Bulan: April 2024

  • Optimalkan Layanan, BPJS Kesehatan Cabang Cirebon Evaluasi Antrean Online

    Optimalkan Layanan, BPJS Kesehatan Cabang Cirebon Evaluasi Antrean Online

    cirebontrust.id – Sebagai upaya optimalkan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Cirebon adakan pertemuan dengan fasilitas kesehatan, Selasa (30/4/2024).

    Kegiatan itu berlangsung secara bertahap kepada seluruh fasilitas kesehatan di wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu sejak tanggal 22 April 2024. Kegiatan itu secara khusus membahas terkait pemanfaatan antrean online serta sosialisasi i-Care JKN.

    Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Adi Dharmawan, menyampaikan, sampai dengan bulan April tahun 2024, jumlah penduduk yang telah terdaftar di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Cirebon mencapai 5.705.222 peserta. Sebanyak 424 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 62 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) juga telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

    “Seiring dengan perkembangan dunia digital, sistem teknologi informasi harus dapat mengubah sistem pelayanan dari yang dulunya manual menjadi serba digital. Sistem antrean online yang telah diimplementasikan oleh BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi peserta saat mengakses berbagai layanan dalam Program JKN,” ucap Adi.

    Dengan adanya sistem antrean online yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN, peserta JKN cukup mengambil nomor antrean fasilitas kesehatan di mana saja. Melalui sistem itu, peserta JKN dapat mengetahui kepastian waktu tunggu antrean dan layanan, serta memperkirakan waktu kedatangan ke fasilitas kesehatan.

    Selain itu, adanya sistem antrean online yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN, dapat mengurangi tumpukan antrean pasien yang menunggu nomor antrean di rumah sakit. Pasien yang terdaftar dapat menunggu di mana saja dan dapat datang tepat waktu.

    “Hal ini menjadikan, ruang tunggu di rumah sakit juga akan terlihat lebih rapi, tertib, dan tidak menumpuk, sehingga membuat pasien maupun petugas rumah sakit menjadi lebih nyaman. Oleh karenanya, kami mendorong agar fasilitas kesehatan dapat mengoptimalkan sistem antrean onlinenya,” lanjut Adi Darmawan.

    Selain melakukan evaluasi sistem antrean online, dalam pertemuan tersebut dilakukan sosialisasi terkait inovasi terbaru BPJS Kesehatan, yaitu i-Care JKN. i-Care JKN merupakan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh dokter maupun fasilitas kesehatan serta peserta JKN untuk mengetahui riwayat pelayanan kesehatan dalam rentang waktu 1 tahun terakhir.

    i-Care JKN memberikan kemudahan bagi Dokter dalam mengetahui data riwayat pelayanan kesehatan pasien peserta JKN antar fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    i-Care JKN menampilkan data rekam medis pasien melalui skema integrasi Electronic Medical Record. Sementara bagi peserta JKN, melalui Aplikasi Mobile JKN peserta dapat melihat riwayat pelayanan yang telah diberikan di FKTP maupun FKRTL sampai dengan informasi surat rujukan. Informasi yang ditampilkan adalah diagnosa, tindakan, fasilitas kesehatan pemberi layanan dan tanggal pelayanan.

    “Adanya inovasi i-Care JKN diharapkan dapat mempercepat layanan kepada peserta sehingga dapat membantu mewujudkan Transformasi Mutu Layanan yang Mudah, Cepat dan Setara,” tegas Adi.

    Sementara itu, salah seorang perwakilan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Fierly Damayanti, menyambut baik adanya inovasi i-Care JKN. Ia juga menyampaikan bahwa sistem antrean online tentunya sangat bermanfaat bagi peserta JKN maupun bagi fasilitas kesehatan.

    Bukan hanya dapat mengurangi terjadinya kerumunan pasien di fasilitas kesehatan, antrean online juga dapat mempercepat pelayanan yang dilakukan fasilitas kesehatan kepada peserta JKN.

