Bulan: Maret 2026

  • Sebanyak 1,8 Juta Kendaraan Melintas Tol Cipali Saat Lebaran 2026

    Sebanyak 1,8 Juta Kendaraan Melintas Tol Cipali Saat Lebaran 2026

    cirebontrust.id – Lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) mencatat angka signifikan. Selama periode H-8 hingga H+7 Idulfitri atau 13–29 Maret 2026, sekitar 1,8 juta kendaraan tercatat melintasi salah satu jalur utama Tol Trans Jawa tersebut, menegaskan peran strategis Tol Cipali sebagai urat nadi pergerakan pemudik.

    Puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran, yakni 18 Maret 2026, dengan volume mencapai sekitar 141.000 kendaraan dalam sehari. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada H+2 atau 24 Maret 2026 dengan sekitar 135.000 kendaraan melintas. Tingginya volume kendaraan tersebut tetap dapat terkelola dengan baik berkat kolaborasi lintas instansi.

    Sinergi antara Astra Tol Cipali, Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta berbagai pihak terkait dinilai menjadi kunci kelancaran arus lalu lintas selama periode Lebaran tahun ini. Hasilnya, perjalanan pemudik berlangsung relatif aman, nyaman, dan terkendali.

    Direktur Operasional Astra Tol Cipali, Novianto Dwi Wibowo, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut.

    “Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan kolaborasi yang sangat baik dari pihak kepolisian dan seluruh instansi terkait selama penyelenggaraan arus mudik dan balik tahun ini. Kami berharap kerja sama tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pemerintah memberikan layanan jalan tol yang optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

    Berbagai rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mengurai kepadatan. Sistem satu arah (one way) diberlakukan saat arus mudik pada 17–20 Maret 2026, kemudian saat arus balik pada 23–25 Maret dan kembali diterapkan pada 27–29 Maret 2026. Selain itu, contraflow diterapkan di KM 169–162 pada 26 Maret 2026.

    Pengelola tol juga memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di rest area guna menghindari penumpukan kendaraan.

    Tidak hanya itu, peningkatan layanan turut dilakukan secara menyeluruh. Astra Tol Cipali menambah kapasitas parkir dan fasilitas toilet di rest area, menyiagakan SPBU dan SPKLU, serta menambah armada derek. Layanan patroli, ambulans, rescue, hingga call center 24 jam juga dioptimalkan demi memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

    Dalam mendukung program pemerintah “Mudik Minim Sampah”, Astra Tol Cipali juga meningkatkan kapasitas pemilahan dan pengolahan sampah di rest area. Sosialisasi kepada pemudik terkait pentingnya pengelolaan sampah turut dilakukan selama periode arus mudik, guna meminimalkan dampak lingkungan.

    Sejumlah pemudik memberikan apresiasi atas kualitas layanan yang diberikan. Sutrisno, pemudik asal Kebumen yang hendak kembali ke Tangerang, mengaku puas dengan kondisi jalan. “Jalannya bagus, tidak ada gelombang, sepertinya baru diperbaiki. Jalanannya lancar,” katanya.

    Apresiasi juga datang dari warganet. Akun Instagram @nabellaafsap menyebut layanan Astra Tol Cipali responsif dalam mendampingi pemudik, khususnya saat arus balik.

    Untuk mendukung distribusi lalu lintas sekaligus meringankan beban biaya perjalanan, Astra Tol Cipali juga memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 18–19 Maret serta 26–27 Maret 2026. Kebijakan ini disambut positif oleh pengguna jalan.

    “Saya balik mudik dari Semarang ke Palembang. Kalau ada diskon tarif tol itu sangat terbantu,” ujar Bowo, salah satu pemudik. (Haris)

  • Penjaga Perlintasan Kereta Api Cirebon Dites Narkoba

    Penjaga Perlintasan Kereta Api Cirebon Dites Narkoba

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memperketat pengawasan keselamatan perjalanan kereta api (KA) selama masa angkutan Lebaran 2026 dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) tes narkoba kepada petugas operasional, termasuk penjaga perlintasan kereta api (PJL).

    Langkah itu dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi prima saat menjalankan tugas di lapangan, khususnya di titik-titik perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan.

    Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan tes narkoba dilakukan secara acak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada sejumlah petugas PJL di wilayah Kota Cirebon pada Sabtu (28/3/2026).

