Blog

  • Dukung Pembangunan untuk Wujudkan Generasi Sehat

    Dukung Pembangunan untuk Wujudkan Generasi Sehat

    cirebontrust.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda Indonesia. Kegiatan sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja kali ini digelar di Aula Serbaguna Aia Kaciak Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Batu Hampu, Kabupaten Agam, pada Jumat, (8/5).

    Acara tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, serta Tenaga Layanan Operasional Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional, Rahma Dewi Auliyasari.

    Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan nutrisi yang cukup demi mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan mereka. Menurutnya, pemenuhan gizi yang optimal merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.

    “Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang menyediakan makanan, tetapi tentang membangun masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” ujar Ade Rezki Pratama.

    Ia juga menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi daerah melalui pemanfaatan bahan pangan lokal dan keterlibatan masyarakat dalam rantai distribusi makanan bergizi. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

    Selain mendukung sektor kesehatan, Program MBG juga diyakini memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan petani, nelayan, serta pelaku usaha kecil dalam rantai pasok pangan bergizi. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

    Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir. Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama DPR RI berharap masyarakat dapat memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis demi menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

  • Pengadilan Agama Sumber Kabulkan Gugatan Cerai Fatimah Azzahra

    Pengadilan Agama Sumber Kabulkan Gugatan Cerai Fatimah Azzahra

    cirebontrust.id – Pengadilan Agama (PA) Sumber mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Fatimah Azzahra terhadap Satria Robi Saputera dalam sidang yang digelar Kamis (7/5/2026). Putusan tersebut menjadi sorotan setelah muncul berbagai isu terkait rumah tangga keduanya yang ramai diperbincangkan publik.

    Sidang perceraian dimulai sekitar pukul 10.15 WIB. Dalam persidangan tersebut, majelis hakim memutuskan mengabulkan gugatan cerai yang diajukan pihak penggugat. Sementara itu, pihak tergugat diketahui tidak hadir dalam persidangan dan telah menerima keputusan tersebut.

    Kuasa hukum Fatimah Azzahra, Lutfi Adam Zakaria, mengatakan putusan itu diambil setelah agenda pemeriksaan saksi selesai dilakukan.

    “Hari ini agenda pemeriksaan saksi. Alhamdulillah, dalam pemeriksaan saksi, alasan bercerai antara klien kami dan R diterima, dikabulkan untuk bercerai,” ujar Lutfi Adam.

    Ia menjelaskan, putusan tersebut masih menunggu inkrah atau berkekuatan hukum tetap dalam 14 hari ke depan.

    “Menunggu inkrah, 14 hari ke depan,” katanya.

    Di sisi lain, ibu kandung Fatimah Azzahra, Fera Safera Siti Aisyah, membantah berbagai narasi yang dinilai menyudutkan anaknya di tengah polemik yang berkembang.

    Ia mengaku sedih dengan berbagai tudingan yang beredar di masyarakat. Menurutnya, hubungan antara anaknya dan Satria Robi Saputera sebenarnya telah berakhir sejak awal 2026.

    “Sejak saat itu, saya menganggap sudah selesai antara R dan anak saya. Awal tahun 2026 R mengembalikan anak saya ke saya sebagai ibunya, itu disaksikan oleh orang tua kedua belah pihak,” ungkapnya.

    Sebelumnya, kuasa hukum Fatimah Azzahra juga buka suara terkait dugaan perselingkuhan yang menyeret nama kliennya dengan seorang anggota DPRD Kota Cirebon.

    Menurut Lutfi Adam, berbagai tuduhan yang beredar merupakan ranah privat yang seharusnya tidak disimpulkan sepihak oleh publik.

    “Oleh karena itu, kami mengimbau agar masyarakat tidak mengambil kesimpulan sepihak dan pihak-pihak yang tidak berkepentingan untuk tidak mengurusi permasalahan rumah tangga tersebut,” kata Lutfi Adam.

