Tag: KAI Daop 3 Cirebon

  • Ngopi Bareng di Stasiun Cirebon, KAI Bagikan Kopi Gratis

    Ngopi Bareng di Stasiun Cirebon, KAI Bagikan Kopi Gratis

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menyelenggarakan kegiatan “Ngopi Bareng on Station” di Stasiun Cirebon, Minggu (13/7/2025). Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai dan disambut antusias oleh para penumpang serta pengunjung stasiun.

    Dalam acara itu, sebanyak 350 cangkir kopi dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Untuk mendapatkan kopi, pengunjung cukup menunjukkan aplikasi Access by KAI yang telah diunduh di ponsel masing-masing.

    “Ngopi Bareng ini merupakan bagian dari rangkaian KAI Mini Fair, sebagai layanan tambahan kepada pelanggan selama masa liburan sekolah,” ujar Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman.

    Rangkaian kegiatan KAI Mini Fair telah berlangsung sejak 9 Juli 2025, dengan beragam agenda seperti Fieldtrip Edukasi Perkeretaapian, lomba mewarnai, seminar parenting, hingga beauty class.

    Ngopi Bareng itu juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, seperti Wali Kota Cirebon, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, pimpinan cabang Bank BRI dan Bank BNI Cirebon, GM PT Pelindo Regional 2 Cirebon, Ketua Asosiasi Gapitt, serta tamu undangan lainnya.

    Selain menikmati kopi gratis, para pengunjung juga disuguhi hiburan musik langsung yang menambah suasana akrab dan hangat di stasiun.

    “Sambil menunggu kereta api, para pelanggan dapat menikmati suguhan kopi gratis dan bisa menyimak alunan lagu yang dibawakan oleh penyanyi secara langsung. Pelanggan pun diberikan kesempatan bila ingin menyumbangkan suara merdunya,” tambah Arie.

    Ngopi Bareng tercatat telah berlangsung sebanyak lima kali, yakni pada Maret 2024, Januari 2018, September 2018, dan Maret 2019.

    Kali ini, berbagai jenis kopi khas Nusantara turut disajikan, antara lain Temanggung Wine, Merapi Natural, Gayo Honey, Arjuno Semi Wash, Menoreh Full Wash, Halu Full Wash, dan Toraja Semi Wash.

    “Kegiatan ini adalah bentuk apresiasi kepada pelanggan dan bagian dari upaya kami menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang nyaman dan menyenangkan,” tutup Arie. (Haris)

  • KAI Daop 3 Kampanyekan Keselamatan dan Perlindungan Penumpang

    KAI Daop 3 Kampanyekan Keselamatan dan Perlindungan Penumpang

    cirebontrust.id – Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon berkolaborasi dengan Komunitas Pecinta Kereta Api Edan Sepur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang dan edukasi anti pelecehan seksual, Sabtu (12/7/2025).

    Kegiatan sosialisasi keselamatan berlangsung di perlintasan sebidang tak terjaga di JPL 196 Km 215+4/5, Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon.

    Lokasi tersebut berada pada jalur antara Stasiun Cirebon dan Stasiun Cangkring. Sementara itu, sosialisasi anti pelecehan seksual digelar di Stasiun Cirebon Prujakan dan di atas kereta api yang sedang berhenti.

    Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan ramah bagi semua.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menguatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan saat hendak melewati perlintasan sebidang, khususnya yang tidak terjaga. Selain itu, kami juga terus mengingatkan para penumpang kereta api agar selalu waspada dan melakukan upaya pencegahan terhadap kemungkinan adanya tindakan pelecehan seksual,” ujar Muhibbuddin. lam kegiatan sosialisasi keselamatan, petugas membentangkan spanduk dan poster, serta menyampaikan imbauan keselamatan melalui pengeras suara kepada pengguna jalan yang melintasi perlintasan sebidang.

    “Kami mengimbau kepada para pengguna jalan raya untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api. Sebelum melewati perlintasan sebidang, hendaknya berhenti sejenak, menoleh ke kiri dan ke kanan, serta memastikan kondisi aman agar terhindar dari kecelakaan,” kata Muhibbuddin.

    Sementara itu, edukasi anti pelecehan seksual disampaikan melalui pembagian poster yang menjelaskan bentuk-bentuk pelecehan, cara melapor, serta langkah-langkah pencegahan. Edukasi ini dilakukan baik di stasiun maupun di atas kereta api yang sedang berhenti.

