Bulan: Juli 2025

  • Stasiun Cirebonprujakan Andalkan Face Recognition, Efisien dan Ramah Lingkungan

    Stasiun Cirebonprujakan Andalkan Face Recognition, Efisien dan Ramah Lingkungan

    cirebontrust.id – Pelanggan kini semakin dimudahkan saat melakukan boarding di Stasiun Cirebonprujakan sejak diterapkannya teknologi Face Recognition Boarding Gate (FR). Inovasi ini memungkinkan penumpang untuk masuk ke peron hanya dengan memindai wajah, tanpa perlu menunjukkan tiket atau KTP.

    Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa teknologi ini menghadirkan efisiensi dalam pelayanan pelanggan.

    “Dengan teknologi FR ini, pelanggan menjadi lebih mudah dalam proses boarding, tak lagi harus menunjukkan tiket kertas dan KTP. Cukup dengan melakukan pemindaian wajah, penumpang bisa melewati gate dan memasuki peron stasiun, tanpa harus diperiksa oleh petugas boarding,” ujar Muhibbuddin, Kamis (31/7/2025).

    Sejak pertama kali diterapkan pada 2 Juli 2025, tercatat sebanyak 8.256 pelanggan telah menggunakan fasilitas FR. Sementara itu, sebanyak 383 pelanggan sudah melakukan registrasi untuk menggunakan layanan ini.

    Reza Aditya, salah satu calon penumpang, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran teknologi ini.

    “Biasanya kami melakukan boarding secara manual dan dilayani petugas. Saat bawa barang yang cukup banyak, jadi ribet karena harus mengeluarkan dokumen. Alhamdulillah dengan FR ini kami sangat terbantu,” ujar Reza.

    Hal serupa juga disampaikan oleh Fenia, penumpang yang akan bepergian ke Jakarta. Ia menilai FR sangat bermanfaat, terutama saat waktu keberangkatan sudah mepet.

    “Dengan menggunakan FR, bisa boarding secara mandiri dan otomatis tanpa harus mengantre,” tuturnya.

    Selain mempermudah proses masuk ke peron, penerapan FR juga memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan tiket fisik berbasis kertas, teknologi ini turut menekan limbah kertas dan mengurangi emisi dari proses produksi serta distribusi tiket.

    “Dengan diterapkannya FR di Stasiun Cirebonprujakan, diharapkan adanya peningkatan yang signifikan dalam penggunaan FR, sehingga akan semakin besar sumbangsih KAI terhadap kelestarian lingkungan global,” kata Muhibbuddin.

    Adapun proses registrasi Face Recognition dapat dilakukan secara offline melalui petugas di Stasiun Cirebonprujakan maupun Stasiun Cirebonkejaksan. Alternatif lainnya adalah secara daring melalui aplikasi Access by KAI, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

    Buka tab menu akun pada aplikasi Access by KAI.

    Pilih menu “Registrasi Face Recognition”.

    Baca syarat dan ketentuan, kemudian klik “Setuju”.

    Periksa kembali data diri seperti nama lengkap, NIK, dan tanggal lahir. Klik “Foto Selfie”.

    Ikuti panduan pengambilan foto selfie yang benar, lalu klik “Ambil Foto KTP”.

    Setelah data dan foto lengkap, klik “Daftar Sekarang”.

    Konfirmasi data, lalu klik “Ya, Daftar”.

    Proses registrasi selesai.

    Dengan kehadiran teknologi ini, PT KAI berharap kenyamanan dan efisiensi perjalanan kereta api semakin meningkat, sekaligus memberikan dampak positif terhadap upaya keberlanjutan lingkungan. (Haris)

  • Pelaku Pengeroyokan Brutal di Harjamukti Ditangkap, Satu Buron

    Pelaku Pengeroyokan Brutal di Harjamukti Ditangkap, Satu Buron

    cirebontrust.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di Jalan Kanggraksan, pertigaan Cibelok, Kelurahan/Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (17/7/2025) malam.

