Bulan: Agustus 2024

  • Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Narkoba dan Obat Ilegal

    Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Narkoba dan Obat Ilegal

    cirebontrust.id – Dalam operasi intensif selama dua minggu terakhir pada bulan Agustus 2024, Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota mengungkap jaringan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin edar.

    Pada operasi tersebut, polisi mengamankan lima ersangka yang seluruhnya dikategorikan sebagai pengedar.

    Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Rizky Adi Saputro, mengungkapkan para tersangka berinisial AJ (28), HS (34), RM (40), RA (28), dan HR (29). Mereka sudah menjalankan aktivitas peredaran barang haram itu selama satu bulan hingga satu tahun.

    Barang bukti yang berhasil disita meliputi narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 80,07 gram yang terbagi dalam 43 paket kecil siap edar dan satu paket ukuran sedang. Ada pula 1.050 butir obat keras terbatas.

    “Selain itu, turut diamankan tujuh unit handphone, dua timbangan digital, dua pak plastik klip, dua korek api gas yang telah dimodifikasi, empat lakban, dan uang hasil penjualan sebesar Rp30 ribu” terangnya, Jumat (30/8/24).

    Wakapolres menjelaskan, operasi itu dilakukan di beberapa titik di Kota dan Kabupaten Cirebon, yakni di Kecamatan Harjamukti, Lemahwungkuk, Pekalipan, Kedawung, dan Kecamatan Suranenggala.

    “Berdasarkan enam laporan polisi, empat di antaranya terkait dengan peredaran sabu. Sementara,.dua lainnya terkait dengan obat sediaan farmasi tanpa izin edar,” jelasnya.

    Ia menambahkan, modus operandi yang digunakan oleh para tersangka dalam transaksi narkotika adalah dengan sistem tempel atau menggunakan aplikasi peta. Sementara,.obat sediaan farmasi dijual secara online atau melalui transaksi Cash On Delivery (COD).

    Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Juntar Hutasoit, mengatakan, pengungkapan itu bermula dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

    Berdasarkan informasi tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan yang berujung pada penangkapan tersangka AJ di sebuah kamar kontrakan di Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

    “Dari hasil penggeledahan, ditemukan sembilan paket kecil sabu dan satu paket sedang siap edar,” ungkapnya.

    AKP Juntar menjelaskan, AJ mengaku memperoleh narkotika tersebut dari AD, yang saat ini masih dalam penyelidikan. AJ juga mengaku telah menyerahkan sebagian barang kepada HS untuk diedarkan di wilayah Kabupaten Cirebon.

    “Petugas kemudian berhasil menangkap HS dengan barang bukti 16 paket sedang sabu siap edar,” lugasnya.

    Saat ini, para tersangka ditahan oleh Sat Res Narkoba Polres Cirebon Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut.

    Sedangkan para tersangka akan dijerat dengan Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 114 Ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 435 Jo Pasal 436 Ayat 2 UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya pidana penjara seumur hidup hingga pidana mati dan denda maksimal Rp10 miliar. (Haris)

  • Projo Kota Cirebon Siap Kawal Edo-Farida di Pilwalkot 2024

    Projo Kota Cirebon Siap Kawal Edo-Farida di Pilwalkot 2024

    cirebontrust.id – Projo Kota Cirebon mendukung penuh Effendi Edo-Siti Farida dan mengawal pasangan tesebut di Pilkada Kota Cirebon 2024.

    Terkait hal itu, Projo Kota Cirebon mendampingi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Effendi Edo-Siti Farida, saat mendaftar ke KPU Kota Cirebon, Kamis (29/8/2024).

    Pada kesempatan tersebut, Ketua Projo Kota Cirebon, Muchlis, hadir bersama dengan sekretaris dan PAC se-Kota Cirebon. Mereka siap memenangkan Effendi Edo-Siti Farida.

    Setelah bertemu beberapa bacalon dalam kurun waktu Agustus, Projo menilai, Edo-Farida memiliki visi dan misi yang jelas untuk Kota Cirebon.

    Muchlis mengatakan, pihaknya percaya, Edo-Farida akan membawa Kota Cirebon menjadi lebih maju dan membawa perubahan baik bagi warganya.

    Edo juga berkomitmen menjalankan program Prabowo-Gibran di Kota Cirebon.