    “Dalam implementasinya memang dibutuhkan komitmen dari seluruh fasilitas kesehatan agar pelaksanaan sistem antrean online yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN dapat berjalan baik. Semoga ke depannya implementasi sistem ini dapat semakin optimal,” ujar Fierly. (Haris)

  • Kuartal Pertama 2024, EWF Cirebon Catat Transaksi 1.082 Lot

    Kuartal Pertama 2024, EWF Cirebon Catat Transaksi 1.082 Lot

    cirebontrust.id – Pada kuartal pertama 2024, PT Equityworld Futures (EWF) Cirebon meraup margin in sebanyak 1.053.285 dolar, dengan total transaksi 1.082 lot.

    EWF Cirebon terus menggenjot perolehan margin in, jumlah transaksi, maupun jumlah nasabah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat maupun Jawa Tengah.

    Kepala Cabang PT Equityworld Futures (EWF) Cirebon, Ernest Firman, mengatkan, pihaknya akan melanjutkan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, terkait literasi perdagangan berjangka komoditi.

    “Kami akan melanjutkan kerja sama dengan P2BN Cirebon, STMIK dan Panca Sakti Tegal, serta pendekatan kepada UGJ,” ujarnya, Senin (29/4/2024).

    Ernest Firman melanjutkan, saat ini, harga emas di pasar spot cenderung turun, di tengah memudarnya ekspektasi penurunan suku bunga AS.

    Ia memprediksi, harga emas akan rebound, mulai menguat pada pertengahan tahun atau sekitar Juni. Pelaku pasar bisa meraih profit dengan mencermati fluktuasi harga emas.

    “Saat ini, emas di kisaran harga $2.320/toz hingga $2.330/toz. Pelaku pasar bisa mengambil posisi sell hingga nanti ke level terendah atau sekitar $2.200/toz. Setelah itu, baru melakukan pembelian kembali,” tandasnya. (Haris)

  • Wisuda 1.001 Mahasiswa, UGJ Tekankan Meta Skill dan Literasi Digital

    Wisuda 1.001 Mahasiswa, UGJ Tekankan Meta Skill dan Literasi Digital

    cirebontrust.id – Sebanyak 1.001 mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon mengikuti wisuda sarjana, profesi, dan magister tahun akademik 2023/2024.

    Kegiatan tersebut berlangsung di auditorium kampus 1 UGJ, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Sabtu (27/4/2024).

    Pada kesempatan itu, Rektor UGJ, Prof Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., memaparkan, hari ini UGJ melakukan wisuda terhadap 1.001 mahasiswa. Wisuda kali ini menambah jumlah lulusan UGJ menjadi 41.386 orang.

    Ia mengatakan, gelar baru dari UGJ merupakan bentuk pengakuan terhadap kompetensi baru yang telah para wisudawan raih.

    “Para wisudawan mengemban tanggung jawab yang lebih besar berbanding sebelumnya, dalam memberikan sumbangsih kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

    Rektor UGJ menuturkan, UGJ terus berupaya meningkatkan kualitas perguruan tinggi, agara para lulusan memiliki kualitas dan kompetensi yang terukur. Lulusan yang memiliki kualitas dan kompetensi yang baik harus didukung oleh proses pembelajaran yang baik pula.

    Salah satu upaya yang UGJ kembangkan di bidang akademik, yaitu integrasi kurikulum, yang bisa menjembatani kesenjangan antara proses pendidikan tinggi dengan dunia kerja dan kebutuhan inovasi.

    “UGJ juga menyiapkan dan mengembangkan lembaga sertifikasi profesi. Hal ini sebagai upaya mengembangkan skill mahasiswa, sehingga mereka mampu menjadi alumni yang mendapatkan pembelajaran dan pengembangan secara terpadu,” papar Rektor.

    Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si., menyampaikan sambutan dan orasi ilmiahnya tentang Meta Skill dan Literasi Digital.

    Mukarto Siswoyo menyampaikan, Meta Skill dan Literasi Digital merupakan dua hal penting dalam meraih kesuksesan karier.

    Meta skill merupakan kemampuan untuk memahami dan mengendalikan berbagai keterampilan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan dalam hidup dan karier.

    “Contoh meta skill antara lain, kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, komunikasi efektif, dan kemampuan manajemen waktu,” terangnya.