    Dua warga Harjamukti menjadi korban dalam insiden kekerasan tersebut, yakni F.M. (32) dan K. (32). Keduanya mengalami luka akibat serangan fisik dan senjata tajam yang dilakukan oleh sekelompok pelaku.

    “Korban dan rekannya dipukul, ditendang, bahkan salah satu pelaku mengarahkan senjata tajam. Kedua korban terluka parah dan berusaha menyelamatkan diri,” ujar Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Fajri Ameli Putra, Rabu (30/7/2025).

    Ia menjelaskan, aksi pengeroyokan terjadi saat kedua korban tengah membeli makanan. Secara tiba-tiba, sekelompok pelaku datang dan langsung menyerang korban. F.M. menderita luka di bagian wajah akibat pukulan, sementara K. mengalami luka tusuk setelah diserang dengan senjata tajam.

    Usai kejadian, korban meminta pertolongan warga sekitar dan segera dilarikan ke rumah sakit. Berdasarkan hasil visum, keduanya mengalami luka serius dan mendapatkan perawatan intensif.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Cirebon Kota langsung melakukan penyelidikan. Salah satu pelaku berinisial M.M.U. alias U. (36) berhasil ditangkap di wilayah Beber, Kabupaten Cirebon, Rabu (30/7/2025).

    “Penyidik telah menahan satu tersangka dan masih memburu pelaku lainnya, termasuk A. yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas AKP Fajri.

    Dalam proses penyidikan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dompet berisi kartu identitas korban. Pelaku yang sudah diamankan dijerat dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pengeroyokan secara bersama-sama, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun 6 bulan penjara.

    “Kami akan tuntaskan kasus ini. Semua pelaku yang terlibat akan dikejar dan diproses sesuai hukum,” tegas AKP Fajri.

    Polres Cirebon Kota mengimbau masyarakat agar selalu waspada serta tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal.

    Masyarakat dapat menghubungi Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851. (Haris)

  • EWF Cirebon Apresiasi Mitra Kerja Lewat Program Kepemilikan Aset

    EWF Cirebon Apresiasi Mitra Kerja Lewat Program Kepemilikan Aset

    cirebontrust.id – PT Equityworld Futures (EWF) Cabang Cirebon menjalankan program privilege bagi mitra kerja yang berprestasi, berupa fasilitasi kepemilikan mobil dan rumah impian.

    Program itu diberikan kepada mitra dengan jabatan tertentu yang telah memenuhi kriteria, seperti loyalitas, performa kerja, hingga kepemimpinan tim.

    Penyerahan mobil dilakukan di kantor EWF Cirebon, Rabu (30/7/2025). Penerima mobil adalah Ade Cholis Apipudin, yang akrab disapa Coco. Sementara itu, penerima rumah adalah Ersian, atau yang biasa dipanggil Cia.

    “Program ini bukan sekadar target, melainkan privilege yang hanya diberikan kepada mitra kerja dengan performa unggul. Perusahaan juga melihat aspek loyalitas dan attitude,” ujar Kepala Cabang EWF Cirebon, Ernest Firman, Kamis (31/7/2025).

    Program tersebut berlaku untuk mitra kerja yang telah mencapai posisi tertentu. Untuk mobil diberikan kepada mitra di level Senior Business Manager, sedangkan rumah diberikan bagi mitra di level Senior Executive Manager.

    Menurut Ernest, perusahaan mengarahkan para mitra kerja untuk menabung terlebih dahulu guna memenuhi uang muka (DP) sebesar 30 persen dari nilai aset yang dituju. Setelah DP terpenuhi, perusahaan memfasilitasi cicilan mobil atau rumah tanpa bunga.

    “Cicilan ini dipotong langsung dari penghasilan mitra kerja, dengan durasi maksimal dua tahun. Bahkan, ada yang menyelesaikannya dalam waktu kurang dari dua tahun,” jelas Ernest.

    Ia menambahkan, mayoritas mitra kerja EWF Cirebon adalah anak muda dengan penghasilan yang kompetitif, tergantung performa dan hasil kerja.