    “Edo siap dan pasti akan menjalankan program Prabowo Gibran di Kota Cirebon, seperti makan bergizi, memastikan kesehatan gratis, dan pemerataan jaminan merata,” ujarnya.

    Untuk memastikan kemenangan, Projo Kota Cirebon melaksanakan rakercab dan sosialisasi kepada warga Kota Cirebon dari tingkat DPC hingga ranting bersama dengan Edo-Farida.

    “Projo akan memastikan, warga Kota Cirebon menjadi pemeran utama dalam pembangunan dan kemajuan kota,” ucap Muchlis.

    Ia menambahkan, Projo Kota Cirebon akan selalu terbuka pada aspirasi rakyat Kota Cirebon, baik melalui media sosial Instagram @projo_kotacirebon maupun langsung menyampaikan kepada DPC dan PAC di Kota Cirebon.

    “Projo setia di garis rakyat. Edo-Farida selalu semangat serta pastikan warga bahagia dan sejahtera,” pungkasnya. (Haris)

  • Klinik Mediska Layani Pegawai KAI, Masyarakat Umum, dan BPJS

    Klinik Mediska Layani Pegawai KAI, Masyarakat Umum, dan BPJS

    cirebontrust.id – Klinik PT Kereta Api Indonesia (Persero) selalu melakukan peningkatan dalam bidang pelayanan kesehatan, tak hanya bagi pegawai dan keluarganya saja, tetapi juga penumpang dan masyarakat.

    Klinik Mediska merupakan fasilitas pelayanan kesehatan milik KAI, yang dulunya hanya fokus pada upaya kesehatan kerja bagi pekerja. Saat ini, klinik tersebut sudah menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan dengan menyediakan pelayanan berbagai medis dasar.

    Mulai dari pelayanan pemeriksaan dokter umum, pelayanan periksaan dokter gigi, pelayanan KB, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pelayanan kefarmasian kepada pegawai, keluarga, dan masyarakat umum.

    Bahkan, seluruh Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon (Klinik Mediska Cirebon, Klinik Mediska Jatibarang, dan Klinik Mediska Brebes) saat ini sudah mendapatkan Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan.

    Saat ini, Klinik Mediska selain melayani pasien BPJS, juga melayani pasien umum. Jadwal pelayanan Klinik Mediska dari Senin-Sabtu. Senin-Kamis buka dari pukul 08.00-16.00 WIB, dan Jumat-Sabtu dari pukul 08.00-15.00 WIB.

    Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon pun beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi dan zaman. Mulai dari sistem pendaftaran online, sistem antrean dan pemanggilan menggunakan mesin, hingga pemeriksaan kesehatan dilaksanakan berbasis teknologi informasi yang disebut dengan Sistem Informasi Kesehatan Kereta Api (SIKESKA) yang merupakan rekam medis elektronik.

    Bukan hanya itu, saat ini terdapat alat audiometri yang dapat mendeteksi pekerja yang berisiko mengalami ketulian. Tersedia juga alat USG yang dapat menggambarkan kondisi janin dalam tubuh ibu hamil.

    Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon selain memberikan pelayanan kesehatan, juga aktif dan tanggap dengan mendukung program-program pemerintah. Misalnya, vaksinasi Covid-19, pengelolaan penyakit Tuberkulosis (TBC), pemeriksaan screening Papsmear, program pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, dan lain-lain.

    Saat ini, Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon juga sedang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam pembuatan Rekam Medis Elektronik (RME) terintegrasi dengan akun SATUSEHAT.

    Berikut data alamat atau lokasi Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon :

    Klinik Mediska Cirebon :
    Jl. Inspeksi No. 6 Kel. Kebon Baru Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon

    Klinik Mediska Jatibarang :
    Jl. Mayor Sangun No.1, Jatibarang, Kec. Jatibarang, Kabupaten Indramayu

    Klinik Mediska Brebes :
    Jl. Jenderal Sudirman No. 1 Kel Brebes Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes

    Data kunjungan pasien selama periode 01 Januari sd 31 Juli 2024 ;

    Klinik Mediska Cirebon
    Total : 16.351 kunjungan
    Rata-rata per hari : 77 kunjungan.

    Klinik Mediska Jatibarang
    Total : 2.507 kunjungan
    Rata-rata per hari : 15 kunjungan.

