Bulan: Juni 2025

  • Cara Daftar Prolanis BPJS Kesehatan untuk Pasien Diabetes dan Hipertensi

    Cara Daftar Prolanis BPJS Kesehatan untuk Pasien Diabetes dan Hipertensi

    cirebontrust.id – BPJS Kesehatan menghadirkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) sebagai upaya pemeliharaan kesehatan bagi peserta yang menderita penyakit kronis, seperti diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi.

    Program ini merupakan layanan kesehatan dengan pendekatan proaktif dan terintegrasi antara peserta, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), serta BPJS Kesehatan.

    Program Prolanis bertujuan untuk membantu peserta menjaga kualitas hidup yang optimal melalui berbagai kegiatan kesehatan rutin, mulai dari konsultasi, pemberian obat, hingga edukasi dan pemeriksaan penunjang.

    Siapa Saja yang Bisa Mengikuti Program Prolanis?

    Peserta BPJS Kesehatan yang telah terdiagnosis menderita diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi berhak mengikuti program ini. Peserta yang telah terdaftar dalam Program Rujuk Balik (PRB) untuk kedua penyakit tersebut akan secara otomatis menjadi peserta Prolanis.

    Selain itu, peserta dapat mendaftar melalui FKTP tempat terdaftar setelah menerima edukasi dan informasi seputar manfaat program ini dari tenaga kesehatan.

    Ragam Aktivitas dalam Program Prolanis

    Program Prolanis mencakup berbagai aktivitas yang dilakukan secara berkala, baik secara tatap muka langsung maupun daring. Beberapa kegiatan utama dalam program ini, antara lain:

    • Konsultasi Kesehatan
      Peserta dapat melakukan konsultasi kesehatan secara langsung atau melalui layanan telekonsultasi sesuai kebutuhan, kapan saja.
    • Pelayanan Obat
      Peserta menerima obat secara rutin setiap bulan sesuai dengan resep dan kebutuhan medis.
    • Edukasi dan Senam (Aktivitas Fisik)
      Kegiatan edukasi kesehatan dan senam dilakukan setiap bulan untuk membantu meningkatkan kebugaran dan pemahaman peserta mengenai pengelolaan penyakit kronis.
    • Pemeriksaan Penunjang
      Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala sesuai jenis penyakit yang diderita, sebagai berikut:
    • Pemeriksaan untuk Prolanis Diabetes Melitus:
    • Pemeriksaan Gula Darah Puasa (GDP) dan Gula Darah Postprandial (GDPP): 1 kali per bulan
    • Pemeriksaan HbA1C: Setiap 3 hingga 6 bulan
    • Pemeriksaan Kimia Darah dan Urin Analisis: (Kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida, kreatinin, ureum, mikroalbuminuria): Setiap 6 bulan
    • Pemeriksaan untuk Prolanis Hipertensi:
    • Pemeriksaan tekanan darah: Sesuai indikasi medis
    • Pemeriksaan HbA1C: Setiap 3 hingga 6 bulan
    • Pemeriksaan Kimia Darah dan Urin Analisis: (Kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida, kreatinin, ureum, mikroalbuminuria): Setiap 6 bulan

    Melalui Prolanis, BPJS Kesehatan berharap penderita penyakit kronis dapat menjalani pengobatan secara berkesinambungan dan meningkatkan kualitas hidup melalui layanan yang terjangkau, terukur, dan berkelanjutan. (Haris)

  • Lounge Sessions Grage City Mall, Tempat Ngopi Nyaman dan Personal

    Lounge Sessions Grage City Mall, Tempat Ngopi Nyaman dan Personal

    cirebontrust.id – Suasana baru kini hadir di Grage City Mall (GCM), Cirebon. Lounge bernama Sessions akan resmi dibuka dan menawarkan konsep tempat bersantai yang berbeda dari kafe pada umumnya.

    Lounge itu dirancang untuk pengunjung yang menginginkan suasana lebih tenang, privat, dan nyaman, sekaligus cocok untuk kebutuhan bisnis maupun pertemuan informal.