    Seluruh mitra telah melewati pelatihan intensif dan bekerja sesuai aturan yang diawasi oleh Bappebti dan Bursa Berjangka. Melalui program ini, perusahaan ingin menanamkan kesadaran pentingnya pengelolaan keuangan.

    “Kami ajarkan money management. Jadi tidak hanya digunakan untuk konsumsi, seperti makan atau jalan-jalan, tetapi juga diarahkan untuk punya aset,” tuturnya.

    Coco, yang saat ini berusia 27 tahun, berhasil memiliki mobil Honda Brio Satya. Sementara itu, Ersian yang baru berusia 24 tahun mendapatkan rumah di Kota Cirebon. Saat ini, rumah tersebut tengah dalam proses notaris.

    “Teman-teman muda yang lain juga bisa seperti Coco dan Cia. Di sini yang diperlukan hanya kemauan untuk belajar dan berkembang. Semua di sini adalah perintis, bukan pewaris,” kata Ernest Firman.

    Ernest menegaskan, EWF tidak memandang latar belakang pendidikan dalam memberikan kesempatan.

    “Coco lulusan SMK bisa punya mobil. Ersian juga lulusan SMK dan bisa punya rumah. Jadi siapa pun bisa, asal ada kemauan,” imbuhnya.

    Ade Cholis Apipudin atau Coco yang kini menjabat Senior Business Manager mengaku senang dan bangga bisa memiliki mobil impian.

    “Dengan penghasilan saya di EWF, sayang sekali kalau tidak punya aset seperti mobil,” ujar Coco.

    Mobil tersebut selain untuk kebutuhan pribadi juga akan digunakan sebagai kendaraan operasional kerja. Ia berharap, mobil itu bisa menjadi pemacu semangat bagi timnya.

    “Mobil ini juga sebagai motivasi bagi tim agar mereka bisa ikut meraih apa yang saya raih,” pungkasnya. (Haris)

  • Indosat Ooredoo Hutchison Pertahankan Profit di Tengah Tekanan Pasar

    Indosat Ooredoo Hutchison Pertahankan Profit di Tengah Tekanan Pasar

    cirebontrust.id – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH; IDX: ISAT) mengumumkan kinerja keuangan kuartal II tahun 2025 yang menunjukkan ketahanan bisnis meskipun menghadapi tantangan pasar dan perubahan perilaku konsumen.

    Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp13,5 triliun, turun tipis 0,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Meski mengalami penurunan pendapatan, perusahaan tetap mencetak laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,024 triliun. Sementara EBITDA tercatat sebesar Rp6,4 triliun dengan margin EBITDA yang sehat sebesar 47,6 persen, didorong oleh efisiensi biaya dan disiplin operasional.

    “Indosat terus menjaga komitmennya untuk menciptakan nilai jangka panjang dengan dukungan dan dedikasi yang konsisten dari seluruh pihak yang terlibat. Kami melanjutkan komitmen untuk berfokus pada keberlanjutan profitabilitas, peningkatan efisiensi operasional, dan terus berada pada transformasi menuju AI TechCo,” ujar President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha.

    “Namun yang terpenting, kami tetap fokus pada tujuan besar kami: memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang inklusif,” lanjutnya.

    Indosat mencatat rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) sebesar Rp38.900, dengan jumlah pelanggan mencapai 95,4 juta. Pertumbuhan trafik data meningkat 10,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, sejalan dengan investasi perusahaan dalam perluasan jaringan digital.

    Selama paruh pertama 2025, Indosat menambah lebih dari 15.000 BTS baru, menjadikan total BTS 4G aktif lebih dari 203.000 unit. Belanja modal (CAPEX) mencapai Rp7,5 triliun, dengan sekitar 79 persen dialokasikan untuk peningkatan pengalaman pelanggan. Perusahaan juga mencatat rasio utang bersih terhadap EBITDA sebesar 0,49 kali, mencerminkan stabilitas keuangan yang terjaga.

    Indosat juga memperkuat komitmennya terhadap pemerataan akses teknologi dengan meresmikan AI Experience Center (AIEC) di Jayapura, Papua. Fasilitas ini diharapkan menjadi motor transformasi berbasis AI di wilayah timur Indonesia, terutama dalam sektor pendidikan dan kesehatan.