    Klinik Mediska Brebes
    Total : 695 kunjungan
    Rata-rata per hari : 5 kunjungan.

    Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan, dengan kehadiran Klinik Mediska KAI Daop 3 Cirebon, diharapkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pekerja dan masyarakat luas semakin komprehensif dan holistik.

    “Semua itu dicapai melalui pelayanan yang berkualitas, profesional, dan berintegritas serta dapat memudahkan akses dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mengikuti transformasi digital,” pungkasnya. (Haris)

  • Pilwalkot Cirebon 2024, Pasangan Eti Herawati-Suhendrik Daftar ke KPU

    Pilwalkot Cirebon 2024, Pasangan Eti Herawati-Suhendrik Daftar ke KPU

    cirebontrust.id – Pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota, Eti Herawati-Suhendrik mendaftar ke KPU Kota Cirebon untuk mengikuti pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwalkot) Cirebon 2024, Kamis (29/8/2024).

    Usai pendaftaran, Eti Herawati mengatakan, berkas syarat pendaftaran pencalonan dan calon dinyatakan lengkap oleh KPU Kota Cirebon. Maka, paslon yang mengusung tageline BERES itu bisa ikut dalam Pilkada Kota Cirebon 2024.

    “Alhamdulillah, semua berkas syarat kami sudah lengkap,” kata Eti.

    Ia optimistis, dengan modal partai pendukung yang dimiliki bisa menang dalam Pilwalkot Cirebon 27 November 2024.

    Eti berjanji akan berbagi tugas dengan wakilnya Suhendrik dalam menjalankan tugas pemerintahan jika dipercaya untuk memimpin Kota Cirebon. Salah satu rencana yang akan dilakukan yakni, melanjutkan program sebelumnya yang baik dan memperbaiki yang belum baik.

    “Kami akan fokus dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, yang sudah saya kerjakan selama menjadi Wakil Wali Kota Cirebon lalu,” katanya.

    Calon Wakil Wali Kota Cirebon, Suhendrik, menambahkan, salah satu fokus program menarik simpati kalangan milenial dengan menyiapkan ruang publik untuk berekpesi.

    “Kalangan milenial butuh ruang publik untuk mengekpresikan diri. Maka ke depan akan memperbanyak ruang untuk kalangan milenial di Kota Cirebon,” tandasnya. (Haris)

  • Permintaan Rujuk Ditolak, SL Aniaya Mantan Istri

    Permintaan Rujuk Ditolak, SL Aniaya Mantan Istri

    cirebontrust.id – Permintaan rujuk ditolak, seorang pria berinisial SLbmenganiaya, hingga mengancam akan membunuh dan membakar rumah mantan istrinya, Selasa (27/8/2024) dini hari.

    Pelaku yang tengah dalam keadaan mabuk, datang ke rumah korban dan memaksa korban pergi ke kosannya. Saat tiba di kosannya, korban disekap hingga dianiaya menggunakan obeng.

    Akibatnya, korban mengalami luka di kedua mata dan lehernya akibat pukulan yang dilakukan oleh mantan suaminya itu.

    Reno, kuasa hukum korban mengungkapkan, pelaku merupakan mantan suami siri korban yang berinisial SL.

    “Hari ini, kami melakukan pelaporan terhadap klien kami atas dugaan penganiayaan berat terhadap mantan suami siri klien kami di daerah Samadikun. Klien kami dipukuli berkali-kali hingga menyebabkan luka berat di kedua belah bola matanya. Korban juga diancam menggunakan obeng yang ditusukan di lehernya,” ungkapnya.

    Reno mengatakan, motif dari pelaku, diduga karena rasa cemburu. Pelaku meminta rujuk, tetapi ditolak oleh korban.

    “Motifnya ada kecemburuan. Terlapor minta untuk kembali rujuk makanya mengiming-imingi klien kami itu untuk diantar atau diminta bersama lagi untuk tinggal di kos-kosan tersebut. Pada saat melakukan penganiayaan berat dalam kondisi mabuk,” katanya.

    Selain melakukan penganiayaan, pelaku sempat mengancam akan membunuh dan membakar rumah korban.

    “Iya betul, ada ancaman untuk membunuh dan membakar rumahnya kalau dia tidak mau kembali lagi ya,” ucapnya.