    Mukarto Siswoyo melanjutkan, literasi digital sangat penting bagi lulusan. Kemampuan teknologi dan digitalisasi terus berkembang pesat di berbagai kehidupan.

    Literasi digital meliputi pemahaman teknologi modern, kemampuan adaptasi teknologi, dan efesiensi dalam pekerjaan. Literasi digital juga berkaitan dengan peningkatan komunikasi, akses informasi, pengembangan inovasi, dan perluasan pertumbuhan karier.

    “Literasi digital hanya efektif jika dikonjungsi dengan kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, komunikasi efektif, dan manajemen waktu yang baik,” tandasnya. (Haris)

  • DPRD Dukung Nobar Timnas di Jalan Siliwangi

    DPRD Dukung Nobar Timnas di Jalan Siliwangi

    cirebontrust.id – Nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Asia U-23 2024 antara Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Jalan Siliwangi tepatnya depan Balai Kota Cirebon sukses digelar, Senin (29/4/2024) malam.

    Nobar yang diadakan Pemerintah Kota Cirebon bersama Askot PSSI Kota Cirebon tersebut dihadiri ribuan pecinta sepakbola, masyarakat umum dan kelompok suporter. Pj Wali Kota bersama unsur forkopimda juga turut hadir.

    Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana bersyukur nobar berlangsung aman dan kondusif. Masyarakat membubarkan diri dengan tertib setelah pertandingan berakhir. Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan gelaran ini.

    “Alhamdulilah aman dan kondusif, saya tentu mengapresiasi dan terimakasih kepada Askot PSSI Kota Cirebon, TNI/Polri, para pendukung timnas kita dan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

    Nobar sebagai upaya pemerintah menampung aspirasi masyarakat dalam mendukung timnas bertanding. Terlebih timnas menorehkan prestasi bisa melaju ke babak perempat final

    “Ini prestasi yang membanggakan, patut didukung oleh seluruh kalangan termasuk DPRD,” tuturnya.

  • Antrean Online Mobile JKN Beri Kepastian Layanan di Fasilitas Kesehatan

    Antrean Online Mobile JKN Beri Kepastian Layanan di Fasilitas Kesehatan

    cirebontrust.id – Optimalisasi mutu layanan melalui pengembangan teknologi dan informasi menjadi sebuah prioritas yang terus dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bersama mitra fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk kian mempermudah peserta JKN mengakses berbagai layanan kesehatan yang diperlukan.

    Hal tersebut disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Adi Darmawan, dalam acara diskusi terkait Program JKN bersama anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Senin (29/4/2024).

    Menurutnya, seiring dengan perkembangan dunia digital, sistem teknologi informasi harus dapat mengubah sistem pelayanan dari yang dulunya manual menjadi serba digital. Seperti layanan antrean online yang telah diimplementasikan oleh BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi peserta saat mengakses berbagai layanan dalam Program JKN.

    Adanya implementasi antrean online yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN dapat memudahkan peserta untuk mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan. Peserta cukup mengambil nomor antrean fasilitas kesehatan di mana saja. Tak hanya itu, melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta JKN juga dapat mengetahui kepastian waktu tunggu antrean dan layanan, serta memperkirakan waktu kedatangan ke fasilitas kesehatan.

    “Hal ini menjadikan, ruang tunggu di rumah sakit juga akan terlihat lebih rapi, tertib dan tidak menumpuk sehingga membuat pasien maupun petugas rumah sakit menjadi lebih nyaman,” lanjut Adi.

    Adi menjelaskan, apabila peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan memerlukan informasi ataupun mengalami kendala di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), peserta JKN dapat berinteraksi dengan Petugas BPJS SATU! atau BPJS Siap Membantu maupun Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) di rumah sakit atau klinik utama.

    Menurutnya, petugas BPJS SATU maupun Petugas PIPP di rumah sakit atau klinik utama dapat memberikan informasi serta edukasi bagi peserta JKN di FKRTL, serta melakukan penanganan pengaduan peserta JKN di FKRTL.

    Selain itu, untuk memaksimalkan pemberian informasi dan penanganan pengaduan peserta JKN di FKRTL, terdapat juga loket pelayanan informasi BPJS Kesehatan dan Portal Quick Response (POROS) di FKRTL yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Hal itu merupakan satu upaya dalam rangka mewujudkan transformasi mutu layanan yang mudah, cepat, dan setara, kepada seluruh peserta JKN.