    Selain itu, IOH mencatat pencapaian strategis sebagai mitra utama AI Center of Excellence, inisiatif nasional yang diprakarsai oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kolaborasi dengan perusahaan global seperti NVIDIA dan Cisco ini bertujuan memperkuat ekosistem AI nasional, mempercepat pengembangan talenta lokal, k mendukung transformasi bisnis menuju perusahaan berbasis AI.

    “Perjalanan ini belum selesai. Kami optimis telah berada di jalur yang tepat dengan berfokus pada inovasi dan kolaborasi, serta komitmen untuk memberikan dampak yang nyata dan signifikan, tidak hanya bagi kemajuan bisnis, tetapi juga untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Vikram. (Haris)

  • KAI Daop 3 Cirebon Amankan Pelaku Pelemparan KA Brawijaya

    KAI Daop 3 Cirebon Amankan Pelaku Pelemparan KA Brawijaya

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon berhasil mengamankan seorang anak laki-laki yang diduga melakukan pelemparan terhadap KA Brawijaya (KA 37) relasi Malang–Gambir. Insiden itu terjadi di petak jalan antara Stasiun Waruduwur dan Cirebonprujakan pada Juli 2025.

    Pelaku diamankan pada Selasa (29/7/2025) setelah petugas keamanan melakukan penyisiran dan pengumpulan informasi dari warga sekitar lokasi kejadian.

    “Petugas pengamanan berhasil mengamankan pelaku setelah melakukan pengawasan di area terjadinya aksi pelemparan dan mendapati satu orang anak yang sedang mencoba melakukan pelemparan terhadap KA yang melintas. Kemudian anak tersebut dimintai keterangan dan mengaku sebagai pelaku pelemparan KA Brawijaya,” ujar Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, dalam keterangannya, Rabu (30/7/2025).

    Menurut Muhibbuddin, pelaku kemudian dibina oleh aparat desa dan tokoh masyarakat dengan disaksikan langsung oleh kedua orang tuanya. Dalam proses pembinaan tersebut, orang tua pelaku menandatangani surat pernyataan bahwa mereka akan mengawasi dan membimbing anaknya agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

    “Orang tua pelaku memohon maaf kepada KAI atas tindakan anaknya yang memiliki keterbelakangan mental, dan berjanji akan mengawasi serta memastikan anaknya tidak lagi bermain di area jalur KA,” tambahnya.

    Muhibbuddin berharap insiden ini menjadi peringatan bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api. Ia menegaskan, KAI tidak akan menoleransi aksi pelemparan terhadap kereta dan akan terus mengambil langkah tegas untuk memberantas vandalisme.

    Perbuatan tersebut dinilai sangat berbahaya karena KA mengangkut ribuan penumpang dalam setiap perjalanan. Aksi pelemparan bukan hanya merusak fasilitas, tetapi juga dapat mencederai penumpang bahkan menyebabkan korban jiwa.

    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, setiap tindakan yang merusak atau mengganggu sarana dan prasarana kereta api adalah pelanggaran hukum. Bahkan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Bab VII tentang kejahatan yang membahayakan keamanan umum bagi orang atau barang, pelaku vandalisme bisa dijerat hukuman penjara hingga 15 tahun.

    “Dengan masih adanya tangan-tangan iseng yang melakukan pelemparan saat kereta api melintas, kami mengimbau kepada para tokoh masyarakat dan orang tua untuk turut berperan dalam mengedukasi warga, terutama anak-anak, agar ikut menjaga keselamatan perjalanan kereta dengan tidak melakukan tindakan vandalisme,” tutup Muhibbuddin. (Haris)

  • KAI Daop 3 Cirebon Serahkan Bantuan Sound System untuk Perpenka

    KAI Daop 3 Cirebon Serahkan Bantuan Sound System untuk Perpenka

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan sosial masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

    Dalam salah satu realisasi program tersebut, KAI Daop 3 Cirebon menyerahkan bantuan berupa peralatan sound system kepada Perkumpulan Pensiunan Karyawan Kereta Api (Perpenka) Wilayah Daop 3 Cirebon.

    Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan serta apresiasi kepada para pensiunan atas kontribusi mereka selama mengabdi di KAI.

    “Para pensiunan adalah bagian penting dari sejarah perjalanan KAI. Kami sangat menghargai pengabdian mereka, dan bantuan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran berbagai kegiatan Perpenka, seperti pengajian, senam bersama, pertemuan rutin, dan sebagainya, sehingga silaturahmi sesama anggota tetap terjalin erat,” ujar Arie, Selasa (29/7/2025).

    Bantuan senilai Rp13.300.000 itu diserahkan langsung oleh Mohamad Arie kepada Ketua Perpenka Wilayah Daop 3 Cirebon dalam acara yang digelar di Ruang Kolaboratif Kantor Daop 3 Cirebon. Kegiatan tersebut turut dihadiri Komite TJSL dan sejumlah perwakilan Perpenka.

    Ketua Perpenka Wilayah Daop 3 Cirebon menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung aktivitas organisasi. Ia menilai, perhatian yang diberikan oleh KAI kepada para pensiunan membuat mereka tetap merasa menjadi bagian penting dari perusahaan.

    “Hubungan KAI dengan pekerjanya tidak berhenti setelah masa kerja selesai. Kami ingin para pensiunan tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar KAI. Karena bagi kami, keberhasilan perusahaan tidak terlepas dari peran besar mereka di masa lalu,” tutur Arie menambahkan.

    KAI Daop 3 Cirebon berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi kegiatan Perpenka, sekaligus mendorong para pensiunan untuk terus aktif menjaga kesehatan dan menikmati hidup yang bahagia. (Haris)

  • Seleksi Komisi Informasi Cirebon, Publik Ingatkan Timsel Tak Cawe-Cawe

    Seleksi Komisi Informasi Cirebon, Publik Ingatkan Timsel Tak Cawe-Cawe

    cirebontrust.id -;Seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Kota Cirebon telah memasuki tahap 40 besar. Para peserta yang lolos dijadwalkan akan menjalani psikotes dan dinamika kelompok pada 13 Agustus 2025 mendatang.

    Tahapan seleksi itu menuai sorotan dari berbagai pihak. Mereka mendorong agar proses berjalan secara objektif, transparan, dan bebas dari intervensi maupun kepentingan pribadi.

    Presiden Kaukus Muda, Reno Sukriano, meminta Tim Seleksi (Timsel) agar tidak terlibat dalam praktik yang dapat mencederai integritas seleksi. Ia menekankan pentingnya keterbukaan, mengingat Komisi Informasi merupakan lembaga yang berfungsi mengawasi keterbukaan informasi publik.

    “Kami berharap seleksi ini objektif dan bersih dari kepentingan. Jangan sampai ada indikasi keberpihakan kepada calon tertentu, apalagi jika sampai Pansel ikut bermain. Itu jelas mencederai proses,” ujar Reno, Rabu (30/7/2025).

    Reno juga mendesak agar seluruh hasil seleksi, termasuk nilai dari tiap peserta di setiap tahapan, diumumkan secara terbuka kepada publik.

    “Ini Komisi Informasi, masa proses seleksinya tertutup? Lebih baik semua dibuka saja, termasuk nilai tiap tahapan. Publik berhak tahu,” kata Reno.

    Ia bahkan mengungkap adanya dugaan konflik kepentingan dalam proses seleksi tersebut. Reno menyebut adanya informasi bahwa salah satu peserta yang lolos 40 besar merupakan kerabat dari anggota Timsel.

    “Kalau benar ada keluarga Timsel yang ikut seleksi dan lolos, ini berbahaya. Bisa menimbulkan kecurigaan publik. Maka satu-satunya jalan adalah keterbukaan total, sesuai amanat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Reno meminta agar seluruh dokumen pendaftaran dan hasil penilaian dari setiap tahapan seleksi dibuka secara publik.