    Direktur PT Nuansa Saji Artisan, Guswana Soerya Danoeningrat, mengatakan, Sessions dirancang bagi pengunjung yang mengutamakan privasi saat menikmati kopi atau berkegiatan lainnya.

    “Jadi untuk masyarakat yang mau berbisnis di sini, mungkin juga untuk meeting, bisa. Sekadar bersantai menikmati kopi juga sangat bisa,” kata Guswana saat ditemui pada Sabtu (28/6/2025) malam.

    Sessions mengusung nuansa santai dengan sentuhan musik jazz yang menenangkan, menciptakan atmosfer eksklusif di tengah kesibukan pusat perbelanjaan.

    Meski berkonsep lounge yang biasa ditemukan di hotel, Lounge Sessions justru memilih lokasi di dalam mal untuk menghadirkan kemudahan akses dengan harga yang tetap terjangkau.

    “Grage City Mall dipilih karena konsep seperti ini belum ada di Cirebon, apalagi di dalam mal. Biasanya orang harus ke hotel jika ingin mencari lounge. Sekarang, bisa langsung di sini, dengan harga yang lebih ramah di kantong,” jelasnya.

    Sessions menawarkan beragam pilihan menu, mulai dari makanan bergaya oriental, western, hingga berbagai jenis kopi pilihan. Salah satu menu andalan adalah sajian kopi tanpa tambahan gula, tetapi tetap memiliki cita rasa manis alami.

    “Kopi di sini sebisa mungkin tidak memakai gula, tetapi memang tetap sedikit manis. Kami juga punya manual brew. Jenis kopinya berganti setiap bulan,” ujar Guswana.

    Tak hanya itu, Lounge Sessions juga memberikan keleluasaan bagi pengunjung untuk turut bernyanyi. Hal itu diharapkan bisa menciptakan suasana yang lebih akrab dan menyenangkan.

    “Boleh customer untuk bernyanyi. Kita sediakan fasilitasnya di sini, jadi membuat pelanggan juga lebih nyaman lagi,” imbuhnya.

    Saat ini, Lounge Sessions beroperasi mulai pukul 10.00 WIB dan dirancang memiliki pintu akses sendiri, sehingga pengunjung tidak harus melalui pintu utama mal.

    Untuk menambah daya tarik, pertunjukan musik secara langsung (live music) akan digelar dua kali dalam sepekan.

    “Nanti kami buatkan pintu sendiri, jadi tidak harus lewat pintu mal. Kami juga akan hadirkan live music dua hari dalam satu minggu,” kata dia.

    Menu sarapan juga direncanakan akan ditambahkan seiring meningkatnya jumlah pengunjung. Lounge Sessions menargetkan segmen dewasa yang menginginkan suasana lebih cozy dengan harga yang tetap affordable. (Haris)

  • KAI Daop 3 Cirebon Luncurkan Kereta Makan Mewah

    KAI Daop 3 Cirebon Luncurkan Kereta Makan Mewah

    cirebontrust.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para pelanggan.

    Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah menghadirkan kereta makan (M1) berstandar premium, hasil pengembangan dari Balai Yasa Tegal.

    Kereta makan itu kini dirangkaikan dalam perjalanan Kereta Api (KA) Cakrabuana dengan relasi Gambir–Cirebon–Purwokerto pulang-pergi (PP), serta KA Gunungjati dengan relasi Gambir–Cirebon–Semarang Tawang Bank Jateng PP.

    Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan, kereta makan tersebut dirancang dengan mengedepankan konsep kemewahan, fungsi, dan kenyamanan bagi penumpang.

    “Kereta makan ini tidak hanya sekadar tempat makan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan perjalanan yang lebih menyenangkan dan berkesan bagi pelanggan. Dengan desain interior yang mewah dan fasilitas lengkap, kami ingin memberikan standar pelayanan yang lebih tinggi,” ujar Muhibbuddin, Senin (30/6/2025).