    Hingga saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Cirebon Kota. (Haris)

  • Jelang Pilkada, Polres Cirebon Kota Perketat Peredaran Miras

    Jelang Pilkada, Polres Cirebon Kota Perketat Peredaran Miras

    cirebontrust.id – Polres Cirebon Kota terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Cirebon untuk menindak tegas peredaran minuman keras (miras).

    Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Rano Hadiyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Kota Cirebon yang secara konsisten melaksanakan penegakan peraturan daerah terkait miras.

    “Polres Cirebon Kota berkomitmen untuk terus melakukan tindakan pencegahan dan penegakan hukum terkait peredaran miras, terutama menjelang pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon,” ujar AKBP M. Rano Hadiyanto, usai penggrebekan gudang miras di Jl. Ahmad Yani, Kota Cirebon, Selasa (27/8/2024).

    Ia menegaskan, sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di masa-masa menjelang pemilu. Polres Cirebon Kota akan meningkatkan patroli dan operasi penertiban miras untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan.

    Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan dari bahaya miras dengan melaporkan kegiatan ilegal terkait peredaran minuman keras kepada pihak berwajib.

    “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Cirebon agar tetap aman dan kondusif, demi suksesnya pelaksanaan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” tandasnya. (Haris)

  • Sinergi Tingkatkan Cakupan dan Keaktifan Peserta Lewat Program PESIAR

    Sinergi Tingkatkan Cakupan dan Keaktifan Peserta Lewat Program PESIAR

    cirebontrust.id – Dalam rangka meningkatkan cakupan peserta dan keaktifan kepesertaan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta mendekatkan pelayanan kepesertaan JKN kepada masyarakat, BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten/Kota yang berada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cirebon membentuk Forum Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Program Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi (PESIAR).

    Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Adi Darmawan mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan pemerintah daerah bahkan melibatkan sampai dengan tingkatan kelurahan maupun desa untuk lebih aktif dalam implementasi Program JKN khususnya dalam meningkatkan capaian Universal Health Coverage (UHC).

    Kegiatan PESIAR merupakan kegiatan yang menyasar pada penduduk desa agar dapat terpenuhi perlindungan jaminan kesehatannya. Pemetaan penduduk dilakukan untuk mengetahui jumlah penduduk desa yang sudah dan yang belum menjadi peserta JKN. Selanjutnya dilakukan penyisiran pada penduduk desa berdasarkan pemetaan sebelumnya, adapun upaya advokasi dapat dilakukan dengan memberikan sosialisasi, edukasi dan dorongan untuk dapat mendaftarkan diri dan keluarganya menjadi peserta JKN sesuai dengan segmentasi atau jenis kepesertaannya.

    “Dalam pelaksanaannya, kegiatan PESIAR ini dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga yaitu Agen PESIAR, yaitu petugas atau orang yang ditunjuk dan ditugaskan berdasarkan rekomendasi desa terkait pelaksanaan proses pemetaan, penyisiran, advokasi dan registrasi pendaftaran penduduk di wilayahnya agar segera menjadi peserta JKN. Tentunya dari implementasi program PESIAR ini, dapat mendorong peningkatan cakupan kepesertaan dan keaktifan peserta program JKN sehingga dapat terwujud desa yang sehat dan sejahtera karena seluruh masyarakatnya telah terdaftar sebagai peserta JKN,” ungkap Adi.

    Adi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cirebon, Pemerintah Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kabupaten Kuningan, dan Pemerintah Kabupaten Indramayu atas upayanya mencapai Universal Health Coverage (UHC) bagi wilayahnya. Begitu pula atas komitmennya untuk terus mempertahankan status UHC dengan secara konsisten memperluas cakupan dan meningkatkan keaktifan kepesertaan JKN.

    “Kami mendukung penuh upaya dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) sampai dengan tingkat kelurahanmaupun desa, dimana salah satunya adalah peningkatan kehidupan sehat dan sejahtera bagi penduduk desa. Artinya melalui Program PESIAR ini diharapkan dapat mewujudkan cakupan penduduk desa sebagai peserta JKN sehingga terwujud masyarakat yang sehat dan sejahtera dan pastinya melalui kolaborasi serta dukungan semua elemen bangsa untuk terus menjaga terwujudnya UHC di seluruh Indonesia dan tercipta Indonesia sehat,” tegas Adi.