    “Buka semua, dari dokumen persyaratan sampai nilai tes. Kalau seleksi ini bersih, tak perlu takut transparan,” pungkas Reno. (Haris)

  • Samsung Galaxy Z Fold7 dan Flip7: Lebih Tipis, Lebih Tangguh

    Samsung Galaxy Z Fold7 dan Flip7: Lebih Tipis, Lebih Tangguh

    cirebontrust.id – Samsung kembali menorehkan terobosan di dunia teknologi dengan merilis Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7, dua perangkat foldable tercanggih dan tertipis yang pernah dikembangkan perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

    Kedua perangkat itu menawarkan desain yang lebih ramping, ringan, dan tangguh dibanding pendahulunya, serta menyematkan berbagai inovasi mutakhir dari sisi layar, engsel, hingga kamera.

    “Sejak pertama kali meluncurkan smartphone lipat pada 2019, kami terus mengembangkan teknologi foldable untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna. Galaxy Z Fold7 dan Flip7 adalah hasil evolusi dari visi kami untuk menghadirkan perangkat canggih yang tetap ringkas dan nyaman digunakan,” ujar Presiden dan Head of Mobile eXperience Business Samsung Electronics, TM Roh, dalam keterangan resminya.

    Galaxy Z Flip7 hadir dengan desain ultra ringkas yang dapat dimasukkan ke dalam saku, memiliki ketebalan hanya 6,5 mm saat dibuka dan 13,7 mm saat ditutup. Meski tampil lebih ramping, kapasitas baterainya justru meningkat sebesar 300 mAh berkat desain internal yang disusun secara presisi.

    Sementara itu, Galaxy Z Fold7 tampil 48% lebih tipis dibandingkan generasi pertama, dengan ketebalan 8,9 mm saat dilipat dan hanya 4,2 mm saat dibuka. Layar utamanya kini lebih lebar, lebih terang, dan mengusung rasio baru 21:9 yang membuat navigasi dan multitasking semakin intuitif.

    Z Fold7 diperkuat dengan Armor FlexHinge generasi ketiga yang 27% lebih ramping dan 43% lebih ringan dari versi sebelumnya. Inovasi ini memungkinkan desain engsel yang tetap kuat meski lebih kecil, serta mampu menahan pelipatan berulang. Alloy baru yang digunakan meningkatkan kekuatan struktur hingga 14%.

    Galaxy Z Flip7 juga mengusung FlexHinge terbaru Samsung, 29% lebih ramping dibanding Flip6 namun tetap mendukung fitur FlexMode dan penggunaan harian yang intens.

    Samsung berhasil mengurangi ketebalan layar Fold7 lebih dari 39% dengan menyusun ulang struktur panel dan mengganti kisi serat karbon dengan titanium, sehingga meningkatkan daya tahan sebesar 64%. Ultra Thin Glass (UTG) pada layar Fold7 juga 50% lebih tebal dari generasi sebelumnya, menghadirkan tampilan yang lebih halus dan minim lipatan.

    Untuk Flip7, layar depannya kini tampil utuh tanpa lekukan hitam, sementara bezel dipangkas dari 3,94 mm menjadi hanya 1,25 mm—pengurangan hingga 68%, menjadikan Flip7 ponsel lipat dengan bezel tertipis di kelasnya.

    Galaxy Z Fold7 menjadi ponsel lipat pertama yang menyematkan kamera wide-angle 200 MP, berkat aktuator tipis dan struktur modul kamera yang telah diperkecil 18%. Teknologi ini dikembangkan melalui lebih dari 30.000 simulasi untuk menjaga performa fotografi di perangkat foldable yang sangat ramping.

    Z Flip7 pun tak kalah impresif. Modul kameranya telah didesain ulang sepenuhnya untuk mempertahankan kualitas gambar flagship dalam bodi yang lebih kecil. Samsung menyusun ulang komponen internal untuk memastikan fokus otomatis tetap cepat dan akurat dengan aktuator berukuran lebih kecil.