    Kereta makan premium tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas unggulan, seperti ruang makan yang lebih luas dan tata letak ergonomis. Kursi sofa premium yang empuk disediakan bersama meja makan bergaya minimalis.

    Interior kereta dirancang dengan nuansa warna cokelat klasik, dipadukan dengan tekstur dan warna kayu yang memberikan kesan elegan dan hangat.

    Untuk menambah nuansa lokal, kereta makan ini juga dihiasi dengan ornamen batik pada panel dinding dan plafon, yang menciptakan suasana bersantap yang akrab serta mencerminkan kearifan lokal.

    “Selain desain yang mewah dan fasilitas yang lengkap, kereta makan ini dibuat dengan material yang tidak mudah terbakar, bersifat antibakteri, dan mudah dibersihkan. Hal ini menjadikannya tempat makan yang aman dan nyaman di tengah perjalanan kereta api,” kata Muhibbuddin.

    Tak hanya itu, bagi penumpang yang ingin menunaikan ibadah selama perjalanan, KAI juga menyediakan fasilitas mushola yang nyaman. Musala tersebut dilengkapi dengan ornamen mihrab yang menambah kekhusyukan dalam beribadah, serta tempat penyimpanan perlengkapan salat.

    “KAI akan terus berinovasi dalam berbagai aspek guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, dengan harapan para pelanggan akan semakin nyaman dalam menggunakan kereta api,” tambahnya. (Haris)

  • Wisuda ke-75, UGJ Menuju Kampus Digital

    Wisuda ke-75, UGJ Menuju Kampus Digital

    cirebontrust.id – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menyelenggarakan Sidang Terbuka Wisuda ke-75 secara khidmat di Auditorium Kampus I UGJ pada Minggu (29/6/2025).

    Sebanyak 575 wisudawan dari program sarjana, profesi dokter, hingga magister resmi dilantik. Dengan ini, total alumni UGJ mencapai 44.904 orang.

    Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., menyatakan, wisuda kali ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan pencapaian penting kampus, yakni diperolehnya Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

    “Capaian ini bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi hasil nyata dari kerja keras seluruh sivitas akademika UGJ dalam menjunjung tinggi mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Faqih.

    Ia menegaskan, UGJ kini tengah bertransformasi menuju kampus berbasis digital sebagai respons terhadap perkembangan era kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi.

    “Kami mengusung konsep kampus digital, dosen digital, tenaga kependidikan digital, dan mahasiswa digital. Ini bukan sekadar jargon, tetapi langkah nyata untuk menciptakan ekosistem akademik yang adaptif dan kompetitif,” tegasnya.

    Hingga saat ini, UGJ telah berhasil mengantarkan 10 program studi meraih akreditasi unggul, sebagai bentuk komitmen terhadap mutu dan daya saing pendidikan tinggi.

    Prof. Faqih juga menyampaikan bahwa pencapaian itu bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

    Ia turut mengapresiasi dukungan orang tua wisudawan serta Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati yang terus berperan aktif dalam kemajuan institusi.

    Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang telah diraih UGJ. Ia menyebutnya sebagai langkah monumental dalam sejarah perguruan tinggi tersebut.

    “Akreditasi Unggul adalah bukti nyata dedikasi sivitas akademika UGJ dalam menjaga dan meningkatkan mutu. Ini menjadi energi positif untuk terus bergerak maju menuju kejayaan,” ujarnya.

    Mukarto juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan.

    “Mari kita terus bekerja keras dan cerdas, serta tetap rendah hati demi kemajuan UGJ yang kita cintai,” tandasnya. (Haris)

  • Hari Jadi Cirebon, DPRD Ajak Warga Refleksi dan Bangun Kota

    Hari Jadi Cirebon, DPRD Ajak Warga Refleksi dan Bangun Kota

    cirebontrust.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon, Andrie Sulistio, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Jadi Cirebon ke-598 sebagai momentum refleksi dan penguatan komitmen dalam membangun kota secara inklusif dan berkelanjutan.