    Sejalan dengan hal tersebut, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, A. Taufik Rohman, menyatakan kesiapannya untuk dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan amanat Undang-undang untuk memberikan perlindungan dasar yaitu jaminan kesehatan kepada penduduk.

    “Kami akan berkomitmen untuk terus meningkatkan keaktifan peserta sehingga penduduk dapat terlindungi kesehatannya, diantara upaya untuk meningkatkan cakupan keaktifan peserta adalah dengan mengoptimalkan Program PESIAR ini di desa terpilih dan harapannya dapat segera diimplementasikan juga di desa-desa lainnya sebagai salah satu perwujudan tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkap Taufik.

    Sebagai informasi, di tahun 2023 BPJS Kesehatan telah menjalankan pilot project implementasi program PESIAR di Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan dan telah mencapai UHC pada desa tersebut dengan jumlah penduduk terdaftar JKN adalah sebesar 99,83%. Pada tahun 2024 ini, program PESIAR akan menyasar di 28 desa maupun kelurahan yang berada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cirebon. (*)

  • Hari Pertama Pendaftaran, KPU Majalengka Terima Karna Sobahi-Koko Suyoko

    Hari Pertama Pendaftaran, KPU Majalengka Terima Karna Sobahi-Koko Suyoko

    cirebontrust.id – Pada hari pertama pedaftaran pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka menerima berkas pendaftaran Karna Sobahi dan Koko Suyoko, Selasa (27/8/2024).

    Pasangan tersebut diusung PDIP, PKS, Partai Umat, PBB, Perindo, PKN, dan Partai Buruh.

    Ketua KPU Majalengka, Teguh Fajar Putra Utama, menyampaikan, setelah berkas pendaftaran tersebut diterima, KPU akan segera melakukan tahapan verifikasi.

    “Ke depannya, kami akan lebih menjalin komunikasi agar dapat mensukseskan pilkadac27 November 2024,” ucapnya.

    Ia menambahkan, hari ini adalah hari pertama KPU Kabupaten Majalengka membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Majalengka.

    “Pembukaan pendaftaran selama tiga hari. Khusus hari terakhir, yakni tanggal 29, pendaftaran dibuka pukul 08.00-23:59 WIB,” tandasnya. (Abduh)

  • Jelang Usia 100 Tahun, Ini Harapan Saomiyanah untuk Program JKN

    Jelang Usia 100 Tahun, Ini Harapan Saomiyanah untuk Program JKN

    cirebontrust.id – Menjelang genap 100 tahun, Saomiyanah masih terlihat segar dan tidak mencerminkan kebanyakan orang seusianya. Wanita yang kerap dipanggil Oma ini mengaku sangat menikmati masa tuanya, meskipun terkadang ia merasa sedih karena banyak teman-temannya yang kini sudah tidak dapat lagi berkumpul bersamanya.

    Ketika ditemui di kediamannya, Oma menyampaikan jika ia kerap kali mendapatkan pujian dari orang banyak tentang kondisi tubuhnya yang masih sehat dan bugar di umur yang hampir satu abad.

    “Sebenarnya selama ini saya tidak merasa awet muda ya, tetapi banyak juga orang yang bilang, wah Oma hebat umur sudah tua tapi masih segar, masih kuat jalan-jalan, masih sehat juga. Tapi kalau saya pribadi merasa biasa-biasa saja,” ucap Oma.

    Kondisi Oma yang sehat juga didukung dengan pengakuannya yang masih sering pergi keluar kota bersama keluarganya. Oma pun bercerita salah satu kiatnya memperoleh tubuh yang bugar ialah dengan secara rutin berolahraga ringan seperti melakukan jalan kaki pagi atau sore. Selain rutin berolahraga, Oma juga menyampaikan agar tidak perlu memikirkan sesuatu terlalu berlebihan karena dapat membuat stres.

    “Kalau saya pribadi, kita harus memiliki rasa masa bodoh. Tidak semua harus dipikirkan, semua harus begini, semua harus begitu, nikmati saja apa adanya. Tidak perlu memikirkan apa yang bikin kita pusing sampai stres, jadi itu nanti bikin beban juga buat kita,” ungkap Oma.