    Z Fold7 kini menggunakan Corning® Gorilla® Glass Ceramic 2 yang 30% lebih kuat dari generasi sebelumnya. Bingkai dan penutup engselnya pun telah ditingkatkan dengan Advanced Armor Aluminium yang 10% lebih kokoh dari pendahulunya.

    Dengan inovasi menyeluruh ini, Samsung tidak hanya menghadirkan ponsel lipat tercanggih di dunia, tetapi juga menetapkan standar baru dalam desain dan durabilitas perangkat mobile masa depan. (Haris)

  • Alan Wari Gugat Panitia Pilwu, Tuntut Rp1,5 M dan Jadi Kuwu Pabedilanwetan

    Alan Wari Gugat Panitia Pilwu, Tuntut Rp1,5 M dan Jadi Kuwu Pabedilanwetan

    cirebontrust.id – Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilayangkan kuasa hukum Alan Wari kepada Kuwu Pabedilanwetan, Caslim, Panitia Pemilihan Kuwu dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon di Pengadilan Negeri Sumber sudah mulai digelar dan kini masuk dalam agenda mediasi, Selasa (29/7/2025).

    Gugatan PMH tersebut didaftarkan oleh Kuasa Hukum Alan Wari melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Elit Cirebon Raya, dengan nomor perkara 53/Pdt.G/2025/PN.Sbr.

    Dalam gugatan PMH tersebut, Alan Wari menuntut kerugian atas dugaan kelalaian Panitia Pemilihan Kuwu (Pilwu) Kabupaten Cirebon dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon yang meloloskan Ijazah Kuwu Caslim saat proses verifikasi persyaratan administrasi pemilihan Kuwu Serentak 2023 yang digelar dua tahun silam, tepatnya 22 Juli-22 Oktober 2023.

    “Dalam surat gugatan yang kami terima, pada intinya Alan Wari melalui kuasa hukumnya mempersoalkan ijazah paket B milik Kuwu Caslim yang dikaitkan dengan proses Pilwu serentak 2023,” ujar Kuasa Hukum Kuwu Caslim, Reno, A. Md., S.H., CCD., CIRP.

    Reno lebih lenjut menerangkan, dalam surat gugatan yang pihaknya terima, yang menjadi Tergugat tidak hanya Kuwu Caslim, tetapi Panitia Pemilihan Kuwu Serentak 2023 Kabupaten Cirebon dan juga Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Hal tersebut membuat gugatan dari Penggugat Cacat Formil dan Prematur.

    “Penggugat mendalilkan bahwa dokumen ijazah paket B milik Kuwu Caslim tidak sah, dan meminta pembatalan hasil Pilwu serta ganti rugi secara materiil dan immateriil. Namun gugatan tersebut mengandung sejumlah kelemahan mendasar,” ujarnya.

    Reno menerangkan, dalil tentang keabsahan ijazah belum pernah diuji melalui mekanisme hukum yang sah, baik administratif maupun pidana. Selain itu, gugatan menjadi rapuh karena tidak pernah terjadi pembatalan administratif, klarifikasi resmi dari Dinas Pendidikan, atau laporan pidana terkait dugaan ijazah palsu.

    “Artinya gugatan pihak Alan Wari yang diajukan ke Pengadilan Negeri salah Alamat. Seharusnya menjadi ranah hukum Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) sesuai dengan asas Kompetensi Absolut,” paparnya.

    Selain itu, Reno memaparkan, Penggugat yang dalam perkara ini diwakilkan oleh Direktur LBH Elit Cirebon Raya, Maman Roenza, yang bertindak berdasarkan surat kuasa Alan wari tertanggal 18 Mei 2025, bermasalah dalam hal Legal Standing.

    “Penggugat mengklaim bertindak atas dasar Surat Kuasa dari Alan Wari untuk mengajukan gugatan PMH. Namun menggunakan alamat pribadi yang berbeda dengan alamat kelembagaan LBH tersebut. Di sisi lain, Penggugat juga bukan peserta Pilwu, bukan yang terdampak langsung, dan tidak memiliki hubungan hukum pribadi terhadap objek sengketa,” tandasnya.