    Dalam rapat paripurna yang digelar di Griya Sawala, Gedung DPRD Kota Cirebon, Sabtu (28/6/2025), Andrie menyampaikan bahwa Hari Jadi Cirebon bukan semata seremoni tahunan, melainkan waktu yang tepat untuk mengenang jasa para pendahulu serta mengevaluasi peran masing-masing dalam pembangunan kota.

    “Peringatan ini adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberlangsungan Kota Cirebon yang tetap kokoh dan berkembang. Ini juga bentuk penghargaan kepada para pendahulu yang telah merintis kota ini,” ujar Andrie.

    Hari Jadi Cirebon diperingati setiap 1 Muharam dalam kalender Hijriah. Penetapan ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cirebon Nomor 4 Tahun 2024 tentang Hari Jadi Cirebon. Tahun ini, peringatan mengusung tema Cirebon Mayungi lan Nyumponi dan tagline Cirebon Idola yang mencerminkan tekad menghadirkan pelayanan publik terbaik, perlindungan sosial, serta pembangunan yang merata.

    “Membangun Kota Cirebon butuh komitmen dan gotong royong. Hari Jadi ke-598 ini diharapkan membawa semangat baru dalam membangun kultur kebersamaan,” kata Andrie.

    Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya pembangunan yang menyeluruh dan berkeadilan. Dalam penutup sambutannya, Andrie mengajak seluruh jajaran pemerintah, lembaga, dan masyarakat untuk terus menjaga dan membangun Kota Cirebon secara kolektif.

    “Kami ingin Kota Cirebon menjadi rumah bersama yang aman, damai, dan mampu memberikan perlindungan budaya, sosial, dan spiritual bagi seluruh masyarakat,” imbuhnya.

    Senada dengan itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan bahwa tema Mayungi lan Nyumponi menggambarkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kota yang tertata secara fisik, sehat secara ekologis, dan adil secara sosial. Ia menegaskan, salah satu tantangan serius saat ini adalah maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah sekitar.

    “Pemkot Cirebon berkomitmen memastikan pembangunan tidak mengorbankan lingkungan,” ujar Edo.

    Bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati dan Forkopimda, Edo menyatakan bahwa penanganan tambang ilegal merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

    Ia menambahkan bahwa aktivitas tambang ilegal tidak hanya membahayakan pekerja, tetapi juga merusak keseimbangan ekologis dan mengancam keberlangsungan lingkungan hidup.

    “Pembangunan ke depan harus menjunjung keberlanjutan, mengutamakan keseimbangan alam, dan menjamin hak generasi mendatang,” tegasnya.

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dalam sambutannya pada Senin (24/6/2025), turut menyoroti arah pembangunan Kota Cirebon. Menurutnya, pembangunan harus mengedepankan kecintaan terhadap daerah dan kearifan lokal, bukan semata-mata mengejar proyek fisik.

    “Kota Cirebon mau dibawa ke mana? Standarnya sederhana, Pak Wali, jalan-jalan harus baik, sampai gang kecil pun harus rapi dan menggunakan paving blok, bukan hotmix. Supaya air meresap dan lingkungan tetap sehat,” ucap Dedi.

    Ia juga mengimbau agar penataan kota dilakukan secara ekologis, dengan menanam pohon-pohon khas daerah seperti pohon jamblang di sepanjang jalan. Selain itu, arsitektur bangunan pemerintahan pun diharapkan mencerminkan nilai-nilai dan identitas budaya Cirebon.

    “Tanami pohon jamblang yang menjadi ikon Cirebon. Kalau pohon jati tidak bisa ditanam di pinggir jalan, sebaiknya ditanam di kebun, belakang perkantoran, atau rumah dinas wali kota,” pungkasnya. (Haris)

  • Cegah Stunting Sejak Dini, Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Surabaya

    Cegah Stunting Sejak Dini, Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Surabaya

    cirebontrust.id – Pemerinntah terus mengupayakan langkah konkret untuk menekan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Bulaksari, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, Sabtu (28/6/2025).