    “Dengan adanya kegiatan pemeriksaan tes narkoba ini, KAI Daop 3 Cirebon memastikan bahwa petugas yang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat dan tidak terpengaruh penyalahgunaan narkotika, karena mereka merupakan garda terdepan perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang,” ujar Muhibbuddin.

    Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara tertutup dengan metode uji urine menggunakan enam parameter zat terlarang, yakni amphetamine (AMP), morphine/opiate (MOP), tetrahydrocannabinol atau mariyuana (THC), cocaine (COC), methamphetamine (MET), serta benzodiazepine (BZD).

    Seluruh petugas PJL yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa petugas dalam kondisi layak dan aman untuk menjalankan tugasnya selama periode angkutan Lebaran.

    Muhibbuddin menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di seluruh wilayah kerja Daop 3 Cirebon dengan pola acak dan rahasia guna menjaga integritas serta kesiapan petugas di lapangan.

    “Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas perusahaan. Oleh karena itu, setiap petugas harus dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Tes narkoba ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan tidak ada petugas yang terlibat penyalahgunaan narkotika yang dapat membahayakan perjalanan kereta api,” kata dia.

    KAI Daop 3 Cirebon berharap langkah itu dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api, khususnya selama momen mudik Lebaran yang identik dengan lonjakan penumpang. (Haris)

  • Kadisdik Tegaskan Tak Ada KBM Daring di Kota Cirebon

    Kadisdik Tegaskan Tak Ada KBM Daring di Kota Cirebon

    cirebontrust.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon memastikan seluruh kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka penuh, sekaligus membantah isu yang sempat beredar di media sosial terkait kemungkinan diberlakukannya kembali sistem pembelajaran daring.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini, menegaskan, hingga saat ini tidak ada kebijakan sekolah daring maupun pembelajaran jarak jauh.

    “Untuk wacana-wacana yang beredar di media sosial terkait sekolah daring, kami tegaskan saat ini sudah ada keputusan, tidak ada daring lagi. Sekolah tetap berjalan seperti biasa,” ujar Kadini, Senin (30/3/2026).

    Ia menjelaskan, momentum masuk sekolah setelah libur Lebaran menjadi sangat penting, terutama bagi siswa yang akan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada April mendatang, khususnya jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    Di sisi lain, Disdik Kota Cirebon juga tengah mengkaji penerapan sistem lima hari sekolah, terutama untuk jenjang SD. Saat ini, kebijakan tersebut sudah lebih dulu diterapkan di tingkat SMP.

    “Harapan kami SD bisa mengikuti seperti SMP, yaitu lima hari sekolah. Namun saat ini masih kami godok aturannya, karena harus menyesuaikan dengan kesiapan sarana dan prasarana di masing-masing sekolah,” kata Kadini.

    Menurut dia, penerapan lima hari sekolah tidak bisa dilakukan secara serentak tanpa kesiapan fasilitas yang memadai, termasuk sarana ibadah dan penunjang kegiatan siswa lainnya.

    “Sekolah harus memenuhi syarat, misalnya fasilitas untuk salat dan kegiatan penunjang lainnya. SMP sebagian besar sudah siap, tinggal SD yang masih kami siapkan,” ujarnya.

    Meski demikian, Disdik masih membuka sejumlah opsi terkait pola pembelajaran yang akan diterapkan ke depan, apakah menggunakan sistem lima hari sekolah secara penuh atau tetap enam hari dengan penambahan kegiatan ekstrakurikuler pada hari Sabtu.

    “Masih kami pelajari. Bisa saja nanti lima hari sekolah, atau tetap enam hari dengan Sabtu untuk kegiatan ekstrakurikuler. Keputusan finalnya belum ada,” ucapnya.

    Kadisdik menargetkan kebijakan tersebut dapat mulai diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang, seiring dengan proses persiapan yang terus dilakukan oleh masing-masing sekolah.
    Kadini kembali menegaskan bahwa tidak ada kebijakan work from home (WFH) dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

    “Kalau untuk sekolah, tidak ada WFH. Semua tetap masuk seperti biasa dan belajar tatap muka,” tegasnya. (Haris)

  • Sindikat Rumah Kosong Gasak Uang dan Emas Ratusan Juta

    Sindikat Rumah Kosong Gasak Uang dan Emas Ratusan Juta

    cirebontrust.id – Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar rumah kosong di wilayah Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, dengan total kerugian korban mencapai Rp465 juta.

    Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Senin (30/3/2026). Aksi pencurian diketahui terjadi di sebuah rumah di Jalan Pekalipan VIII Gang Lawanggada.
    Kasus ini bermula saat korban, Liem Tjioe Kiok, mendapati rumahnya dalam kondisi terbuka dan telah dibobol pada Selasa (17/2/2026).

    Sebelumnya, korban menerima informasi dari saksi Veronica Rubi Ningsih yang curiga terhadap kondisi rumah tersebut.

    Saksi lainnya, Mochamad Sofyan, turut memberikan keterangan kepada polisi terkait kondisi rumah yang telah dirusak serta adanya aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana menjelaskan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dengan melakukan penyelidikan intensif.

    “Kami mengerahkan tim Resmob untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri jejak pelaku hingga ke luar daerah,” ujar Adam.

    Hasilnya, polisi berhasil menangkap dua pelaku di wilayah Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, pada Kamis (26/3/2026). Pengembangan kasus kemudian mengarah pada penangkapan dua pelaku lainnya di wilayah Baleendah, Kabupaten Bandung, dan Cicendo, Kota Bandung, pada Jumat (27/3/2026) dini hari.

    Keempat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial HW (45), DH (41), IA (46), dan DR (45). Seluruhnya diketahui merupakan residivis yang telah berulang kali melakukan aksi pencurian serupa di berbagai daerah.

    Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menyasar rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong. Mereka masuk dengan cara merusak pintu, kemudian mengambil berbagai barang berharga milik korban, mulai dari uang tunai, emas batangan, hingga perhiasan dan dokumen penting.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp465 juta yang terdiri dari uang tunai, logam mulia, perhiasan, serta dokumen penting lainnya.

    Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku telah menjual hasil curian kepada seorang penadah di wilayah Kabupaten Bandung senilai Rp200 juta, yang kemudian dibagi rata.

    Sementara itu, barang berupa identitas dan buku tabungan milik korban dibuang di wilayah Sumedang.
    Kasus ini juga mengungkap bahwa komplotan tersebut merupakan jaringan pelaku spesialis rumah kosong yang kerap beraksi lintas daerah, termasuk di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

    Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan serupa.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari aksi kejahatan, dan kami akan terus menindak tegas setiap pelaku yang meresahkan,” ujar Aris.

    Polisi juga mengingatkan warga untuk memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (Haris)

  • Polres Cirebon Kota Gencarkan Razia Miras

    Polres Cirebon Kota Gencarkan Razia Miras

    cirebontrust.id – Polres Cirebon Kota mengintensifkan operasi penyakit masyarakat (pekat) dengan menyasar peredaran minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kota Cirebon.

    Dalam razia yang digelar pada Minggu (29/3/2026) malam, ratusan botol miras berbagai merek berhasil diamankan dari sejumlah lokasi. Operasi yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB hingga selesai itu merupakan tindak lanjut pasca Operasi Ketupat Lodaya, dengan fokus menekan peredaran miras oplosan dan ilegal yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan anggota piket fungsi Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota. Petugas menyasar sebuah warung milik warga berinisial A yang diduga menjual minuman keras tanpa izin resmi di lingkungan permukiman padat.

    Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan berbagai jenis minuman keras siap edar dalam jumlah besar. Total sebanyak 168 botol miras berhasil disita, terdiri atas merek Intisari, Singaraja, Beer Konig, Anggur Kolesom, hingga AO Mild.

    Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Shindi Al-Afghany, menegaskan, operasi itu merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga masyarakat dari dampak negatif konsumsi miras ilegal.

    “Operasi ini adalah bentuk komitmen kami untuk melindungi masyarakat dari bahaya minuman keras ilegal yang dapat memicu gangguan kamtibmas, termasuk tindak kriminal,” ujar Shindi dalam keterangannya.

    Ia menambahkan, tingginya jumlah barang bukti yang diamankan menunjukkan bahwa peredaran miras ilegal masih marak dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

    Selain penindakan, polisi juga menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran miras ilegal.

    Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan temuan di lingkungan masing-masing melalui layanan darurat kepolisian.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran miras ilegal dengan memanfaatkan layanan 110, sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif,” kata Aris. (Haris)

     

    Cirebon, miras ilegal, razia miras, operasi pekat, Polres Cirebon Kota, minuman keras, berita Cirebon, kriminal Cirebon, Operasi Ketupat Lodaya,

  • Askab PSSI Cirebon akan Gelar Turnamen Usia Dini, Catat Tanggalnya

    Askab PSSI Cirebon akan Gelar Turnamen Usia Dini, Catat Tanggalnya

    cirebontrust.id – Atmosfer pembinaan sepak bola usia dini kembali menggeliat. Askab PSSI Kabupaten Cirebon akan menggelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini 2026 Liga Jabar Istimewa yang menjadi ajang strategis menuju kompetisi tingkat Jawa Barat.