    Selain rutin berolahraga dan tidak memikirkan segala sesuatu secara berlebihan, Oma mengaku tidak pernah pilih-pilih soal makanan, kecuali apabila kondisi tubuhnya sedang tidak fit mau tidak mau ia harus menjaga pola makan agar tidak berdampak nantinya.

    “Makanan juga, semua yang ada saya makan, tapi tidak banyak-banyak. Saya juga tidak ada pantangan untuk makanan, kecuali kalau lagi sakit saya tetap harus pilih-pilih makanan biar tidak tambah sakit. Kalau tidak sakit, apa saja saya makan, tapi saya paling suka lalapan. Kadang durian pun saya masih makan dan kopi juga saya masih minum,” jelas Oma.

    Rasa syukur pun juga disampaikan oleh Oma karena saat ini dirinya terdaftar sebagai peserta aktif Program JKN. Saat ini, ia terdaftar sebagai peserta JKN segmen peserta Bukan Pekerja (BP) dikarenakan ia terdaftar sebagai seorang veteran. Menurut Oma, hadirnya Program JKN sejak tahun 2014 menjadi pembeda tersendiri terutama sejak Indonesia berjuang memperoleh kemerdekaan. Kini masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN tidak perlu khawatir lagi akan biaya yang harus dikeluarkan apabila membutuhkan pelayanan selama sesuai indikasi medis dan ketentuan yang berlaku.

    “Perasaan saya yang pasti senang, jadi bisa mendapatkan kemudahan (untuk berobat, red), jadi alhamdulillah ya. Pokoknya saya nikmatin saja semuanya, jadi saya lebih bisa menikmati masa tua saya, Alhamdulillah,” ujar Oma.

    Oma turut memberikan pesan kepada generasi-generasi muda untuk tetap menjaga sikap dan memperluas pergaulan.

    “Untuk generasi muda sekarang, banyak bergaul sama yang lain, ikut menjaga lingkungan dan bersikap baik. Jadi kita harus peduli kepada lingkungan ya, ini kan negara kita, ya apapun yang terjadi pasti itu tergantung dari kita, maju mundurnya, baik buruknya itu tergantung dengan kita, negara lain kalau lihat kita baik, pasti akan dianggap baik juga oleh negara lain. Begitu juga sebaliknya, kalau kitanya tidak peduli satu sama lain, kita bersikap buruk satu sama lain, pasti negara lain melihatnya kita bukan negara yang baik,” tutup Oma. (*)

  • Sudah Tepatkah Dena Menjadi Calon Wakil Eman Suherman?

    Sudah Tepatkah Dena Menjadi Calon Wakil Eman Suherman?

    cirebontrust.id – Sabtu, 24 Agustus 2024, saya menerima kabar, bahwa Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (DPP Gerindra), melalui surat nomor 08-1201/Kpts/DPP-Gerindra/2024 tentang Persetujuan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, memutuskan H. Eman Suherman, Drs., M.M, dan Dena Muhamad Ramdhan untuk maju mendaftar sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Majalengka pada Pilkada 2024.

    Sebelum saya berpendapat tepat atau tidak tepat Dena menjadi wakil Eman Suherman, saya ingin sedikit membahas terlebih dahulu sosok H. Eman Suherman di mata saya.

    H. Eman Suherman bagi saya dan keluarga bukan sosok yang asing. Saya dengan H. Eman Suherman memang tidak ada hubungan darah, tapi hubungan silaturahmi antara orang tua saya dengan orang tua H. Eman Suherman sudah terjalin dengan sangat baik dari dulu sampai sekarang. Artinya sejak saya kecil, saya sudah sering berinteraksi langsung dengan sosok H. Eman Suherman.

    Saya masih ingat pertengahan tahun 2022, Saya berkesempatan berdiskusi cukup serius dengan beliau. Karena Saya merasa anak muda, dan berdasarkan statistik penduduk Majalengka itu mayoritas adalah usia di bawah 45 tahun (seumuran saya), maka Saya bertanya “Apa komitmen H. Eman dalam pemberdayaan generasi muda di Majalengka?” beliau dengan gaya khasnya menjawab “Salah satu faktor yang membuat zaman berkembang dengan cepat, adalah pesatnya perkembangan teknologi informasi, dalam pemerintahan pun sekarang sebagian besar berbasis digital, saya sebagai generasi tua (terdahulu) merasa kewalahan kalau tidak didukung anak-anak muda, karena saat ini anak muda adalah “pemilik panggung”, kami yang tua-tua ini hanya bisa menuntun” jawaban H. Eman Suherman membuat saya terdiam, sambil berkata dalam hati saya “Ieu H. Eman teh bener kitunya? Atawa padu basa-basi wae?”