    Mudah akses layanan kesehatan dan administrasi layanan kesehatan yang diwujudkan dengan digunakannya Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai salah satu identitas peserta JKN saat mengakses pelayanan. Cepat dalam antrean pelayanan di fasilitas kesehatan baik itu pelayanan medis, tindakan medis, pelayanan obat serta respons pelayanan informasi dan pengaduan. Setara yang berarti tidak terdapat perbedaan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

    “Semoga berbagai inovasi yang terus dikembangkan dapat semakin memberikan kemudahan bagi seluruh peserta JKN dalam mengakses berbagai layanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ucap Adi Darmawan.

    Sejalan dengan hal tersebut, anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cirebon, Fitrah Malik, menyambut baik setiap upaya perbaikan layanan yang terus dilakukan oleh BPJS Kesehatan serta fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

    Menurutnya, meski masih terdapat beberapa hal yang perlu dioptimalkan, sudah menjadi tugas bersama untuk dapat saling bersinergi mengoptimalkan penyelenggaraan Program JKN sehingga dapat sepenuhnya berjalan sebagaimana yang diharapkan.

    “Dengan sinergi yang optimal, banyak peserta JKN dapat memperoleh manfaat, dilayani dengan sebaik-baiknya, tentunya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Fitrah Malik. (Haris)

  • Pansus LKPj Walikota Cirebon Fokus Capaian Pembangunan

    Pansus LKPj Walikota Cirebon Fokus Capaian Pembangunan

    cirebontrust.id – Pansus DPRD pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Cirebon mengevaluasi kinerja pemerintah daerah tahun 2023.

    Pansus DPRD bersama Tim Asistensi masih fokus terhadap materi pokok capaian pembangunan dan keuangan daerah.

    Ketua Pansus LKPj Walikota Cirebon 2023, Harry Saputra Gani SH mengatakan, DPRD sudah menggelar rapat kerja bersama perangkat daerah terkati kondisi kinerja pemerintahan dan pembangunan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2023.

    Ia menyebutkan, secara umum baik dari sisi keuangan daerah maupun pembangunan, kinerja pemerintah daerah masa kepemimpinan Drs H Nashrudin Azis SH dan Dra Eti Herawati MAP mengalami pemulihan pascapandemi Covid-19.

    “Kami melihat kinerja walikota dan wakil walikota 2023 harus diakui proses pemerintahan mengalami kemajuan atas recovery pascapandemi,” ujarnya di kantor DPRD Kota Cirebon, Senin (29/4/2024).

    Dia menyebutkan, apresiasi kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) meningkat menjadi 76,46 persen pada tahun 2023. Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata IPM Jawa Barat sebesar 73,74 persen.

    Selanjutnya, tingkat umur harapan hidup (UHH) Kota Cirebon terus mengalami kenaikan sejak tahun 2018. Pada tahun 2023, UHH Kota Cirebon 73,08 persen.

    Capaian selanjutnya yaitu penurunan presentase penduduk miskin Kota Cirebon menurun dari 9,82 persen pada 2022 menjadi 9,16 persen pada 2023.

    “Kepuasan masyarakat atas kinerja SKPD Kota Cirebon pun cukup tinggi, yaitu 85 persen. Artinya, program pembangunan daerah baik fisik maupun non-fisik cukup baik,” ujar politisi partai NasDem tersebut.

    Harry kembali menjelaskan, realisasi pendapatan daerah pada tahun 2023 tidak memenuhi target 100 persen. Kendati demikian, capaian pendapatan sebesar 97,32 persen atau Rp 1,457 Triliun itu terbilang cukup bagus di masa pemulihan pascapandemi.

    “Penurunan pendapatan tersebut salah satunya disebabkan menurunnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Tapi capaian tersebut masih bagus melihat situasi pemulihan pascapandemi,” kata Harry.

    Ia melanjutkan, DPRD melalui hasil rapat kerja komisi-komisi akan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk evaluasi dan perbaikan kinerja ke depan.