    Turnamen tersebut mempertandingkan dua kategori umur, yakni U-10 untuk pemain kelahiran 2016–2017 dan U-12 untuk kelahiran 2014–2015.

    Seluruh pertandingan akan digelar di Lapangan Megu Cilik, Kabupaten Cirebon, dengan jadwal pelaksanaan U-10 pada 18–19 April 2026 dan U-12 pada 25–26 April 2026.

    Ketua Askab PSSI Kabupaten Cirebon, Drs. H. Mutakin Billah, menegaskan, turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi talenta muda daerah.

    “Turnamen ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi di tingkat Jawa Barat,” ujarnya.

    Ketua Pelaksana Turnamen Sepak Bola Usia Dini 2026 Liga Jabar Istimewa, Firman Hidayahtullah M, S.Kom. (ist.)

    Sementara itu, Ketua Pelaksana, Firman Hidayahtullah M, S.Kom, menyampaikan harapan besar agar kegiatan itu mampu melahirkan generasi pesepak bola muda yang berkualitas dan berdaya saing.

    Firman menilai, turnamen itu penting sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengalaman bertanding bagi pemain usia dini.

    “Melalui turnamen ini, kami berharap para pemain tidak hanya berkembang dari sisi teknik, tetapi juga memiliki mental bertanding, sportivitas, dan rasa percaya diri yang kuat. Ini adalah fondasi penting untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Firman.

    Ia juga berharap, kegiatan itu dapat mempererat hubungan antar-Sekolah Sepak Bola (SSB) serta memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, dukungan pelatih, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembinaan usia dini yang berkelanjutan.

    “Selain itu, kami ingin dari ajang ini muncul pemain-pemain muda berbakat yang nantinya bisa membawa nama Kabupaten Cirebon ke level yang lebih tinggi, bahkan hingga nasional,” tambahnya.

    Panitia telah menyiapkan berbagai apresiasi bagi para pemenang. Juara pertama akan mendapatkan trofi, piagam, serta tiket lolos ke seri Jawa Barat. Juara kedua dan juara ketiga bersama juga akan memperoleh trofi dan piagam. Selain itu, penghargaan individu seperti Best Player dan Top Skor turut diberikan.

    Peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu per tim. Pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi panitia melalui kontak Firman di nomor 0853-5377-3357 atau Yoga di 0896-6031-8696. (Haris)

  • Aksi Cepat Kapolres Cirebon Kota Tangani Bus Mogok

    Aksi Cepat Kapolres Cirebon Kota Tangani Bus Mogok

    cirebontrust.id – Jajaran Polres Cirebon Kota bergerak cepat menangani sebuah bus mogok di jalur arteri wilayah Cirebon Kota, Sabtu (28/3/2026) malam, guna mencegah kemacetan yang berpotensi meluas di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-Operasi Ketupat.

    Peristiwa tersebut ditemukan langsung oleh Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar saat melakukan pengecekan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sekitar pukul 22.45 WIB. Bus yang mengalami gangguan mesin itu berhenti di badan jalan dan menghambat arus kendaraan yang melintas.

    “Pengecekan jalur arteri ini kami lakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan respons cepat terhadap setiap kendala yang terjadi,” ujar Eko.

    Melihat situasi tersebut, Kapolres bersama anggota langsung turun tangan mendorong kendaraan ke tepi jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan kendaraan di sekitar lokasi untuk mengurai antrean yang sempat terjadi akibat hambatan tersebut.

    Langkah cepat itu menjadi bagian dari implementasi KRYD pasca Operasi Ketupat, yang tidak hanya berfokus pada patroli, tetapi juga tindakan nyata dalam membantu masyarakat di lapangan. Kehadiran polisi di jalur arteri pada malam hari dinilai penting untuk menjaga kelancaran sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

    Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kendala di perjalanan melalui layanan darurat kepolisian.

    “Masyarakat dapat memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila mengalami kendala di perjalanan atau menemukan gangguan di jalan sehingga dapat segera ditangani secara cepat dan tepat,” kata Aris. (Haris)

  • Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang

    Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang

    cirebontrust.id – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi terus didorong pemerintah. Hal ini disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni dalam kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Perum Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Sabtu (28/3).