    Beberapa bulan yang lalu, saya kembali dipanggil oleh H. Eman ke rumahnya, dalam pembicaraan empat mata, saya ditanya langsung oleh beliau “Ngawangun Majalengka kahareupna kudu kumaha?” saya sampaikan kepada beliau, pada intinya “Saya sangat berterima kasih kepada Pak H. Karna Sobahi dan Pak Tarsono D. Mardiana tentunya kepada Pak H. Eman Suherman sendiri sebagai Sekretaris Daerah, selama kepemimpinan beliau-beliau sudah banyak membangun berbagai infrastruktur yang menambah kecantikan kota dan beberapa tempat wisata.

    Akan tetapi itu saja tidak cukup untuk membuat masyarakat Majalengka lebih sejahtera, kepemimpinan kedepan, harus kumaha carana rakyat Majalengka bisa gampang digawe ulah loba ADM itu ieu, gampang berobat ka puskesmas atawa ka rumah sakit, gampang sakola, gampang meuli gemuk (pupuk), gampang cai keur sapopoe (PDAM), gampang cai keur pertanian, pedagang kecil laris, jalan sae, pelayanan publik sae, jeung sajabina”.

    Tidak lama kemudian beliau menjawab “Bismillah, hayu bantu saya untuk Majalengka langkung SAE”, kemudian saya jawab “Beri saya waktu untuk memikirkannya” beberapa hari kemudian saya menemui beliau lagi, dan saya menyatakan siap membersamai beliau menuju Majalengka Langkung SAE.

    Setelah saya berada dalam lingkaran beliau, saya semakin paham dan yakin komitmen beliau terhadap pemberdayaan anak muda Majalengka. Tim kecil beliau lebih dari 80% anak muda, yang selama ini dipandang sebelah mata, dianggap tidak becus, dicap tidak berpengalaman. Mulai dari ajudan, sekretaris pribadi, tim ahli, tim media, dan lain sebagainya mayoritas adalah anak muda, dibawah usia 40 tahun.

    Beliau selalu berpesan dalam setiap kali rapat “Kade kabalener gawe, sing jalujur, sing nyaah ka batur”, bahkan saya masih ingat salah satu anggota tim kami ditegur langsung oleh H. Eman gara-gara tidak mau buka pintu kaca mobil saat melintasi jalan kecil “Lamun ngaliwat ka jalan leutik, buka kaca, tanya batur, sing someah, seuri” begitu pesan beliau.

    Kembali membahas Dena Muhamad Ramdhan sebagai bakal calon wakil Bupati Majalengka yang akan mendampingi beliau, bagi saya ini bukan sesuatu yang mengejutkan, karena kembali kepada apa yang saya sampaikan diatas, H. Eman Suherman ini punya komitmen tinggi terhadap anak muda Majalengka, dari segi usia Kang Dena dengan saya tidak berbeda jauh, hanya terpaut 2 tahun, beliau lebih senior dari saya.

    Ketika sekarang H. Eman Suherman bepasangan dengan Dena Muhamad Ramdhan bagi saya ini adalah bukti nyata keberpihakan H. Eman Suherman terhadap kaum muda Majalengka.

    Sosok Dena di mata saya adalah sosok anak muda yang luar biasa, dia tidak terlahir dari keluarga pejabat, beliau sangat gigih merintis pekerjaan dari nol di Majalengka, dan beliau juga punya pemikiran-pemikiran yang luar biasa tentang Majalengka kedepan, meskipun masih muda tapi dari segi pengalaman dan jaringan, saya angkat topi untuk anak muda yang satu ini.

    Jadi sudah tepatkah H. Eman berpasangan dengan Dena Muhamad Ramdhan? Jawabannya ada dalam diri hati nurani anda masing-masing, karena setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda-beda.

    Gelar S. Ramdhani
    (Penulis adalah anak muda Majalengka yang saat ini menjadi seorang akademisi di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus))