Arie Fathurrochman, Vice President Daop 3 Cirebon.

    Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Untuk Indonesia itu terus disosialisasikan kepada seluruh insan KAI agar tidak berhenti sebagai satu simbol, tetapi sekaligus membangun kesadaran mengenai lingkungan.

    Langkah penghijauan di stasiun juga dilakukan dengan pembuatan taman-taman di area stasiun yang merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada para pelanggan.

    Dengan semakin banyak stasiun yang hijau, maka pelanggan akan merasa nyaman saat akan menggunakan layanan kereta api. Lingkungan yang asri juga akan menyejukkan dan indah dari sudut estetika.

    Terhitung sejak 2021 hingga 2025, KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan penanaman pohon sebanyak 2.204 pohon. Pada awal 2025, KAI memulai tahun dengan penanaman pohon.

    Hal itu menunjukkan, KAI tidak hanya mencari keuntungan melalui operasional kereta api semata, tetapi juga menjalankan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) yang menaruh kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, sosial, dan tata kelola.

    Penanaman pohon akan memberikan banyak nilai positif seperti menjadikan udara lebih bersih, mengurangi dampak pemanasan global, dapat menyerap polusi udara, sekaligus membantu pencapaian target emisi 0 pada tahun 2060.

    “Upaya mendukung pelestarian lingkungan dengan menanam pohon ini semoga saja bisa terus dilaksanakan. Tidak hanya KAI, tetapi oleh berbagai pihak yang konsen terhadap lingkungan untuk berpartisipasi menjaga bumi,” tandas Arie. (Haris)

  • Daop 3 Tutup Angkutan Nataru 2024/2025 dengan Pencapaian Positif

    Daop 3 Tutup Angkutan Nataru 2024/2025 dengan Pencapaian Positif

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon resmi menutup pelaksanaan posko Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang telah berlangsung selama 18 hari sejak 19 Desember 2024 s.d 5 Januari 2025.

    Selama masa Nataru tersebut, KAI Daop 3 melayani 120.294 pelanggan KA atau rata-rata 6.683 pelanggan per hari. Jumlah tersebut meningkat 107 persen dibanding periode Nataru 2023/2024. Pada periode tersebut, KAI melayani 112.407 pelanggan.

    Selama Nataru, jumlah KA yang melintasi wilayah Daop 3 Cirebon sebanyak 151 KA penumpang dan 15 KA barang. KAI Daop 3 setiap hari memberangkatkan 7 KA per hari.

    Terdiri dari 3 KA Argo Cheribon relasi Cirebon-Gambir, satu KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember, satu KA Kaligung relasi Cirebon prujakan-Semarang Poncol, dan dua KA kaligung relsi Brebes-Semarang poncol.

    Kenaikan volume penumpang itu antara lain ditunjang karena adanya penumpang dinamis, peningkatan jumlah perjalanan KA selama masa Nataru 2024/2025, dan meningkatnya minat masyarakat menggunakan angkutan KA.

    Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan kepada KAI sebagai bagian dari perjalanan untuk bertransportasi pada masa Nataru ini.

    “Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan KAI beserta seluruh stakeholder yang terlibat aktif dalam posko Angkutan Nataru 2024/2025, sehingga Angkutan Nataru ini secara umum berjalan dengan lancar dan terkendali,” ujar

    Pencapaian positif pada masa Angkutan Nataru itu juga terdapat di sisi ketepatan waktu atau On Time Performance keberangkatan kereta api yang mencapai 100 persen dan kedatangan kereta api mencapai 97 persen. Hal itujuga yang menjadikan pertimbangan utama masyarakat memilih moda transportasi kereta api.

    Puncak volume pelanggan pada periode Nataru 2024/2025 terjadi pada Minggu, 29 Desember 2024, sebanyak 8.618 pelanggan.

    Adapun puncak kedua, yaitu pada Minggu, 5 Januari 2025, sebanyak 9.100 pelanggan. KAI mencatat stasiun terpadat pada periode Nataru ini yaitu Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Jatibarang, Stasiun Brebes dan Stasiun Haurgeulis.

    Keberhasilan dalam melayani pelanggan pada masa Nataru 2024/2025 itu akan KAI jadikan momentum untuk melakukan evaluasi secara detail dan komprehensif, termasuk kepatuhan terhadap pelaksanaan budaya keselamatan serta aspek pelayanan.

    Insan KAI berkomitmen untuk terus menciptakan inovasi tanpa henti dan membangun kereta api yang fokus menjaga keselamatan (Safety) dan berkelanjutan (Sustainability).

    KAI terus tumbuh menjadi transportasi yang memberikan kemudahan aksesibilitas dalam mendukung mobilitas penumpang dan barang sehingga menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia.

    “Hasil evaluasi ini kami harapkan dapat menjadi strategi pembelajaran yang sangat penting bagi KAI untuk mempersiapkan operasional KA sepanjang tahun 2025, khususnya menjelang Angkutan Lebaran tahun 2025 yang tidak lama lagi akan kita laksanakan,” tandas Rokhmad. (Haris)