    Dalam sambutannya, Obon Tabroni menegaskan bahwa persoalan gizi, seperti stunting dan malnutrisi, masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Oleh karena itu, program MBG hadir sebagai langkah konkret untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup sejak dini.

    “Untuk mewujudkan Indonesia Emas, gizi yang baik sejak masa kanak-kanak hingga dewasa adalah fondasi utama. Kekurangan gizi, khususnya stunting, dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak,” ujarnya.

    Ia juga menekankan bahwa pemenuhan gizi yang seimbang tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berpengaruh terhadap kemampuan belajar dan produktivitas generasi muda di masa depan.

    “Gizi yang cukup dan seimbang adalah kunci menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Anak-anak dengan asupan gizi yang baik memiliki peluang lebih besar untuk berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Obon Tabroni menjelaskan bahwa Program MBG merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain mengatasi masalah gizi, program ini juga memberikan edukasi mengenai pola makan sehat serta membuka peluang ekonomi melalui keterlibatan pelaku usaha lokal.

    Sebagai penutup, ia berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari penurunan angka stunting hingga meningkatnya kesadaran akan pentingnya gizi seimbang. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini demi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.

  • Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Dini

    Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Dini

    cirebontrust.id – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti yang baru saja digelar di Pebayuran, Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Minggu, (29/3). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni bersama para pemangku kepentingan dan masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Obon Tabroni menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan.

    “Salah satu misi dalam Asta Cita adalah memperkuat pembangunan SDM, termasuk dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Program MBG bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak-anak Indonesia, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan kapasitas belajar mereka,” ujar Obon.

    Ia juga menekankan bahwa program ini tidak sekadar memberikan makanan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat sejak dini.

    “Makan bergizi tidak hanya soal makanan, tetapi juga menciptakan kebiasaan dan budaya sehat sejak dini. Dengan program ini, kita berharap dapat menanamkan pola pikir kepada anak-anak tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi,” tambahnya.

    Program MBG sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, dengan tujuan utama mengatasi permasalahan gizi seperti stunting, anemia, serta kesenjangan akses terhadap pangan bergizi.

    Selain itu, program ini juga memiliki dampak luas, tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga pendidikan, ekonomi, dan pengentasan kemiskinan. Pelaksanaannya mengedepankan prinsip kecukupan kalori, keseimbangan gizi, standar higienis, serta keamanan pangan.

    Kegiatan sosialisasi ini turut menghadirkan pemangku kepentingan lain yang memberikan pemaparan terkait manfaat dan implementasi program, termasuk peluang ekonomi yang dapat tercipta melalui keterlibatan UMKM dan pemanfaatan bahan pangan lokal.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan berperan aktif dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis, guna menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

  • Langkah Strategis Bangun Kualitas Sumber Daya Manusia

    Langkah Strategis Bangun Kualitas Sumber Daya Manusia

    cirebontrust.id – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di wilayah Kabupaten Bogor, tepatnya di Gedung Serbaguna Lestari, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Sabtu (28/3). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ru’yat bersama perwakilan tokoh masyarakat dan tenaga operasional dari Badan Gizi Nasional, serta diikuti masyarakat sekitar.

    Dalam pemaparannya, Achmad Ru’yat menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas generasi bangsa.

    “Program Makan Bergizi Gratis adalah bentuk kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat. Setiap anak berhak mendapatkan asupan yang layak demi mendukung perkembangan fisik dan kognitifnya,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa program ini dapat menjangkau penerima manfaat di seluruh Indonesia, mencakup balita, peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, hingga ibu hamil dan menyusui. Dengan cakupan tersebut, MBG diharapkan mampu menjangkau seluruh fase penting pertumbuhan manusia.

    Program ini juga diintegrasikan dengan pendidikan karakter melalui penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat, serta pembentukan disiplin dan tanggung jawab pada peserta didik. Selain itu, sistem pengawasan diperkuat dengan aturan yang memastikan transparansi dan mencegah konflik kepentingan dalam pengelolaan program.

    Dalam penutupnya, Achmad Ru’yat mengatakan bahwa Program MBG membutuhkan sinergi semua pihak. Diharapkan, melalui pelaksanaan yang konsisten dan berkelanjutan, program ini mampu menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.