    Sebagai bentuk pendekatan empatik, KAI Daop 3 Cirebon bersama Komunitas Edan Sepur juga membagikan bunga dan cokelat kepada para penumpang.

    Kegiatan itu turut dimeriahkan dengan penandatanganan petisi anti pelecehan seksual di atas spanduk kampanye, sebagai simbol komitmen bersama menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan bebas pelecehan.

    “Para penumpang, terutama perempuan, menyambut baik kegiatan ini. Mereka antusias dan memberikan apresiasi terhadap sosialisasi anti pelecehan seksual, menandakan adanya kepedulian agar kasus serupa tidak terjadi lagi,” tutur Muhibbuddin.

    Ia menambahkan, KAI Daop 3 Cirebon akan terus berupaya mewujudkan layanan transportasi kereta api yang lebih aman dan nyaman serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan perlindungan terhadap sesama. (Haris)

  • Pemesanan Tiket KA Kini Bisa 30 Menit Sebelum Keberangkatan

    Pemesanan Tiket KA Kini Bisa 30 Menit Sebelum Keberangkatan

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan kebijakan baru dalam sistem pemesanan tiket kereta api guna meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Mulai 10 Juli 2025, batas waktu pembelian tiket kereta api melalui aplikasi Access by KAI menjadi lebih fleksibel.

    Pelanggan kini dapat membeli tiket kereta api jarak jauh antarkota hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Adapun untuk kereta api perkotaan, tiket masih dapat dibeli hingga 10 menit sebelum kereta berangkat.

    “Dengan pemberlakuan ini, para pelanggan yang akan melakukan perjalanan secara mendadak dapat melakukan pembelian tiket kereta api, dengan catatan tempat duduk masih tersedia,” ujar Manajer Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Muhibbuddin, Kamis (10/7/2025).

    Sebelumnya, pembelian tiket KA jarak jauh melalui aplikasi hanya bisa dilakukan paling lambat satu jam sebelum keberangkatan. Kini, waktu pembelian dipersingkat menjadi 30 menit.

    “Pelanggan kini lebih leluasa mengakses tiket melalui Access by KAI hingga 30 menit sebelum kereta berangkat,” tambah Muhibbuddin.

    Selain itu, KAI juga membuka pembelian tiket dengan tarif khusus melalui aplikasi mulai dua jam sebelum waktu keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.

    “Masyarakat menjadi lebih mudah dalam melakukan pembelian tiket tarif khusus dengan menggunakan gadget, tanpa harus datang ke stasiun,” jelas Muhibbuddin.

    Meski kebijakan itu memberi kemudahan, pihak KAI tetap mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket.

    “Walaupun kemudahan sudah disediakan, kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api agar melakukan pembelian jauh-jauh hari. Hal ini agar lebih memungkinkan mendapatkan tiket, apalagi di stasiun-stasiun wilayah Daop 3 Cirebon, banyak kereta api jarak jauh yang tempat duduknya sudah dipesan lebih dahulu dari stasiun keberangkatan,” tutup Muhibbuddin. (Haris)

  • KAI Cirebon Kenalkan Sejarah dan Keselamatan KA kepada Anak-Anak

    KAI Cirebon Kenalkan Sejarah dan Keselamatan KA kepada Anak-Anak

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menggelar kegiatan Edutrain di Stasiun Cirebon sebagai bentuk edukasi dan pengenalan dunia perkeretaapian kepada generasi muda.

    Kegiatan yang mengusung tema “Keeping Up With Cirebon Station” itu dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada Senin (7/7/2025) bersama SD Kartika Cirebon, dan Selasa (8/7/2025) bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Daarul Hijrah Cirebon.

    Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan, program itu menjadi bagian dari pengisian kegiatan libur sekolah yang bernilai edukatif sekaligus menyenangkan.

    “Melalui Edutrain, kami ingin memperkenalkan nilai-nilai sejarah perkeretaapian, khususnya di wilayah Daop 3 Cirebon. Selain itu, kami juga memberikan edukasi terkait keselamatan dan pelayanan kereta api. Harapannya, anak-anak bisa lebih mengenal transportasi kereta api sejak dini,” ujar Muhibbuddin di sela kegiatan.

    Pada sesi pertama, sebanyak 23 siswa dari SD Kartika yang didampingi dua guru serta anggota Komunitas Cirebon History mengikuti serangkaian kegiatan.