    Rekomendasi itu disampaikan setelah Pj Walikota Cirebon menyampaikan LKPj tahun anggaran 2023 melalui rapat paripurna DPRD pada pertengahan Mei ini.

    “Rekomendasi DPRD akan disampaikan demi perbaikan kinerja yang lebih optimal, transparan, akuntabel, dan inovatif untuk penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik,” tuturnya.

  • Mukarto Siswoyo Tokoh Potensial Bisa Jadi Kuda Hitam Pilkada Cirebon

    Mukarto Siswoyo Tokoh Potensial Bisa Jadi Kuda Hitam Pilkada Cirebon

    cirebontrust.id – Jelang akhir pendaftaran calon kepala daerah 2024 di internal partai, Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon H. Imron Rosadi, terus melakukan roadshow ke sejumlah tokoh.

    Belakangan, ia menjalin komunikasi intensif dengan tokoh asal Kabupaten Cirebon, yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo Drs., M.Si.

    Pertemuan keduanya berlangsung saat open house pascalebaran Idulfitri di kediaman Mukarto, Desa Gesik, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Kedua tokoh itu terlihat akrab berbincang seputar pembangunan Kabupaten Cirebon.

    Mukarto Siswoyo menjadi tokoh potensial yang bisa diusung partai politik untuk pilkada Kabupaten Cirebon 2024, baik sebagai Bupati maupun Calon Wakil Bupati.

    Nama Mukarto juga menjadi perbincangan di kalangan elit partai di Kota Cirebon. Ia dekat dengan sejumlah pimpinan partai, seperti Eti Herawati dari Partai Nasdem dan Handarujati, dari Partai Demokrat. Komunikasi mereka terbangun secara intensif.

    Selain sebagai akademisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGJ, Mukarto juga pernah menjabat Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) wilayah Ciayumajakuning. Ia kini sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati.

    Mukarto juga menjabat sebagai Ketua Bidang Penelitian Persatuan Guru Besar Indonesia (Pergubi) Jawa Barat, pengurus Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (ABPPTSI). Ia pun sebagai Dewan Pembina Indonesian Asscociation for Public Administration (IAPA) Jawa Barat.

    Kiprah Mukarto Siswoyo di tengah masyarakat tidak diragukan lagi. Ia terlibat di berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk di organisasi Nahdlatul Ulama.

    Di organisasi sayap NU, Mukarto menjadi Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Nahdliyin (PHN). Ia juga terlibat di organisasi Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sebagai Dewan Pembina Korwil Cirebon. (Haris)

  • Pemuka Agama Tersangka Kasus Pencabulan Diminta Serahkan Diri

    Pemuka Agama Tersangka Kasus Pencabulan Diminta Serahkan Diri

    cirebontrust.id – Seorang pemuka agama di Purwakarta sekaligus tersangka kasus pencabulan anak tiri, NSA, hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.

    Bahkan, pihak Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota pun masih melakukan pencarian.

    Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Rano Hadiyanto, melalui Kasatreskrim, AKP Anggi Eko Prasetyo, mengatakan, polisi sudah menetapkan NSA sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap anak sambungnya.

    “Pada 26 Maret 2024, tersangka NSA sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kami Timsus Satreskrim masih terus cari keberadaan tersangka. Mudah-mudahan tersangka dapat segera ditangkap,” ungkapnya.

    AKP Anggi pun meminta agar tersangka menyerahkan diri datang ke Polres Cirebon Kota.

    Sementara itu, kuasa hukum HF (pelapor), Prof. DR. Henry Indraguna, SH, MH, dari kantor hukum Henry Indraguna and Partner (HIP) mendatangi Polres Cirebon Kota.

    Ia melakukan audensi dengan Kapolres Cirebon Kota dan Kasat Reskrim, serta mempertanyakan perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

    “Dalam audensi diterangkan, penyidik sudah menetapkan NSA sebagai tersangka dan DPO. Tersangka diduga melarikan diri. Sekarang masih dalam tahap pencarian,” ucap Henry.