    Kegiatan itu dihadiri ratusan warga sekitar dan dimulai sejak pukul 09.30 WIB. Sosialisasi itu menghadirkan anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina dan Analis Kebijakan SDM Ahli Madya Setdep Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Mochamad Halim.

    Arzeti Bilbina mengajak masyarakat, khususnya para orang tua di Wonokusumo, untuk memperhatikan kualitas makanan anak-anak mereka di rumah.

    “Semua itu dimulai dari makanan yang dimakan anak-anak di rumah. Oleh karena itu, program yang dibawa oleh Badan Gizi Nasional melalui Makan Bergizi Gratis ini menjadi sangat penting untuk mengatasi permasalahan tersebut,” ujar Arzeti.

    Arzeti menjelaskan bahwa MBG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang tercantum dalam Asta Cita. Program ini dirancang untuk melahirkan generasi unggul dan sehat pada masa depan.

    Sementara itu, Mochamad Halim menegaskan, program MBG memiliki peran strategis dalam mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

    “Untuk mendukung pencapaian visi tersebut, berbagai strategi telah dijalankan, salah satunya melalui peningkatan asupan gizi masyarakat serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat semakin sadar pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” kata Halim.

    Program MBG diprioritaskan bagi peserta didik, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA, serta kelompok non-pendidikan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain itu, program itu juga ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    “Dengan cara ini, program MBG tidak hanya meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian warga lokal secara langsung,” tambah Halim.

    Salah satu bentuk konkret kontribusi ekonomi dari program ini adalah pelibatan masyarakat sekitar dalam operasional dapur Satuan Produksi Pangan Gizi (SPPG). Tenaga dapur direkrut dari warga setempat agar program ini benar-benar memberikan manfaat langsung bagi komunitas sekitar.

    “Hingga saat ini, sebanyak empat SPPG telah beroperasi di wilayah Sidoarjo dan Surabaya, dan jumlah ini diharapkan terus bertambah. Sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh anak-anak sekolah di wilayah Surabaya dan sekitarnya,” pungkas Halim.

    BGN berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menyukseskan program MBG sebagai bentuk investasi nyata bagi masa depan generasi penerus bangsa. (Haris)

  • DPR RI dan BGN Gaungkan Program MBG di Ponpes Sukabumi

    DPR RI dan BGN Gaungkan Program MBG di Ponpes Sukabumi

    cirebontrust.id – DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai langkah konkret untuk menurunkan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia.

    Sosialisasi program MBG digelar di Pondok Pesantren Padna Turrahman, Sukabumi, pada Sabtu (28/6/2025) pukul 11.00 WIB.

    Acara itu dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang antusias menyambut kebijakan strategis nasional tersebut.

    Kegiatan tersebut turut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, melalui sambungan video konferensi, serta Tenaga Ahli Program dan Kemitraan (Prokerma) BGN, Adeh Tias Maulana. Hadir pula Pimpinan Pondok Pesantren Padna Turrahman, Khanzi Kurachman.

    Dalam paparannya, Zainul Munasichin mengajak masyarakat, khususnya warga Sukabumi, untuk mendukung penuh pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini.

    “Masyarakat juga harus ikut serta dalam program MBG dengan menjadi mitra atau bagian dari mitra SPPG (Dapur BGN), demi terwujudnya Indonesia Emas 2045 yang memiliki sumber daya manusia sehat dan unggul. Dengan demikian, program ini akan turut memajukan perekonomian dan membuka lapangan kerja di SPPG wilayah Sukabumi,” ujar Zainul.

    Senada dengan hal itu, Tenaga Ahli Prokerma BGN, Adeh Tias Maulana, mengimbau warga Sukabumi untuk aktif mendukung program MBG, terutama dengan menjadi fasilitator bagi penerima manfaat maupun dalam pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum terbentuk di beberapa wilayah.