    Anak-anak mendapatkan penjelasan sejarah Stasiun Cirebon, pengenalan fasilitas stasiun, tata cara membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun melalui loket, serta simulasi naik kereta api sesuai prosedur operasional standar (SOP).

    Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai larangan bermain di sekitar jalur rel dan tindakan vandalisme seperti melempar kereta api, yang dapat membahayakan keselamatan.

    Peserta kemudian diajak mengunjungi area dipo lokomotif dan dipo kereta untuk mengenal berbagai jenis sarana kereta serta proses perawatannya.

    Keesokan harinya, kegiatan serupa diikuti oleh 23 anak dari LKSA Daarul Hijrah Cirebon, yang datang bersama dua guru pendamping dan satu anggota komunitas railfans. Anak-anak terlihat antusias menyimak penjelasan dan mencoba langsung beberapa prosedur perjalanan kereta api.

    “Dunia perkeretaapian tidak hanya bisa dikenali secara umum oleh anak-anak, tetapi juga dapat dipahami secara menyenangkan melalui pengalaman langsung. Dengan begitu, mereka dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap kereta api dan membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada teman-teman di sekolah maupun lingkungan sosialnya,” tambah Muhibbuddin.

    KAI Daop 3 Cirebon berharap, kegiatan itu dapat terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan lebih banyak institusi pendidikan dan lembaga sosial. Dengan demikian, informasi dan wawasan seputar dunia perkeretaapian semakin dikenal luas oleh generasi muda Indonesia.

    KAI juga menyediakan berbagai media informasi edukatif dan fasilitas kunjungan yang dapat diakses melalui kanal resmi perusahaan. (Haris)

  • Penumpang KA Daop 3 Naik 19,6 Persen Selama Liburan

    Penumpang KA Daop 3 Naik 19,6 Persen Selama Liburan

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat peningkatan jumlah penumpang sebesar 19,6 persen selama tujuh hari masa liburan, dibandingkan dengan periode tujuh hari sebelumnya.

    Kenaikan itu dipicu oleh momentum libur Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah yang bertepatan dengan awal liburan sekolah.

    “Berdasarkan data dari 27 Juni hingga 3 Juli 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 52.843 orang, atau rata-rata 7.549 penumpang per hari,” ujar Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Sabtu (5/7/2025).

    Adapun jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 3 pada periode yang sama tercatat sebanyak 49.135 orang, atau rata-rata 7.019 penumpang per hari.

    Stasiun Cirebon tercatat sebagai titik keberangkatan dan kedatangan tertinggi. Jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun ini mencapai 21.341 orang atau sekitar 3.049 penumpang per hari. Disusul oleh Stasiun Cirebon Prujakan dengan jumlah 8.487 penumpang atau rata-rata 1.212 penumpang per hari.

    Untuk kedatangan, Stasiun Cirebon mencatat 20.319 penumpang atau sekitar 2.903 orang per hari, sedangkan Stasiun Cirebon Prujakan mencatat 7.964 penumpang atau rata-rata 1.138 orang per hari.

    “Selain faktor musim libur, lonjakan penumpang juga didorong oleh adanya promo diskon tiket kereta api kelas ekonomi non-subsidi sebesar 30 persen, yang berlaku sejak 5 Juni hingga 31 Juli 2025,” jelas Muhib.

    Ia menambahkan, peningkatan itu menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama selama masa libur panjang.

    “Angka ini diperkirakan masih akan bertambah karena masa libur sekolah masih berlangsung hingga pertengahan Juli 2025,” kata dia.

    Tidak hanya arus penumpang dari dan menuju wilayah Daop 3 Cirebon yang meningkat, okupansi penumpang pada kereta api yang dioperasikan Daop 3 juga mengalami lonjakan signifikan.

    Dari sembilan kereta api yang tersedia dengan total kapasitas 19.250 tempat duduk, sebanyak 25.971 tiket telah terjual, atau tingkat okupansi mencapai 134,9 persen.

    “KA Ranggajati yang melayani relasi Cirebon–Jember mencatat okupansi tertinggi hingga 303 persen,” ungkap Muhibbuddin.

    Ia menambahkan, selama masa liburan sekolah dan perayaan Hari Ulang Tahun Kota Cirebon yang berlangsung hingga akhir Juli 2025, masyarakat juga dapat menikmati potongan tarif sebesar 10 persen untuk KA Gunungjati relasi Gambir–Cirebon–Semarang Tawang Bank Jateng (PP) dan KA Cakrabuana relasi Gambir–Cirebon–Purwokerto (PP), khusus untuk kelas eksekutif.

    “Kami menyadari bahwa kereta api telah menjadi moda transportasi favorit masyarakat, khususnya saat liburan. Karena itu, KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.

    Dalam rangka meningkatkan efisiensi layanan, KAI Daop 3 Cirebon kini telah menyediakan fasilitas Face Recognition Boarding Gate (FR) di Stasiun Cirebon Kejaksan dan Stasiun Cirebon Prujakan.

    Melalui fasilitas itu, pelanggan tidak lagi perlu menunjukkan boarding pass dan KTP saat proses pemeriksaan. Cukup dengan memindai wajah, proses boarding menjadi lebih cepat dan praktis.

    “Kami mengajak pelanggan untuk memanfaatkan layanan FR ini karena sangat memudahkan dan mempercepat proses boarding. Cukup daftar melalui aplikasi Access by KAI atau langsung ke petugas kami di stasiun,” tutur Muhib. (Haris)

  • Stasiun Cirebon Prujakan Terapkan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Boarding Penumpang

    Stasiun Cirebon Prujakan Terapkan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Boarding Penumpang

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon kembali meningkatkan layanan kepada pelanggan dengan menerapkan teknologi Face Recognition Boarding Gate (FR) di Stasiun Cirebon Prujakan. Teknologi ini sebelumnya telah diterapkan lebih dahulu di Stasiun Cirebon Kejaksan.

    Dengan teknologi FR, penumpang tidak perlu lagi menunjukkan tiket fisik maupun kartu identitas saat proses naik kereta. Cukup dengan pemindaian wajah, penumpang dapat melewati pintu boarding dan langsung menuju peron secara mandiri tanpa pemeriksaan oleh petugas.

    “Dengan pemasangan FR ini, penumpang di Stasiun Cirebonprujakan dapat merasakan kecanggihan alat ini. Yang biasanya penumpang melakukan boarding secara manual dan dilayani petugas, kali ini penumpang dapat melakukan boarding secara mandiri dan otomatis, tanpa harus ribet mengeluarkan dokumen apa pun,” ujar Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin.

    Menurut Muhib, teknologi ini juga mempercepat proses boarding, khususnya saat musim liburan atau akhir pekan ketika jumlah penumpang meningkat signifikan.

    “Tentu saja hal ini membuat proses boarding menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien, tanpa harus mengantre, terutama saat ramai penumpang seperti liburan sekolah,” katanya.

    Fasilitas FR ini juga dirancang ramah bagi penyandang disabilitas.

    “KAI berusaha memberikan layanan terbaik kepada semua kalangan, termasuk para penyandang disabilitas. Salah satunya dalam penggunaan gate FR. Lebar gate FR sudah disesuaikan dengan ukuran kursi roda, sehingga para penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda bisa memanfaatkan fasilitas FR ini,” tutur Muhib.

    Selain meningkatkan kenyamanan dan efisiensi, teknologi FR juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Dengan berkurangnya penggunaan tiket berbasis kertas, KAI dapat menekan produksi limbah serta mengurangi emisi tidak langsung dari proses produksi dan distribusi tiket.

    Sejak diterapkan di Stasiun Cirebon pada Mei 2023 hingga Juni 2025, teknologi FR telah digunakan sebanyak 549.069 kali. Jumlah tersebut terdiri atas 98.636 kali pada Mei–Desember 2023, 270.874 kali sepanjang 2024, dan 179.559 kali pada Januari–Juni 2025.

    Sementara itu, pelanggan yang telah melakukan registrasi FR tercatat sebanyak 61.678 orang, dengan rincian 22.192 orang pada Mei–Desember 2023, 22.360 orang pada 2024, dan 17.126 orang pada Januari–Juni 2025.

    “Dari total penggunaan FR sebanyak 549.069 kali, KAI Daop 3 Cirebon dapat melakukan penghematan sekitar 1.305 rol kertas tiket senilai Rp19.575.000. Dengan diterapkannya FR di Stasiun Cirebonprujakan, diharapkan ada peningkatan signifikan dalam penggunaannya sehingga semakin besar sumbangsih KAI terhadap kelestarian lingkungan global,” ujar Muhib.

    Untuk menggunakan fasilitas FR, masyarakat wajib terlebih dahulu melakukan registrasi. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung melalui petugas di Stasiun Cirebonkejaksan atau Cirebonprujakan. Selain itu, masyarakat juga dapat mendaftar secara daring melalui aplikasi Access by KAI, dengan langkah sebagai berikut:

    Buka tab menu Akun pada aplikasi Access by KAI.

    Pilih menu “Registrasi Face Recognition”.

    Baca syarat dan ketentuan, lalu klik “Setuju”.

    Periksa kembali data diri seperti nama lengkap, NIK, dan tanggal lahir. Klik “Foto Selfie” untuk verifikasi.

    Ikuti panduan pengambilan foto selfie yang benar, kemudian klik “Ambil Foto KTP”.

    Pastikan data dan foto telah lengkap dan sesuai, lalu klik “Daftar Sekarang”.

    Konfirmasi data dan klik “Ya, Daftar” untuk menyelesaikan pendaftaran.

    Proses registrasi selesai.

    Dengan kemudahan teknologi ini, KAI berharap pengalaman perjalanan para pelanggan menjadi lebih nyaman, cepat, dan ramah lingkungan. (Haris)

  • KAI Daop 3 Cirebon Luncurkan Kereta Makan Mewah

    KAI Daop 3 Cirebon Luncurkan Kereta Makan Mewah

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para pelanggan.

    Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah menghadirkan kereta makan (M1) berstandar premium, hasil pengembangan dari Balai Yasa Tegal.

    Kereta makan itu kini dirangkaikan dalam perjalanan Kereta Api (KA) Cakrabuana dengan relasi Gambir–Cirebon–Purwokerto pulang-pergi (PP), serta KA Gunungjati dengan relasi Gambir–Cirebon–Semarang Tawang Bank Jateng PP.

    Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan, kereta makan tersebut dirancang dengan mengedepankan konsep kemewahan, fungsi, dan kenyamanan bagi penumpang.

    “Kereta makan ini tidak hanya sekadar tempat makan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan perjalanan yang lebih menyenangkan dan berkesan bagi pelanggan. Dengan desain interior yang mewah dan fasilitas lengkap, kami ingin memberikan standar pelayanan yang lebih tinggi,” ujar Muhibbuddin, Senin (30/6/2025).

    Kereta makan premium tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas unggulan, seperti ruang makan yang lebih luas dan tata letak ergonomis. Kursi sofa premium yang empuk disediakan bersama meja makan bergaya minimalis.

    Interior kereta dirancang dengan nuansa warna cokelat klasik, dipadukan dengan tekstur dan warna kayu yang memberikan kesan elegan dan hangat.

    Untuk menambah nuansa lokal, kereta makan ini juga dihiasi dengan ornamen batik pada panel dinding dan plafon, yang menciptakan suasana bersantap yang akrab serta mencerminkan kearifan lokal.

    “Selain desain yang mewah dan fasilitas yang lengkap, kereta makan ini dibuat dengan material yang tidak mudah terbakar, bersifat antibakteri, dan mudah dibersihkan. Hal ini menjadikannya tempat makan yang aman dan nyaman di tengah perjalanan kereta api,” kata Muhibbuddin.

    Tak hanya itu, bagi penumpang yang ingin menunaikan ibadah selama perjalanan, KAI juga menyediakan fasilitas mushola yang nyaman. Musala tersebut dilengkapi dengan ornamen mihrab yang menambah kekhusyukan dalam beribadah, serta tempat penyimpanan perlengkapan salat.

    “KAI akan terus berinovasi dalam berbagai aspek guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, dengan harapan para pelanggan akan semakin nyaman dalam menggunakan kereta api,” tambahnya. (Haris)

  • Anak-Anak Diminta Tak Bermain di Jalur Kereta Api

    Anak-Anak Diminta Tak Bermain di Jalur Kereta Api

    cirebontrust.id -/PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, untuk tidak bermain atau melakukan aktivitas apa pun di jalur kereta api. Aktivitas tersebut dinilai membahayakan keselamatan pribadi dan dapat mengganggu kelancaran perjalanan kereta api.

    “Sebentar lagi musim liburan sekolah, banyak waktu bisa dimanfaatkan dalam mengisi aktivitas liburan. KAI dengan tegas melarang anak-anak atau masyarakat berada di jalur kereta api untuk aktivitas apa pun selain untuk kepentingan operasional kereta api,” ujar Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin.

    Muhibbuddin menegaskan, larangan beraktivitas di jalur rel telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

    Dalam Pasal 181 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel, serta menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain di luar angkutan kereta api.

    “Selain dapat membahayakan keselamatan, masyarakat yang melanggar juga dapat dikenai hukuman berupa pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp15 juta. Hukuman tersebut sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 199 UU Nomor 23 Tahun 2007,” jelasnya.

    Menurut Muhibbuddin, hingga saat ini masih ditemukan anak-anak yang bermain di jalur kereta api. Bahkan, ada masyarakat yang berjualan di sekitar rel sehingga menimbulkan kerumunan. Tidak jarang pula terlihat anak-anak duduk di jalur menunggu kedatangan kereta, yang tentunya sangat berbahaya.

    “Kami mengimbau anak-anak tidak bermain di jalur kereta dan juga tidak menaruh benda asing seperti batu, kayu, atau benda lainnya di rel. Tindakan menaruh benda asing di atas rel dapat merusak prasarana perkeretaapian dan sangat membahayakan perjalanan kereta api karena bisa menyebabkan kereta anjlok,” ujarnya mengingatkan.

    Guna meningkatkan keselamatan, PT KAI telah melakukan berbagai upaya pengamanan jalur kereta api, di antaranya melalui edukasi dan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api.

    Sosialisasi dilakukan secara langsung, termasuk mendatangi sekolah-sekolah yang berdekatan dengan jalur rel. Tak hanya menyasar pelajar, kegiatan ini juga diperluas ke berbagai lapisan masyarakat guna menumbuhkan kesadaran kolektif.

    Selain edukasi, KAI juga rutin melakukan patroli di titik-titik rawan serta menerjunkan petugas keamanan untuk berjaga.

    “Kami meminta masyarakat turut berpartisipasi menciptakan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar memberikan pengertian atau teguran apabila ada anak-anak yang bermain atau melakukan kegiatan di jalur kereta api selama masa liburan sekolah,” ucap Muhibbuddin.

    Melalui langkah-langkah preventif dan pendekatan edukatif, KAI berharap tercipta lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi perjalanan kereta api. Muhibbuddin menekankan pentingnya sinergi antara KAI, aparat penegak hukum masyarakat demi keselamatan bersama. (Haris)

  • Cek Jadwal dan Promo Tiket Kereta Daop 3 Juni–Juli 2025

    Cek Jadwal dan Promo Tiket Kereta Daop 3 Juni–Juli 2025

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 (Daop 3) Cirebon menyiapkan sebanyak 23.928 tiket kereta api untuk menyambut libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah pada Jumat, 27 Juni 2025.

    Jumlah tersebut merupakan total tiket keberangkatan dari sejumlah stasiun di wilayah kerja Daop 3 Cirebon selama periode 26–30 Juni 2025.

    “Selama libur akhir pekan menyambut Tahun Baru Hijriah yang juga bertepatan dengan HUT ke-598 Kota Cirebon, Daop 3 Cirebon menyediakan sebanyak 4.678 tempat duduk setiap harinya. Tiket tersebut dapat dipesan untuk perjalanan dari stasiun-stasiun di wilayah kami menuju berbagai kota tujuan,” ujar Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Rabu (25/6/2025).

    Tercatat terdapat 138 perjalanan kereta api penumpang yang melintasi wilayah Daop 3 Cirebon setiap harinya selama periode libur tersebut. Untuk mendukung mobilitas masyarakat, Daop 3 juga mengoperasikan delapan perjalanan kereta api reguler dan satu perjalanan kereta api tambahan.

    “Daop 3 mengoptimalkan formasi rangkaian kereta guna memenuhi kebutuhan pelanggan, dengan menjalankan dua KA Gunung Jati, dua KA Cakrabuana, satu KA Ranggajati, dan tiga KA Kaligung. Selain itu, KAI juga menambah satu perjalanan KA Cirebon Fakultatif untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada Minggu, 29 Juni 2025,” kata Muhibbuddin.