    Henry Indraguna berharap, tersangka NSA menyerahkan diri agar dapat melakukan klarifikasi dan hak jawab

    “Kami berharap, tersangka menyerahkan diri dan melakukan klarifikasi menggunakan hak jawab dalam pembelaannya. Kami juga berharap, kasus ini segera selesai. Selanjutnya kami memohon, karena statusnya NSA masih tersangka, maka para pihak sama sama harus menghormati proses hukum yg sedang berjalan. Azas praduga tak bersalah tetap harus jadi prioritas,” ujarnya

    Henry berharap, tersangka segera disidangkan. Apabila dinyatakan bersalah di persidangan, maka harus divonis sesuai ketentuan hukum yg berlaku.

    “Hal ini agar korban dan keluarganya mendapat kepastian hukum. Diharapkan korban NM juga bisa tenang melanjutkan kehidupan ke depannya,” ungkapnya

    Caption : Kuasa hukum HF (pelapor), Prof. DR. Henry Indraguna, SH, MH.

  • DPRD Dukung Atlet Kota Cirebon Berlaga di Popwilda Jabar 2024

    DPRD Dukung Atlet Kota Cirebon Berlaga di Popwilda Jabar 2024

    cirebontrust.id – Komisi III DPRD Kota Cirebon mendukung atlet, pelatih dan official Kota Cirebon untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat tahun 2024, Jumat (26/4/2024).

    Para kontingen akan mengikuti kompetisi di Popwilda Jawa Barat tahun 2024 yang diselenggarakan mulai tanggal 29 April hingga 3 Mei 2024 di Kabupaten Kuningan.

    Dalam ajang Popwilda tahun 2024, Pemda Kota Cirebon menargetkan juara umum. Pj Wali Kota berpesan kepada para atlet untuk menjujung tinggi spotivitas selama bertanding dan menjaga nama baik Kota Cirebon.

    “Ikhtiar berlatih sudah, yang penting fokus dan berikan yang terbaik. Targetnya menjadi juara umum, ini bukan hal yang berat kalau semuanya sudah dipersiapkan dengan baik, Insya Allah bisa kita raih,” harapnya.

    Dr Tresna menyampaikan, atlet Kota Cirebon harus mampu bersaing dengan atlet dari kota dan kabupaten di Jabar. Agar prestasi dan membanggakan nama Kota Cirebon.

    “Buktikan kepada mereka bahwa kita adalah atlet yang memiliki kemampuan,” ujarnya.

    Dia menambahkan, DPRD Kota Cirebon akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga demi membina dan mengasah atlet. Tentu dengan target yang sudah ditentukan oleh official.

    “Kami akan terus mendukung apapun yang terbaik untuk atlet Kota Cirebon,” ujar tresna.

  • Otonomi Daerah, Pemerataan untuk Kesejahteraan Rakyat

    Otonomi Daerah, Pemerataan untuk Kesejahteraan Rakyat

    cirebontrust.id – Semangat pelaksanaan otonomi daerah harus dimaknai dengan pemerataan serta percepatan pembangunan sesuai dengan filosofi yang terkandung dalam konsep otonomi itu sendiri.

    Demikian dikatakan Ketua DPRD Kota Cirebon saat Peringatan Hari Otonomi Daerah Rabu (25/4/2023).

    “Otonomi daerah harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dampaknya yang saat ini dirasakan,” kata Ruri

    Dia mengatakan, otonomi daerah memberikan peluang kepada daerah untuk mandiri dalam mengaktualisasikan potensi yang dimiliki dalam mengatur dan mengurus ekonomi rumah tangganya sendiri.

    Dia mengatakan, otonomi daerah  merupakan instrumen untuk memacu pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di berbagai daerah serta meningkatkan keunggulan sumber daya alam dan sumber daya manusia.

    Regulasi yang mengatur otonomi daerah telah diatur sejak 1999 dan mengalami penyempurnaan hingga saat ini berlaku Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

    “Pemerintah Daerah diharapkan dapat memaksimalkan potensi daerahnya melalui otonomi daerah, memanfaatkan instrumen regulasi yang telah ditetapkan, serta mampu menemukan strategi pendanaan yang tidak menitikberatkan pada APBN dan APBD saja.

    Salah satu bentuk skema penyediaan infrastruktur dan layanan publik yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah adalah melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” katanya.