    “Semoga dengan adanya sosialisasi ini, ke depannya warga sekitar dapat berpartisipasi dalam penyediaan kebutuhan dapur SPPG, baik dari sisi bahan pokok maupun tenaga kerja,” ujar Adeh Tias.

    Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan lembaga negara non-kementerian yang fokus pada upaya pemenuhan gizi nasional. BGN mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. (Haris)

  • Hati-Hati Penipuan Berkedok Pemutihan Utang

    Hati-Hati Penipuan Berkedok Pemutihan Utang

    cirebontrust.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mengimbau masyarakat di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan sekitarnya untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan OJK dengan modus program penghapusan utang atau pemutihan kredit.

    Fenomena itu terdeteksi setelah OJK Cirebon menerima informasi dari mitra strategis mengenai penawaran program penghapusan utang yang diklaim dapat memperbaiki data kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, khususnya di wilayah Ciamis.

    Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan, program seperti itu tidak benar dan merupakan hoaks.

    “Perlu kami sampaikan dan tegaskan bahwa upaya perbaikan kualitas kredit dari sebuah lembaga jasa keuangan hanya dapat dilakukan jika nasabah melunasi utangnya di lembaga jasa keuangan terkait,” ujar Agus Muntholib, Sabtu (29/6/2025).

    Agus juga menambahkan, OJK tidak pernah melakukan pemutihan atau penghapusan utang pribadi, apalagi jika terdapat permintaan data pribadi seperti KTP, Kartu Keluarga, NPWP, nama ibu kandung, atau kode OTP.

    “Jika ada yang mengaku dari OJK dan menawarkan pemutihan utang, lalu meminta data pribadi, bisa dipastikan itu adalah penipuan. Kami persilakan masyarakat untuk segera menghubungi Kontak OJK di 157 atau Kantor OJK Cirebon melalui telepon di (0231) 8300595,” tegasnya.

    OJK mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk informasi yang menawarkan program penghapusan utang atau perbaikan skor kredit dengan cara yang tidak sah.

    “Mari jaga data dan informasi pribadi demi keamanan bersama, terlebih pada era digital yang penuh tantangan seperti saat ini,” tutur Agus.

    OJK berharap, masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengklaim dapat memperbaiki catatan kredit tanpa proses yang sesuai ketentuan.

    Edukasi dan kewaspadaan terhadap penipuan digital sangat penting demi menjaga stabilitas dan kepercayaan dalam sektor keuangan. (Haris)

  • Sebelas Tahun Grage City Mall, Menuju Pusat Hiburan dan Kreativitas

    Sebelas Tahun Grage City Mall, Menuju Pusat Hiburan dan Kreativitas

    cirebontrust.id – Grage City Mall merayakan hari jadinya yang ke-11 pada Sabtu (28/6/2025) malam di Area Parkir Zona B Grage City Mall, Cirebon.

    Perayaan itu berlangsung meriah dan penuh semangat kolaboratif, karena bertepatan dengan Hari Jadi ke-598 Cirebon, ulang tahun pertama Chery Gedong Jembar Jaya, dan ulang tahun ke-29 Motor Antique Club Indonesia (MACI).

    Puncak acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti CEO Grage Group Dekon Gunawan Boediman, Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Direktur Utama Chery Gedong Jembar Jaya Ronny Wironoto, serta Ketua MACI Cirebon Hadi Pratama.

    Direktur Utama PT Kreasi Akar Sembilan, Radite A.H. Soewondopranoto, yang mewakili manajemen Grage City Mall, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama 11 tahun perjalanan pusat perbelanjaan tersebut.

    “Harapannya, 11 tahun ini akan membawa kesuksesan yang lebih besar. Grage City Mall yang sudah dibangun oleh founder kami, almarhum Bapak Boediman Kusika, bisa terus kita kembangkan dan kita majukan bersama,” kata Radite.

    Radite juga menyampaikan, memasuki usia ke-11 tahun, Grage City Mall siap bangkit kembali dengan menghadirkan berbagai pembaruan.