    Ia menjelaskan, gugatan cerai diajukan karena rumah tangga kliennya kerap dilanda perselisihan dan pertengkaran berkepanjangan dalam beberapa tahun terakhir. Suami kliennya juga sempat mengembalikan Fatimah kepada orang tuanya pada awal 2026. Peristiwa itu disaksikan kedua keluarga besar.

    “Hal ini menunjukkan bahwa kondisi rumah tangga para pihak telah mengalami permasalahan yang cukup serius sejak sebelum isu yang saat ini berkembang,” ujarnya.

    Lutfi Adam mengatakan, gugatan cerai pertama diajukan pada 14 Maret 2026 dengan nomor perkara 1729/Pdt.G/2026/PA.Sbr. Namun, gugatan tersebut dicabut setelah majelis hakim menyampaikan bahwa alamat tergugat sesuai KTP tidak lagi ditempati.

    Pihaknya kemudian kembali mengajukan gugatan cerai pada 7 April 2026 dengan nomor perkara 2230/Pdt.G/2026/PA.Sbr menggunakan alamat domisili terbaru tergugat.

    “Langkah tersebut diambil guna mendapatkan kepastian hukum di hadapan negara,” katanya.

    Pihak kuasa hukum juga meminta masyarakat tidak menyebarkan tuduhan ataupun informasi yang dinilai dapat memperkeruh situasi.

    “Kami meminta semua pihak menahan diri dari penyebaran narasi yang dapat memperkeruh keadaan karena isu yang beredar telah memengaruhi kesehatan klien kami,” ujar dia.

    Selain itu, pihak keluarga memilih tidak banyak memberikan komentar kepada publik demi menjaga privasi keluarga dan masa depan anak-anak dari pasangan tersebut.

    “Klien kami tetap menghargai dan menghormati saudara R sebagai ayah kandung dari anak-anaknya, sehingga pendekatan yang diambil selama ini adalah menahan diri dan menjaga etika,” imbuhnya. (Haris)

  • Pemkab Majalengka Salurkan 69 Alsintan untuk Kejar Target Produksi Pangan

    Pemkab Majalengka Salurkan 69 Alsintan untuk Kejar Target Produksi Pangan

    cirebontrust.id – Pemerintah Kabupaten Majalengka menyalurkan 69 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani sebagai langkah mempercepat musim tanam kedua (MT II) sekaligus menjaga produksi pangan di tengah ancaman musim kemarau.

    Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, Senin (4/5/2026).

    Dalam sambutannya, Eman menyebut sektor pertanian di Kabupaten Majalengka saat ini menunjukkan tren positif. Bahkan, produksi padi di daerah tersebut disebut mampu mencatat surplus beras hingga 660 ribu ton.

    “Alhamdulillah, produktivitas pertanian kita terus meningkat. Dengan adanya bantuan alsintan ini, kita harapkan proses olah tanah dan tanam bisa lebih cepat, sehingga target produksi tetap terjaga,” kata Eman.

    Ia menegaskan, distribusi alsintan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik wilayah agar pemanfaatannya lebih optimal di lapangan. Menurut dia, bantuan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal demi kepentingan bersama para petani.

    “Saya tegaskan, alat ini tidak boleh dijual atau digadaikan. Ini adalah amanah untuk kepentingan bersama. Jika ada yang menyalahgunakan, akan kami tarik kembali dan diberikan sanksi sesuai aturan,” tegasnya.

    Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, mengatakan pihaknya tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan keberlanjutan pemanfaatannya melalui pendampingan intensif kepada kelompok tani penerima.

    “Kami akan menugaskan penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk melakukan pendampingan teknis kepada kelompok tani penerima, mulai dari pengoperasian hingga perawatan alsintan,” ujar Gatot.

    Adapun rincian bantuan alsintan yang disalurkan meliputi empat unit traktor roda empat, 34 unit traktor roda dua, tujuh unit pompa air, 20 unit hand sprayer, dan tiga unit excavator.

    Menurut Gatot, DKP3 juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar bantuan tersebut benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

    “Selain itu, kami juga mendorong kelompok tani dan UPJA agar bisa mengelola alsintan ini secara kolektif dan profesional, sehingga tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi kelompok,” katanya.

    Bantuan alsintan tersebut disambut antusias para petani. Ketua kelompok tani, Sumarna, mengaku bantuan traktor roda dua sangat membantu percepatan pengolahan lahan.

    “Biasanya kami harus antre sewa traktor sampai berminggu-minggu. Sekarang dengan adanya bantuan ini, kami bisa langsung mengolah lahan dan mengejar waktu tanam,” ungkapnya.

    Hal senada disampaikan Akim. Ia menilai bantuan pompa air sangat bermanfaat, terutama bagi wilayah pertanian yang jauh dari jaringan irigasi.

    “Kami siap merawat dan mengelola alsintan ini dengan baik, sesuai arahan Bapak Bupati, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh anggota kelompok,” ujarnya. (Abduh)

  • Gerakan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Langkah Nyata Jaga Kelestarian Lingkungan

    Gerakan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Langkah Nyata Jaga Kelestarian Lingkungan

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) melalui gerakan pengelolaan sampah berkelanjutan di lingkungan kerja.

    Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan sekaligus membangun budaya kerja yang bertanggung jawab.

    Gerakan pengelolaan sampah tersebut melibatkan seluruh pekerja di lingkungan KAI Daop 3 Cirebon. Program ini difokuskan pada pengelolaan sampah secara terpilah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

    Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon juga mendorong pengurangan sampah sejak dari sumbernya dengan membatasi penggunaan plastik sekali pakai, termasuk botol minum dan kemasan makanan di area kerja.

    Sebagai bentuk implementasi gerakan ramah lingkungan, para pekerja diajak membiasakan penggunaan wadah makan dan minum pribadi. KAI Daop 3 Cirebon juga mengoptimalkan program paperless melalui digitalisasi administrasi guna menekan penggunaan kertas dan mengurangi limbah.

    Untuk mendukung program tersebut, perusahaan menyediakan fasilitas tempat sampah terpilah di berbagai titik area kerja. Sampah yang telah dipilah kemudian dikelola lebih lanjut agar dapat didaur ulang maupun diolah secara tepat sesuai jenisnya.

    Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan bahwa gerakan pengelolaan sampah berkelanjutan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

    “Pengelolaan sampah yang baik bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga budaya yang harus dibangun bersama. Melalui langkah sederhana seperti memilah dan mengurangi sampah, kita dapat memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan,” ujar Muhibbuddin.

    Ia menegaskan, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu memberikan dampak besar bagi lingkungan di masa mendatang.

    “Langkah kecil yang konsisten dilakukan setiap hari akan membawa perubahan besar di masa depan. KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutupnya. (Haris)

  • Pelajar SMA Bacok Mahasiswa di Lampu Merah Jabang Bayi

    Pelajar SMA Bacok Mahasiswa di Lampu Merah Jabang Bayi

    cirebontrust.id – Seorang mahasiswa menjadi korban pembacokan di perempatan lampu merah Jabang Bayi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (1/5/2026) dini hari.

    Insiden berdarah yang diduga dipicu cekcok akibat teguran terhadap pengendara yang menerobos lampu merah itu membuat korban mengalami luka serius di bagian wajah.

    Korban berinisial S (24) hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka bacok di bagian pelipis dan bawah mata. Sementara pelaku yang diketahui masih berstatus pelajar SMA berhasil diamankan polisi tidak lama setelah kejadian.

    Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat korban bersama rekannya melintas di Jalan Kesambi. Ketika tiba di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan tiga orang yang berboncengan sepeda motor dan menerobos lampu merah.

    “Teguran dari korban karena pelaku menerobos lampu merah memicu cekcok. Salah satu pelaku kemudian turun dari motor dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam,” kata Eko Iskandar didampingi Kasat Reskrim Fadilah, Rabu (6/5/2026).

    Menurut dia, pelaku yang duduk di bagian belakang sepeda motor tidak terima ditegur korban. Dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh minuman keras, pelaku langsung mengayunkan celurit ke arah korban hingga mengenai bagian wajah.

    Meski mengalami luka, korban sempat memberikan perlawanan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian datang membantu dan berhasil mengamankan pelaku sebelum dibawa ke kantor polisi.

    Polisi mengungkapkan pelaku berinisial P (16), seorang pelajar kelas XI di salah satu SMA di Cirebon. Sementara dua orang lainnya yang bersama pelaku disebut tidak terlibat langsung dalam aksi pembacokan tersebut.

    Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu bilah celurit dan satu unit sepeda motor. Petugas juga menemukan indikasi pelaku berada dalam pengaruh alkohol saat melakukan aksinya.

    “Pelaku sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Eko Iskandar.

    Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 466 ayat (2) dan/atau Pasal 307 ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima hingga tujuh tahun. (Haris)

  • BK DPRD Cirebon Periksa HSG, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan Perselingkuhan

    BK DPRD Cirebon Periksa HSG, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan Perselingkuhan

    cirebontrust.id – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cirebon terus mendalami laporan dugaan perselingkuhan yang menyeret HSG. Dalam pemeriksaan yang digelar pada Rabu (6/5/2026), HSG hadir bersama kuasa hukumnya untuk memberikan klarifikasi atas laporan yang dilayangkan Kuwu Kedungjaya.

    Ketua BK DPRD Kota Cirebon, Abdul Wahid Wadinih, mengatakan proses pemeriksaan berlangsung tertib dan kondusif. Menurut dia, pihak teradu bersikap kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

    “Pihak teradu bersama kuasa hukumnya menjawab seluruh pertanyaan dengan kooperatif,” ujar Abdul Wahid.

    Ia menegaskan, seluruh keterangan yang disampaikan HSG akan dikaji secara menyeluruh sebelum BK DPRD Kota Cirebon mengambil keputusan. Proses tersebut, kata dia, dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar hasil yang diputuskan objektif dan berkeadilan.

    “Kami mengedepankan asas kehati-hatian agar keputusan yang dihasilkan tidak merugikan pihak mana pun,” tegasnya.

    BK DPRD Kota Cirebon juga membuka peluang bagi pihak pengadu maupun teradu untuk menghadirkan saksi pada sidang lanjutan. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat pembuktian dalam perkara yang tengah bergulir.
    Meski demikian, Abdul Wahid menyebut jumlah saksi yang dihadirkan secara langsung akan dibatasi demi menjaga efektivitas persidangan.

    “Kami tidak membatasi jumlah saksi, tetapi untuk efisiensi sidang, maksimal dua saksi yang dapat dihadirkan langsung oleh masing-masing pihak,” jelas Abdul Wahid.

    Sementara itu, kuasa hukum HSG, Furqon Nurzaman, menyatakan kliennya telah memberikan penjelasan lengkap di hadapan BK DPRD Kota Cirebon. Ia menegaskan seluruh tuduhan yang disampaikan pengadu telah dibantah.

    “Pak HSG menjelaskan duduk persoalannya dari awal sampai akhir, nah tuduhan-tuduhan kemudian itu dibantah,” ungkap Furqon.

    Menurut dia, kliennya juga telah memaparkan fakta-fakta yang dianggap relevan dalam sidang pemeriksaan tersebut. Furqon menilai penting untuk melihat secara utuh dasar aduan yang diajukan pengadu.

    “Tapi bukan materi yang kemudian hari ini disoal, sebenarnya apa sih yang diadukan? Tentang perasaan, tentang fakta, tentang legal standing pengadu ini, atau apanya? Nah, klien kami jelaskan fakta-faktanya,” imbuhnya.

    Hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung. BK DPRD Kota Cirebon menegaskan akan bekerja secara profesional sebelum mengambil keputusan akhir terkait perkara tersebut. (Haris)

  • PKB Kota Cirebon Minta Konflik Pimpinan Daerah Diselesaikan dengan Musyawarah

    PKB Kota Cirebon Minta Konflik Pimpinan Daerah Diselesaikan dengan Musyawarah

    cirebontrust.id – Ketegangan pasca-rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon mendapat sorotan dari kalangan politik. Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Dr. Syaifurrohman atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengajak seluruh pihak untuk meredam dinamika yang berkembang.

    Gus Ipul menilai, situasi tersebut seharusnya dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi di level pimpinan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Cirebon sangat ditentukan oleh keteduhan dan kekompakan para pemimpinnya.

    “Pemerintahan itu ibarat sebuah bangunan. Wali Kota dan Wakil Wali Kota adalah fondasi utamanya. Jika ada gesekan, jalan terbaik adalah duduk melingkar, bertabayun, dan bicara dari hati ke hati. Kami yakin, niat tulus beliau berdua adalah sama, yaitu demi kemajuan masyarakat Cirebon,” ujar Gus Ipul.

    Menurut dia, hubungan antara wali kota dan wakil wali kota merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi atau dwitunggal. Oleh karena itu, setiap perbedaan yang muncul hendaknya diselesaikan dengan pendekatan kekeluargaan yang menjadi ciri khas masyarakat Cirebon.

    Ia juga mengingatkan agar polemik yang terjadi tidak berlarut-larut dan segera diarahkan kembali pada fokus utama, yakni pelayanan publik. Ia menilai stabilitas kepemimpinan sangat penting, terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru saja dilantik.

    “Kita semua ingin Cirebon yang kondusif. Mari kita kedepankan etika politik yang santun dan mengayomi. Rakyat akan merasa tenang jika melihat pemimpinnya kembali harmoni dan berjalan beriringan,” katanya.

    Lebih lanjut, DPC PKB Kota Cirebon menyatakan siap berkontribusi dalam menciptakan suasana yang damai dan kondusif. Gus Ipul berharap setiap agenda strategis ke depan dapat diputuskan melalui musyawarah mufakat yang inklusif.

    “Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan jika kita mengedepankan kasih sayang dan saling menghormati. Semoga semangat islah segera hadir untuk membawa keberkahan bagi Kota Cirebon,” pungkasnya. (Haris)

  • Ratnawati Raih CNN Indonesia Leading Women Awards 2026

    Ratnawati Raih CNN Indonesia Leading Women Awards 2026

    cirebontrust.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Hj. Ratnawati, M.K.K.K., meraih penghargaan bergengsi dalam ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2026 sebagai Wanita Luar Biasa dalam Kepemimpinan Legislatif Regional dan Advokasi Publik.

    Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kiprahnya dalam mengintegrasikan peran politik, organisasi partai, dan pelayanan publik secara efektif.

    Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat itu dinilai berhasil memperkuat posisi fraksi sekaligus menunjukkan kinerja konsisten sebagai legislator.

    Ratnawati yang sebelumnya berprofesi sebagai dokter juga dianggap mampu menghadirkan pendekatan humanis dalam kerja-kerja politiknya, khususnya di daerah pemilihan Jawa Barat VIII yang meliputi Indramayu, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon.

    Ratnawati mengaku bangga atas penghargaan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara.

    “Pada intinya perempuan harus berani di mana pun bekerja dan menjalankan profesinya. Namun bukan berarti kita harus melebihi laki-laki, melainkan perempuan juga harus menunjukkan keberanian yang sama,” ujar Ratnawati kepada wartawan.

    Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja sebagai wakil rakyat. Menurut dia, peran perempuan dalam politik semakin penting dan harus diiringi dengan dedikasi serta integritas.

    Dalam kesempatan itu, Ratnawati juga menyebut penghargaan tersebut sebagai kado istimewa untuk sang suami, Herman Khaeron, yang tengah berulang tahun ke-57.

    “Ini sebagai kado untuk suami saya, Bapak Herman Khaeron. Semoga selalu sehat, sukses dalam segala hal, dan tetap semangat menjalankan tugas di partai serta mengabdi untuk bangsa dan negara,” katanya.

    Herman Khaeron yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian sang istri. Ia menilai Ratnawati layak menerima penghargaan karena selalu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

    “Ratnawati pantas menerima penghargaan ini karena setiap menjalankan tugas selalu dilakukan dengan baik dan serius. Ia juga sebelumnya meraih penghargaan sebagai anggota DPRD Jawa Barat terbaik dari Badan Kehormatan DPRD Jabar, yang turut membawa fraksi menjadi yang terbaik. Sukses selalu dan tetap semangat,” ujar Herman.

    Penghargaan ini semakin mengukuhkan posisi Ratnawati sebagai salah satu figur perempuan berpengaruh di tingkat legislatif daerah, sekaligus menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk berani berkiprah di dunia politik dan pelayanan publik. (Haris)

  • Mendorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas

    Mendorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas

    cirebontrust.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kegiatan sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja digelar di Hall PB Relasi Baru Simpang Tiga Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Kamis (7/5).

    Kegiatan sosialisasi di Kecamatan Batang Anai ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama serta Rahma Dewi Auliyasari, S.Tr.Kes dari Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional.

    Dalam paparannya, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa Program MBG merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.

    Menurutnya, pemenuhan gizi sejak dini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan kualitas generasi masa depan.

    “Kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh asupan gizi yang diterima sejak dini. Karena itu, Program Makan Bergizi Gratis menjadi bentuk nyata komitmen negara untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing,” ujar Ade Rezki Pratama.

    Ia juga menyoroti pentingnya penanganan persoalan gizi dan stunting secara berkelanjutan. Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, Program MBG dinilai dapat memberikan dampak ekonomi positif melalui keterlibatan petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.

    Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi daerah dan ketahanan pangan berbasis komunitas. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
    Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.

  • Upaya Mencetak Generasi yang Mampu Bersaing Secara Global

    Upaya Mencetak Generasi yang Mampu Bersaing Secara Global

    cirebontrust.id – Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diimplementasikan Komisi IX bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN). Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

    Kegiatan sosialisasi yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) kali ini bertempat di Gedung APT Futsal Jl. Raya Sukamanah Cikampek Utara, Kec. Kota Baru Karawang, Kamis, (7/5). Acara sosialisasi program MBG yang dimulai pada pukul 10.00 WIB itu dihadiri oleh ratusan peserta undangan.

    Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Cellica Nurrachadiana, M.H.Kes menjelaskan mengenai program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Untuk mewujudkan Indonesia Emas ditahun 2045, MBG merupakan salah satu langkah nyata dalam mencetak generasi handal dimasa mendatang.

    “Makan Bergizi Gratis merupakan program asta cita Presiden Prabowo yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan gizi. Kita ingin asupan gizi anak – anak terpenuhi, hingga anak menjadi pintar dan cerdas,” ujar Cellica.

    Lalu yang tak kalah penting, MBG juga membuka lowongan pekerjaan baru abgi masyarakat. Satu dapur SPPG itu bisa menyerap puluhan petugas yang akan direkrut dari masyarakat. Dengan begitu akan tumbuh perputaran roda ekonomi baru didaerah.

    “Sebagai contoh, Karawang ini termasuk surplus dalam hal beras. Nah SPPG yang ada di Karawang, harus mengambil beras dan bahan pokok dari Karawang juga, atau didaerah yang terdekat. Tidak boleh dari luar Karawang.“ jelas Cellica.

    Terkait banyaknya aduan mengenai Program Makan Bergizi Gratis, Celllica terbuka dengan laporan dan kritik untuk menjadi bahan evaluasi. Masyarakat memang diminta untuk berperan aktif dalam hal pengawasan. Namun tentunya, semua harus sesuai dengan data, agar bisa diselesaikan bersama.

    “Program yang sudah bagus harus kita dukung penuh. Kita sama – sama mengawasi, khususnya ibu-ibu yang sangat teliti dan berhubungan langsung dengan MBG. Kalau ada menu yang dirasa tidak layak dan tidak sesuai, silahkan laporkan jangan ragu,” jelasnya.

    Program Makan Bergisi Gratis ini merupakan investasi untuk anak – anak kita mendatang. Mereka harus menjadi generasi hebat, yang mampu bersaing secara global dimanapun. Generasi Emas bukan genarasi Cemas, Untuk Indonesia Emas tahun 2045.