    Dalam kondisi tersebut, terang Reno, gugatan ini berpotensi tidak memenuhi syarat formil legal standing, dan dapat dikualifikasikan sebagai gugatan yang diajukan oleh pihak yang tidak berwenang atau tanpa kepentingan hukum langsung, sebagaimana diatur dalam Pasal 123 HIR, Prinsip Direct Interest, dan Yurisprudensi MA No. 1795 K/Pdt/2004.

    Lebih lanjut Reno memaparkan, gugatan ini juga cenderung politis yang bersumber dari rasa tidak terima akibat kekalahan dalam gelaran Pemilihan Kuwu Serentak di Pabedilanwetan.

    “Kami menilai bahwa gugatan ini hanyalah bagian dari dinamika politik lokal pasca kekalahan calon tertentu dalam kontestasi Pilkwu 2023, dan bukan karena alasan yuridis yang sahih. Kuwu Caslim telah menjalani proses demokratis secara terbuka dan prosedural, disahkan oleh Panitia Pilwu dan Pemerintah Kabupaten, serta terpilih berdasarkan kehendak rakyat,” pungkasnya. (*)

  • Penanganan Jalur Rel, KAI Optimalkan Geotekstil dan Geogrid

    Penanganan Jalur Rel, KAI Optimalkan Geotekstil dan Geogrid

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon melakukan penanganan terhadap jalur rel yang mengalami mud pumping guna menjaga kenyamanan perjalanan penumpang. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar.

    Mud pumping merupakan kondisi ketika material ballast tercampur dengan tanah akibat masuknya air ke dalam struktur jalan rel serta tekanan beban dari kereta api yang melintas.

    Hal itu mengakibatkan berkurangnya daya dukung jalan rel dan berpotensi merusak struktur lintasan. Fenomena tersebut disebabkan oleh tidak berfungsinya sistem resapan saluran air, sehingga air menggenang dan membuat batu balas menjadi kotor serta padat.

    “Penanganan terhadap kondisi ini dilakukan dengan cara menguras batu balas menggunakan material geotekstil dan geogrid,” ujar Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Senin (29/7/2025).

    “Kami melakukan pembersihan di bawah bantalan rel, kemudian memasang geotekstil yang berupa lembaran sintesis berpori dan geogrid berbentuk jaring dari bahan polimer, logam, atau kaca. Material ini berfungsi memperkuat struktur tanah dan meningkatkan stabilitas jalur rel,” tambahnya.

    Selain itu, KAI juga memasang pipa HDPE (High Density Polyethylene) di sisi kanan dan kiri rel. Pipa ini berperan penting dalam sistem drainase bawah tanah agar air pada batu balas dapat mengalir dengan baik. Setelah pemasangan sistem drainase, dilakukan pemadatan pada konstruksi jalan rel guna memperbaiki geometri jalur.

    “Penanganan dengan metode ini terbukti cukup efektif mengatasi permasalahan konstruksi jalan rel, baik di stasiun maupun lintasan antarstasiun. Guncangan di atas kereta api yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan penumpang dapat diminimalkan,” kata Muhibbuddin.

    Daop 3 Cirebon merupakan salah satu jalur kereta api terpadat di Indonesia dengan lebih dari 140 perjalanan kereta api setiap harinya. Oleh karena itu, keandalan operasional pada jalur ini menjadi krusial karena berdampak langsung terhadap kinerja daerah operasi lainnya.

    “Salah satu titik yang mengalami mud pumping dan sudah kami tangani adalah di Stasiun Pringkasap. Dengan penanganan yang tepat, potensi guncangan saat kereta melintas bisa dieliminasi,” jelasnya.

    Muhibbuddin menegaskan bahwa KAI Daop 3 Cirebon akan terus berupaya menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang melalui perawatan jalur rel secara berkala dan bertahap di titik-titik lain yang mengalami permasalahan serupa.

    “KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen terus memberikan kenyamanan kepada penumpang kereta api, dengan melakukan penanganan secara bertahap terhadap kondisi jalan rel di stasiun-stasiun lainnya yang mengalami hal serupa,” tutupnya. (Haris)