    Salah satunya adalah kehadiran tenant baru seperti City Garden yang menegaskan arah mal itu sebagai pusat hiburan dan kreativitas.

    “Konsep Grage City Mall ke depan akan menjadi Entertainment and Creative Hub,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, konsep tersebut bertujuan menjadikan Grage City Mall sebagai ruang ekspresi bagi berbagai aktivitas seni, edukasi, olahraga, hingga hiburan.

    Mal itu akan menjadi tempat bagi masyarakat yang ingin mengadakan kegiatan maupun menikmati pengalaman hiburan yang berbeda.

    Saat ini, Grage City Mall telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti arena basket 3 on 3, lapangan bulu tangkis, tenis meja, tenant makanan dan minuman (F&B), serta area penyelenggaraan acara hiburan maupun musik.

    “Grage City punya konsep yang sangat berbeda dari mal lainnya di Kota Cirebon. Namun, meski mengusung konsep Entertainment and Creative Hub, fasilitas dasar, seperti tenant belanja, tetap akan tersedia,” tambah Radite.

    Dengan mengusung pendekatan yang lebih segar dan berorientasi pada kebutuhan komunitas, manajemen Grage City Mall optimistis akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Kota Cirebon. (Haris)

  • Pesona Cirebon Berkebaya, Simbol Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Perempuan

    Pesona Cirebon Berkebaya, Simbol Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Perempuan

    cirebontrust.id – Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani, S.H., mengapresiasi inisiatif Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Cirebon yang menyelenggarakan kegiatan bertajuk Pesona Cirebon Berkebaya di kawasan Gedung BAT, Sabtu (28/6/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-598 Kota Cirebon. Menurut Harry, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk melestarikan budaya sekaligus memberdayakan perempuan di ruang publik.

    “Kegiatan ini memperlihatkan betapa besar peran perempuan dalam menjaga budaya. Pelestarian kebaya tidak hanya penting secara simbolik, tetapi juga memperkuat posisi perempuan dalam ruang sosial dan budaya,” ujar Harry.

    Ia menambahkan bahwa tema Berdaya Bersama Kebaya menegaskan kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan simbol identitas, martabat, dan kekuatan perempuan Indonesia.

    “Melalui kegiatan ini, perempuan diajak untuk bangga mengenakan kebaya sebagai warisan budaya leluhur yang sarat nilai sejarah dan keanggunan,” ucapnya.

    Selain peragaan busana kebaya, acara juga diramaikan oleh stan-stan usaha kecil menengah (UKM) yang dikelola oleh perempuan. Produk lokal unggulan seperti kerajinan tangan, kuliner, dan busana turut dipamerkan sebagai bentuk kontribusi perempuan dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.

    “Kegiatan Pesona Cirebon Berkebaya ini menjadi momentum penting untuk merayakan kiprah perempuan Cirebon sebagai penjaga budaya dan penggerak ekonomi lokal,” kata Harry.

    Ketua PBI Cirebon, Garnis Mutiara Savira, menegaskan pentingnya membudayakan kembali pemakaian kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia. Ia menilai kebaya selama ini masih kerap dianggap hanya pantas dikenakan dalam acara formal.

    “Padahal, kebaya memiliki fleksibilitas tinggi dan tetap mampu memancarkan keanggunan dalam berbagai situasi. Kami ingin kebaya dikenakan tidak hanya di acara resmi, tetapi juga dalam aktivitas harian seperti pertemuan, rapat, bahkan acara komunitas,” tuturnya.

    Garnis juga menyoroti potensi besar budaya Cirebon yang dinilainya layak dikembangkan secara lebih luas.

    “Cirebon punya kekayaan budaya luar biasa, mulai dari keraton, tradisi, hingga kebaya khas. Kami ingin menjadikan Cirebon sebagai pusat budaya yang bersaing di tingkat nasional dan internasional, tanpa kehilangan identitasnya sendiri,” pungkasnya. (Haris)