    Berikut daftar kereta api yang dijalankan di wilayah Daop 3 Cirebon selama periode tersebut:

    KA 117 Gunung Jati (Semarang Tawang Bank Jateng – Cirebon – Gambir)

    KA 119 Gunung Jati (Semarang Tawang Bank Jateng – Cirebon – Gambir)

    KA 121 Cakrabuana (Purwokerto – Cirebon – Gambir)

    KA 123 Cakrabuana (Purwokerto – Cirebon – Gambir)

    KA 154 Ranggajati (Cirebon – Jember)

    KA 125F Cirebon Fakultatif (Cirebon – Gambir)

    KA 214 Kaligung (Brebes – Semarang Poncol)

    KA 216 Kaligung (Brebes – Semarang Poncol)

    KA 218 Kaligung (Cirebon Prujakan – Semarang Poncol)

    Sebagai bagian dari program liburan sekolah, masyarakat juga dapat menikmati potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi non-subsidi selama Juni–Juli 2025.

    Promo itu diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk bepergian bersama keluarga menggunakan moda transportasi kereta api.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanannya lebih awal agar mendapatkan pilihan kereta dan tanggal keberangkatan sesuai keinginan, serta menghindari kehabisan tiket,” ucap Muhibbuddin.

    Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI dan berbagai kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

    Selama masa liburan, KAI Daop 3 Cirebon juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan perjalanan penumpang berlangsung aman, nyaman, dan selamat.

    “KAI berkomitmen untuk selalu menjadi bagian dari cerita perjalanan masyarakat Indonesia. Dengan layanan yang terus kami tingkatkan, kami ingin setiap perjalanan bersama KAI tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh kesan,” tutup Muhibbuddin.

    Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan pemesanan tiket kereta api dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI atau layanan pelanggan KAI di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, serta akun media sosial KAI121. (Haris)

  • Siswa Arjawinangun Antusias Belajar di Rail Library KAI

    Siswa Arjawinangun Antusias Belajar di Rail Library KAI

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), menghadirkan Rail Library sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial di Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/6/2025).

    Rail Library merupakan kereta perpustakaan yang menjadi bagian integral dari Rail Clinic, kereta kesehatan yang memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada masyarakat di sekitar jalur rel.

    Manajer Humas Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan, Rail Library terdiri dari dua unit kereta yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang edukasi dan literasi.

    “Rail Library ini dilengkapi dengan rak-rak buku, ruang baca yang nyaman dengan sofa dan karpet, serta enam unit komputer yang terhubung dengan internet untuk akses e-library dan tayangan edukatif audio visual,” ujar Muhibbuddin.

    Lebih lanjut, ia menambahkan, kereta itu juga memiliki ruang pertemuan yang luas dengan meja dan kursi, ruang audio visual yang dapat digunakan untuk menonton dan kegiatan edukasi, serta fasilitas pendukung seperti ruang ibadah, pantry, dan toilet.

    Dalam kegiatan kali ini, KAI mengajak siswa-siswi dari SDN 3 Jungjang dan SMPN 1 Arjawinangun untuk belajar di dalam Rail Library. Kegiatan ini juga melibatkan 4 petugas Rail Library serta dibantu oleh 20 anggota komunitas pecinta kereta api (Railfans) dari wilayah Daop 3 Cirebon seperti IRPS, Edan Sepur, dan KRD3.

    “Ditambah lagi dengan 4 tenaga untuk Rail Library dan dibantu oleh 20 anggota komunitas pecinta kereta api (Railfans), KAI mengajak siswa-siswi SDN 3 Jungjang dan SMPN 1 Arjawinangun belajar di dalamnya,” ujar Muhibbuddin.

    Selain itu, para siswa mendapatkan edukasi mengenai profesi yang ada di lingkungan KAI melalui program Edutrain. Mereka juga dikenalkan pada aplikasi Access by KAI, yang menjadi solusi digital untuk mendukung kebutuhan layanan perjalanan kereta api secara modern.

    Kegiatan ini turut diisi dengan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut oleh tim dokter dari Mediska KAI. Tim Pengamanan KAI juga memberikan sosialisasi terkait keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, termasuk imbauan kepada para siswa agar tidak bermain di sekitar jalur rel.

    “Kehadiran Rail Library diharapkan bisa menjadi sarana untuk meningkatkan minat baca dan mencerdaskan anak-anak bangsa. Kami berharap masyarakat semakin mencintai transportasi kereta api, dan lebih peduli terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api,” tutup Muhibbuddin. (Haris)